<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ansy Lema &#8211; Kabar NTT</title>
	<atom:link href="https://kabarntt.id/tag/ansy-lema/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<description>Kompeten, Kritis, Kredibel</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Nov 2024 08:19:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-icon-situs-e1738830134956-32x32.png</url>
	<title>Ansy Lema &#8211; Kabar NTT</title>
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Survei WRC, Melki-Johni  Makin Jauh Tinggalkan Ansy-Jane dan SPK-Andre</title>
		<link>https://kabarntt.id/politik/survei-wrc-melki-johni-makin-jauh-tinggalkan-ansy-jane-dan-spk-andre/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Nov 2024 08:19:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Ansy Lema]]></category>
		<category><![CDATA[Johni Asadoma]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=25881</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA kabarntt.id&#8212;Warna Research Center (WRC) melakukan survei mengukur elektabilitas tiga pasang calon (paslon) Cagub-Cawagub Nusa&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/politik/survei-wrc-melki-johni-makin-jauh-tinggalkan-ansy-jane-dan-spk-andre/">Survei WRC, Melki-Johni  Makin Jauh Tinggalkan Ansy-Jane dan SPK-Andre</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA kabarntt.id&#8212;Warna Research Center (WRC) melakukan survei mengukur elektabilitas tiga pasang calon (paslon) Cagub-Cawagub Nusa Tenggara Timur (NTT) menjelang seminggu pelaksanaan Pilkada 2024.</p>
<p>Survei ini dilakukan terhadap 1.488 warga NTT sebagai responden mewakili sebanyak 3.988.372 Pemilih di Pilkada NTT.</p>
<p>&#8220;Jumlah responden sebanyak 1.488 orang ini tersebar di 21 kabupaten dan satu kota. Mereka dipilih secara proposional dengan Metode multistage random sampling,&#8221; kata Direktur Eksekutive WRC, Dedi Rohman, dalam keterangannya, Kamis (21/11/2024), sebagaimana dikutip dari rakyatmerdeka.id.</p>
<p>Dedi menyatakan, hasil survei ini memiliki margin of error kurang lebih 2,54 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Pengambilan data survei dilakukan dengan wawancara tatap muka langsung dan melalui sambungan video whatsap call.</p>
<p>Sementara itu, untuk mengukur tingkat keterpilihan atau elektabilitas dari riga pasangan kepala daerah NTT dilakukan dengan dua tahap pertanyaan kepada respoden. Kemudian, simulasi dengan surat suara bergambar wajah dan nomor urut ke tiga pasangan calon kepala daerah. &#8220;Penelitian dilakukan sejak tanggal 12 hingga 20 November 2024,&#8221; kata Dedi.</p>
<p>Lebih lanjut Dedi mengungkapkan, pertanyaan awal secara terbuka kepada sebanyak 1.488 responden tentang pasangan calon Kepala Daerah NTT yang akan dipilih jika pilkada digelar saat ini?</p>
<p>Hasilnya, pasangan nomor urut 2 Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma meraih dukungan sebanyak 38,7 persen. Pasangan nomor urut 1 Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto meraih dukungan sebanyak 25,2 persen. Pasangan nomor urut 3 Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu meraih dukungan 18,4 persen. Sedangkan tidak memilih dan menjawab atau merahasiakan pilihannya sebanyak 17,7 persen.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/politik/survei-wrc-melki-johni-makin-jauh-tinggalkan-ansy-jane-dan-spk-andre/">Survei WRC, Melki-Johni  Makin Jauh Tinggalkan Ansy-Jane dan SPK-Andre</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Program Ansy-Jane Rp 100 Juta/Desa Mustahil, Utang NTT Rp 1 Triliun Lebih</title>
		<link>https://kabarntt.id/ekonomi-dan-bisnis/program-ansy-jane-rp-100-juta-desa-mustahil-utang-ntt-rp-1-triliun-lebih/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Nov 2024 05:15:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Ansy Lema]]></category>
		<category><![CDATA[Jane Natalia]]></category>
		<category><![CDATA[Johni Asadoma]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=25675</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG KABARNTT-CO&#8212;Program pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur NTT, Ansy Lema-Jane Natalia mustahil direalisasikan. Kendalanya, utang Pemda&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/ekonomi-dan-bisnis/program-ansy-jane-rp-100-juta-desa-mustahil-utang-ntt-rp-1-triliun-lebih/">Program Ansy-Jane Rp 100 Juta/Desa Mustahil, Utang NTT Rp 1 Triliun Lebih</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KUPANG KABARNTT-CO&#8212;Program pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur NTT, Ansy Lema-Jane Natalia mustahil direalisasikan. Kendalanya, utang Pemda NTT Rp 1 triliun lebih yang harus dibayar hingga tahun 2029.</p>
<p>Rencana Cagub-Cawagub nomor urut 1 yang diungkap saat debat kedua, Rabu (6/11/2024), itu mendapat tanggapan serius dari Ketua DPD Partai Demokrat NTT, Leonardus Lelo. Program itu mustahil jika diterapkan, mengingat kondisi fiskal NTT saat ini tidak stabil.</p>
<p>“Itu mustahil, karena itu akan menghasilkan Rp 300 miliar lebih. Ada 3.442 desa dan kelurahan. Kalau dikali Rp100 Juta, sudah Rp 300 miliar lebih,” kata Leo Lelo usai debat kedua Pilgub NTT, Rabu (6/11/2024) malam.</p>
<p>Ketua Komisi II DPRD NTT ini menegaskan, bahwa dengan kondisi keuangan l daerah yang sangat terbatas, maka program tersebut mustahil bisa terwujud. Pembangunan NTT harus dilakukan secara utuh, dengan melihat potensi dan masalah di NTT.</p>
<p>&#8220;Hanya itulah, kita mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi atau menurunkan angka kemiskinan di NTT, serta bisa mengimbangkan indeks gini ratio atau kesenjangan pendapatan antara desa dan kota,” jelasnya.</p>
<p>Sebagai parpol pendukung paslon 02 Melki-Johni, Leonardus Lelo menitipkan pesan kepada kedua paslon agar sedapat mungkin pertumbuhan ekonomi NTT di atas 5,5%.</p>
<p>&#8220;Saya selalu menegaskan itu. 5,5% dari angkanya sekarang 4,3%. Kalau 5,5%, saya menganggap Pak Melki dan Pak Johni sukses. Itulah mengapa kami mendukung Pak Melki dan Pak Johni. Mari kita bersama membangun soliditas untuk membangun Nusa Tenggara Timur,” tandasnya.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/ekonomi-dan-bisnis/program-ansy-jane-rp-100-juta-desa-mustahil-utang-ntt-rp-1-triliun-lebih/">Program Ansy-Jane Rp 100 Juta/Desa Mustahil, Utang NTT Rp 1 Triliun Lebih</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KMK Ledalero Hadirkan Ansy Lema dan Vicky Djalong dalam Diskusi  Virtual</title>
		<link>https://kabarntt.id/humaniora/kmk-ledalero-hadirkan-ansy-lema-dan-vicky-djalong-dalam-diskusi-virtual/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Feb 2021 09:36:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<category><![CDATA[Ansy Lema]]></category>
		<category><![CDATA[Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero]]></category>
		<category><![CDATA[STFK Ledalero Maumere]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=6035</guid>

					<description><![CDATA[<p>LEDALERO kabarntt.id&#8212;Kelompok Menulis di Koran (KMK) dan Diskusi Filsafat Ledalero kembali menyelenggarakan diskusi bersama Ansy&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/kmk-ledalero-hadirkan-ansy-lema-dan-vicky-djalong-dalam-diskusi-virtual/">KMK Ledalero Hadirkan Ansy Lema dan Vicky Djalong dalam Diskusi  Virtual</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LEDALERO kabarntt.id</strong>&#8212;Kelompok Menulis di Koran (KMK) dan Diskusi Filsafat Ledalero kembali menyelenggarakan diskusi bersama Ansy Lema dan Vicky Jalong, Rabu (24/02/2021) dengan tema “Politik Penanganan Pandemi Covid-19”.</p>
<p>Kedua pembicara ini datang dari latar belakang yang berbeda. Ansy Lema adalah anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PDI Perjuangan, sedangkan Vicky Jalong adalah Dosen Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM).</p>
<p>Dalam diskusi ini Ansy Lema berbicara tentang politik pangan sebagai vaksin yang mengatasi Covid-19. Berdasarkan agenda kerja Komisi IV DPR RI, Ansy Lema membahas program-program strategis untuk kedaulatan pangan, kemandirian pangan, ketahanan pangan, dan keamanan pangan di tengah pandemi Covid-19.</p>
<p>“Pangan itu adalah vaksin yang utama untuk menyediakan nutrisi bagi tubuh. Supaya bisa menjadi vaksin, pangan itu harus sehat karena pangan yang sehat mendukung terciptanya kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, negara harus menyediakan pangan yang sehat dan bergizi bagi rakyat di tengah pandemi, yakni dengan meminimalisasi impor pangan sembari mendukung petani, peternak, dan nelayan untuk menghasilkan pangan yang sehat di dalam negeri,” kata mantan dosen Universitas Nasional Jakarta.</p>
<p>Kemudian dosen Fisipol UGM, Vicky Jalong, mengangkat beberapa persoalan penting berkaitan dengan politik penanganan pandemi, di antaranya relasi antara tubuh dan pikiran, ide dan iptek, kapitalisme finansial, kebebasan dan monopoli pengetahuan, serta masa depan negara dan demokrasi.</p>
<p>Salah satu fenomena yang diangkat Vicky Jalong adalah fenomena kelangkaan, ketertinggalan, dan keterlambatan kita yang luar biasa dalam hal produksi pengetahuan di dunia akademik global. Akibatnya, pengetahuan tentang isu-isu global dimonopoli oleh kalangan tertentu, termasuk tentang virus dan vaksin Covid-19.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/kmk-ledalero-hadirkan-ansy-lema-dan-vicky-djalong-dalam-diskusi-virtual/">KMK Ledalero Hadirkan Ansy Lema dan Vicky Djalong dalam Diskusi  Virtual</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
