<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bantuan Seroja &#8211; Kabar NTT</title>
	<atom:link href="https://kabarntt.id/tag/bantuan-seroja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<description>Kompeten, Kritis, Kredibel</description>
	<lastBuildDate>Thu, 13 Oct 2022 01:28:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-icon-situs-e1738830134956-32x32.png</url>
	<title>Bantuan Seroja &#8211; Kabar NTT</title>
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dukung Konas FK-PKB PGI XV di NTT, Bank NTT Serahkan Bantuan Dana</title>
		<link>https://kabarntt.id/ekonomi-dan-bisnis/dukung-konas-fk-pkb-pgi-xv-di-ntt-bank-ntt-serahkan-bantuan-dana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Oct 2022 14:27:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Badai Seroja di Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Seroja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=18355</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG kabarntt.id&#8212;Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTT menyerahkan bantuan dana mendukung kegiatan Konsultasi Nasional Forum Komunikasi&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/ekonomi-dan-bisnis/dukung-konas-fk-pkb-pgi-xv-di-ntt-bank-ntt-serahkan-bantuan-dana/">Dukung Konas FK-PKB PGI XV di NTT, Bank NTT Serahkan Bantuan Dana</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG kabarntt.id</strong>&#8212;Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTT menyerahkan bantuan dana mendukung kegiatan Konsultasi Nasional Forum Komunikasi Pria Kaum Bapa (FK-PKB) PGI XV.</p>
<p>Bantuan dana sebesar Rp 200 juta tersebut diserahkan secara simbolis kepada Panitia kegiatan di kantor pusat Bank NTT lantai 2, Rabu (12/10/2022).</p>
<p>Direktur Kredit Bank NTT, Paulus Steven Mesakh, ketika menyerahkan dana bantuan secara simbolis kepada panitia kegiatan menyampaikan bahwa pihaknya bersyukur Bank NTT bisa berkontribusi dalam mendukung suksesnya acara Konas Kaum Bapa tersebut yamg dilakukan secara nasional di Kupang.</p>
<p>&#8220;Terima kasih sudah datang untuk menindaklanjuti komunikasi dengan Pak Dirut, bagaimana Bank NTT bisa berkontribusi dalam pembangunan di NTT, terlebih bisa membantu menyukseskan kegiatan Konsultasi Nasional Forum Komunikasi Pria Kaum Bapa XV yang dilakukan di Kupang. Kami sangat bersyukur bisa membantu mendukung kelancaran kegiatan nasional tersebut,&#8221; jelas Mesakh.</p>
<p>Ketua Panitia Konas FK-PKM ke-XV, Emelia Julia Nomleni, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Bank NTT yang sudah memberikan bantuan dana untuk mendukung suksesnya kegiatan Kaum Bapa secara nasional yang dilakukan di Kota Kupang dan akan dihadiri oleh seluruh Sinode di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Kami sudah diskusi dengan Pak Dirut dan hari ini tindak lanjut dari pertemuan kami, dan kami sangat bersyukur Bank NTT bisa berkontribusi mendukung kegiatan nasional yang dilakukan di Kupang. Ini merupakan kegiatan Kaum Bapa dan dalam kegiatan ini semua hal yang terjadi akan dibahas,&#8221;  kata Emi Nomleni.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/ekonomi-dan-bisnis/dukung-konas-fk-pkb-pgi-xv-di-ntt-bank-ntt-serahkan-bantuan-dana/">Dukung Konas FK-PKB PGI XV di NTT, Bank NTT Serahkan Bantuan Dana</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dana Seroja Belum Kunjung Cair, DPRD Sumtim Dorong  Segera Realisasi</title>
		<link>https://kabarntt.id/flobamorata/dana-seroja-belum-kunjung-cair-dprd-sumtim-dorong-segera-realisasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jun 2022 08:49:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Flobamorata]]></category>
		<category><![CDATA[Badai Seroja]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Seroja]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Seroja]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Sumba Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Golkar Sumba Timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=16264</guid>

					<description><![CDATA[<p>WAINGAPU kabarntt.id&#8212;Badai seroja yang melanda sebagian wilayah NTT sudah lebih dari satu tahun usanya. Di&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/flobamorata/dana-seroja-belum-kunjung-cair-dprd-sumtim-dorong-segera-realisasi/">Dana Seroja Belum Kunjung Cair, DPRD Sumtim Dorong  Segera Realisasi</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAINGAPU kabarntt.id</strong>&#8212;Badai seroja yang melanda sebagian wilayah NTT sudah lebih dari satu tahun usanya. Di banyak kabupaten dana bantuan pemerintah pusat itu belum kunjung cair.</p>
<p>Di Sumba Timur juga sama.  Saat ini keluarga terdampak baru membuka rekening untuk menerimanya.</p>
<p>Sumba Timur termasuk  kabupaten dengan tingkat kerusakan tertinggi.  Terdapat 1.939 unit rumah yang terdampak. Ada yang rusak berat, sedang dan juga ringan.</p>
<p>Pada awal Januari 2022, BNPB telah merealisasikan dana stimulan perbaikan rumah melalui tranfers kerekening BPBD 15 kabupaten dan 1 Kota Kupang. Beberapa kabupaten termasuk Kota Kupang sudah secara berkala melakukan pencairan dana langsung di rekening masing-masing penerima.</p>
<p>Namun, Kabupaten Sumba Timur belum juga melakukan pencairan dana seroja tersebut dengan alasan masih dalam tahapan verifikasi dan pembuatan rekening bagi penerima.</p>
<p>Kepala BPBD Kabupaten Sumba Timur, Mikail Jaka Laki, lewat panggilan telepon, Jumat (17/6/2022), menyampaikan pihaknya sudah dalam tahapan verifikasi dan juga pembuatan rekening masing-masing penerima.</p>
<p>&#8220;Kami sudah berada pada titik koordinasi, sosialisasi sudah, titik pendampingan sudah, dan saat ini kita pada tahap pembuatan rekening karena ada beberapa bahan yang harus dilengkapi oleh penerima. Dan kalau sudah siap, maka akan segera dicairkan. Namun untuk kapan pastinya dicairkan tinggal menunggu kelengkapan semua administrasi penerima,&#8221; jelas Jaka Laki.</p>
<p>Sementara Ketua Komisi C DPRD Sumba Timur, Ayub Tay Paranda, menegaskan, pihaknya tetap mendorong agar pemerintah segera mencairkan dana seroja dengan tahapan yang sudah ditetapkan.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/flobamorata/dana-seroja-belum-kunjung-cair-dprd-sumtim-dorong-segera-realisasi/">Dana Seroja Belum Kunjung Cair, DPRD Sumtim Dorong  Segera Realisasi</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Reses Tahap II, Yosep Dogon Sambangi 3 RT di Sikumana</title>
		<link>https://kabarntt.id/politik/reses-tahap-ii-yosep-dogon-sambangi-3-rt-di-sikumana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Feb 2022 13:34:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Seroja]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Golkar Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Jemari Yosep Dogon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=13960</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG kabarntt.id&#8212;Hari ketiga kegiatan reses tahap II tahun 2021/2022, anggota DPRD Kota Kupang, Jemari Yoseph&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/politik/reses-tahap-ii-yosep-dogon-sambangi-3-rt-di-sikumana/">Reses Tahap II, Yosep Dogon Sambangi 3 RT di Sikumana</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>KUPANG kabarntt.id</strong>&#8212;Hari ketiga kegiatan reses tahap II tahun 2021/2022, anggota DPRD Kota Kupang, Jemari Yoseph Dogon, melakukan kunjungan reses di 3 RT di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Sabtu (26/2/2022).</p>
<p style="text-align: justify;">Ketiga RT tersebut yakni RT 14, RT 21 dan RT 23.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam sambutannya, Yoseph Dogon menjelaskan bahwa reses merupakan tugas anggota legislatif untuk menjaring aspirasi masyarakat dan juga bersilaturahmi dengan masyarakat di daerah pemilihannya.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Saya bersyukur bahwa sudah ada beberapa jalan yang sudah dihotmix di sini dan yang belum dihotmix mari kita sama-sama perjuangkan, namun kapanpun itu diperbaiki itulah perjuangan kita,&#8221; jelasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dogon mengatakan, hari ini sudah hari ketiga dirinya melakukan kegiatan reses. “Kami diberikan waktu 6 hari, sehingga semoga 6 hari ini bisa mencakup semua kelurahan di Kecamatan Maulafa dapat saya kunjungi dan boleh menghimpun aspirasi,” kata Ketua Fraksi  Golkar DPRD Kota Kupang ini.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Infrastruktur, air, lampu jalan menjadi kebutuhan vital masyarakat sehingga menjadi perjuangan kami selama ini. Sudah banyak kelurahan yang menikmati seperti penerangan dan kelurahan sudah bercahaya. Naimata sudah terang dan memang kelurahan di Kota Kupang harus semuanya bercahaya, itu baru namanya Kota Kasih atau kota bercahaya,&#8221; jelasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dogon juga menjelaskan penyebaran Covid-19 di Kota kupang sangat signifikan, sehingga masyarakat Sikumana benar-benar harus dengan prokes yang ketat.</p>
<p style="text-align: justify;">APBD Kota Kupang, kata Dogon, lebih banyak fokus pada pengendalian kasus Covid-19. “Sehingga kita benar-benar waspada agar tahun depan kita lebih fokus pada perbaikan infrastruktur. Semoga pandemi ini segera berakhir agar kita bisa beraktivitas normal lagi dan juga perekonomian kita cepat membaik,&#8221; serunya.</p>
<p style="text-align: justify;">Warga RT 23, Petrus Siga, mengapresiasi kunjungan anggota DPRD Kota Kupang dan menghimpun aspirasi masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">“Saat ini kami sudah menikmati air PAM dan kami sangat berterima kasih. Saat ini banyak warga terdampak seroja yang mengeluhkan dana yang sampai saat ini belum cair, sehingga tolong diperjuangkan agar masyarakat mendapatkan haknya,” pinta Siga.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kami minta agar dana seroja segera dicairkan agar masyarakat dapat memperbaiki bangunannya yang rusak akibat seroja. Kami juga minta jalan kami juga diperbaiki, ada 1 Km sehingga kami juga diperhatikan,&#8221; imbuh Siga.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara Ady Ngongo, Sekretaris RT 14, meminta agar jalan di RT 14 yang masih darurat agar diperhatikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Area-area jalan, kata Adi, juga masih gelap. Dia berharap bisa  dipasang lampu jalan.</p>
<p style="text-align: justify;">“Salah satu embung meluap karena intensitas hujan cukup tinggi dan jika banjir, maka banyak warga yang akan terdampak, sehingga kami mohon agar ada saluran irigasi agar bisa mengalir tidak sampai banjir,” kata Ady.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kami titipkan beberapa persoalan di RT14 ini kepada bapa Yoseph sehingga kami juga menikmati jalan hotmix dan juga penerangan sama dengan masyarakat lainnya di Kota Kupang. Jangan sampe kami menjadi anak tiri yang tidak disentuh dengan program pemerintah,&#8221; jelasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan reses tetap dengan mematuhi protokol kesehatan secara ketat. (<strong>np</strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/politik/reses-tahap-ii-yosep-dogon-sambangi-3-rt-di-sikumana/">Reses Tahap II, Yosep Dogon Sambangi 3 RT di Sikumana</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab TTU Belum Salurkan Bantuan Seroja 2021</title>
		<link>https://kabarntt.id/flobamorata/pemkab-ttu-belum-salurkan-bantuan-seroja-2021/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Feb 2022 16:41:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Flobamorata]]></category>
		<category><![CDATA[Badai Seroja]]></category>
		<category><![CDATA[badai seroja di ttu]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Seroja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=13468</guid>

					<description><![CDATA[<p>KEFAMENANU kabarntt.id -Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) hingga kini belum menyalurkan dana bantuan bagi&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/flobamorata/pemkab-ttu-belum-salurkan-bantuan-seroja-2021/">Pemkab TTU Belum Salurkan Bantuan Seroja 2021</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>KEFAMENANU kabarntt.id</strong> -Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) hingga kini belum menyalurkan dana bantuan bagi 200 kepala keluarga yang terdampak badai seroja awal  April 2021 silam.</p>
<p style="text-align: justify;">Dana sebesar Rp 5,210 milliar itu digelontorkan pemerintah pusat untuk membantu yang terkena dampak badai siklon seroja TTU.</p>
<p style="text-align: justify;">Meski dana tersebut sudah masuk ke rekening Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) TTU sejak bulan Desember 2021 lalu, namun kendala  yang menyebabkan dana tersebut belum dapat disalurkan adalah belum tersedianya dana pendamping dari Pemerintah Kabupaten TTU.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepala BPBD TTU, Yosefina Lake, saat dijumpai  di ruang kerjanya, Kamis (3/2/2022), menyampaikan, hingga kini pihaknya masih menunggu persetujuan pemerintah daerah soal dana pendamping untuk memperlancar kegiatan penyaluran bantuan seroja ini.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Terkait dengan bantuan ini, kami sementara mengusulkan dana pendamping, karena kami mau berproses, tapi masih menanti dana pendamping,&#8221; kata Yosefina.</p>
<p style="text-align: justify;">Yosefina menjelaskan, dana pendamping yang diusulkan ini sudah disetujui Bupati TTU, Drs. Djuandi David, tapi informasi tentang adanya dana pendamping tersebut baru disampaikan secara lisan oleh Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) TTU, Bonefasius Ola Kian.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Memang kita sudah mendapat informasi bahwa usulan dana pendamping ini sudah disetujui oleh Bapak Bupati, namun kita juga belum bisa memulai kegiatan karena kita baru mendapatkan informasi secara lisan. Kita masih menunggu kepastian dana tersebut betul-betul telah ada, sehingga nanti bisa masuk dalam perubahan APBD induk BPBD TTU,&#8221; jelas Yosefina.</p>
<p style="text-align: justify;">Yosefina mengungkapkan pihaknya masih menunggu informasi selanjutnya dari bagian Keuangan Setda TTU. Jika sudah ada kejelasan maka pihaknya akan segera memroses penyaluran dana ini untuk membantu 200 kepala keluarga yang terkena dampak badai seroja.  Sambil menunggu kejelasan informasi dana pendamping dimaksud, pihaknya sementara memroses petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknisnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Yosefina menjelaskan, dana pendamping yang dibutuhkan untuk memperlancar kegiatan bantuan badai seroja sebesar Rp 789.000.000 yang akan digunakan untuk membiayai beberapa item kegiatan antara lain biaya fasilitator dan tim teknis, biaya verifikasi dan validasi pendataan rumah, biaya monitoring dan evaluasi, serta biaya lain-lain yang berkaitan dengan urusan pembangunan rumah layak huni bagi korban badai seroja.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih lanjut Yosefina menjelaskan, saat ini badai seroja hampir genap berusia satu tahun. Dan pasca badai seroja tersebut, di antara 200 KK yang terdata  pasti sudah ada keluarga yang telah membangun rumahnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Berkaitan dengan hal ini, Yosefina  menyampaikan apabila ditemukan kondisi demikian, pihaknya akan meminta semua bukti pembelanjaan secara lengkap untuk kemudian diberikan pengganti biaya yang telah digunakan.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Untuk mereka yang sudah membangun, tinggal saja kita meminta bukti biaya pengeluaran yang telah mereka keluarkan berupa nota dan kwitansi jelas untuk kita ganti dana yang telah mereka pakai,&#8221; tutur Yosefina.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Jika tidak ada bukti, minta maaf. Bukti itu juga bukan hanya kertas saja atau nota saja tapi kami juga harus lihat fisik di lapangan, sehingga kita bisa pastikan bahwa bahan-bahan yang digunakan untuk membangun benar-benar bahan bangunan baru yang dibeli dari toko dan bukan bahan-bahan bangunan bekas,&#8221; lanjut Yosefina.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Yosefina, dalam juknis yang telah ditentukan, dana Rp 5 milar lebih ini akan digunakan untuk membangun ataupun merenovasi 200 rumah warga yang terkena dampak seroja, yang dibagi dalam 3 kategori yakni  rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan ke 200 KK tersebut tersebar di 40 desa yang ada di 20 kecamatan di TTU.</p>
<p style="text-align: justify;">Yosefina  juga menjelaskan, besaran dana yang akan diperuntukan bagi masing-masing pemanfaat juga bervariasi, tergantung dari kerusakan yang dialami yakni rusak berat Rp 50 juta, rusak sedang Rp 25 juta dan rusak ringan Rp 10 juta. (<strong>siu</strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/flobamorata/pemkab-ttu-belum-salurkan-bantuan-seroja-2021/">Pemkab TTU Belum Salurkan Bantuan Seroja 2021</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dana Seroja Rp 10,6 Miliar Mulai Disalurkan</title>
		<link>https://kabarntt.id/berita/dana-seroja-rp-106-miliar-mulai-disalurkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Nov 2021 09:03:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[badari seroja di NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Seroja]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=11865</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG kabarntt.id&#8212;Dana seroja dari pihak ketiga yang mengendap di rekening Pemda Provinsi NTT sudah ditransfer&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/dana-seroja-rp-106-miliar-mulai-disalurkan/">Dana Seroja Rp 10,6 Miliar Mulai Disalurkan</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>KUPANG kabarntt.id</strong>&#8212;Dana seroja dari pihak ketiga yang mengendap di rekening Pemda Provinsi NTT sudah ditransfer ke rekening Badan  Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPBD) Provinsi NTTdan selanjutnya ditransfer ke 16 kabupaten/kota yang memasukkan data usulan penerima manfaat.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepala BNPBD NTT, Ambros Kodo, di ruang kerjanya, Jumat (5/11/2021), menjelaskan, pihaknya sudah mendapat data usulan pemanfaatan dana seroja.</p>
<p style="text-align: justify;">“Terkait dengan pemanfaatan dana seroja Rp 10,6 miliar lebih sudah ada data yang diusulkan dari 16 kabupaten/kota yakni Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTU, Belu, Malaka, Alor, Rote Ndao, Sikka, Flotim, Lembata, Ende, Nagekeo, Sumba Barat, Sumba Timur, Manggarai Barat, dan Sabu Raijua. Tetapi kami juga mesti memperhatikan, misalnya ada usulan yang kemudian kebutuhan yang besar sekali, kita akan memperhatikan dan Rp 10,6 miliar itu juga. Pada prinsipnya logistik seperti beras, kemudian ada kebutuhan-kebutuhan untuk perbaikan rumah seperti seng, paku seng dan kebutuhan lainnya itu kita dorong,” tegas Ambros.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, data yang sudah masuk ini kemudian secara cepat dilakukan verifikasi disesuaikan dengan juknis yang ada di BNPBD NTT. Alokasi bantuan ini  lebih pada kebutuhan dasar, logistik,  material perbaikan rumah. Bantuan ini juga  sifatnya stimulan, sehingga disesuaikan dengan dana yang ada.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kabupaten yang sudah siap untuk dikerjakan itu Rote Ndao, kemudian Ende, Nagekeo, Sikka, dan juga Flotim yang sudah siap. Dalam waktu satu-dua hari sudah disalurkan bantuannya. Memang terkesan lambat, namun kami berprinsip bahwa sesuai dengan data usulan dari masing-masing kabupaten/kota daripada kita cepat realisasi namun tidak sesuai dengan usulan itu juga kan repot,” jelas Ambros.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih lanjut Ambros mengatakan, dana seroja yang mencapai Rp 10,6 miliar sudah digeser atau sudah ditransfer ke rekening BNPBD karena data-data dari kabupaten/kota sudah lengkap dan segera direalisasikan kepada setiap kabupaten/kota sesuai usulan mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">“Dana seroja sudah ada di kami yang Rp 10,6 miliar, dan juga bantuan dari Komisi IX DPR RI yang Rp 200 juta sudah ada di kami juga. Kami segera mencairkannya untuk kabupaten/kota yang datanya sudah lengkap,”  kata Ambros. (<strong>np</strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/dana-seroja-rp-106-miliar-mulai-disalurkan/">Dana Seroja Rp 10,6 Miliar Mulai Disalurkan</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peduli Warga Terdampak Seroja, Bupati Malaka Sambangi Umat dan Jemaat</title>
		<link>https://kabarntt.id/humaniora/peduli-warga-terdampak-seroja-bupati-malaka-sambangi-umat-dan-jemaat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Nov 2021 14:35:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<category><![CDATA[badai seroja di Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Seroja]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Simon Nahak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=11858</guid>

					<description><![CDATA[<p>BETUN kabarntt.id&#8212; Menyatakan kepeduliannya, Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, Kamis (4/11/2021), menyambangi umat dan jemaat&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/peduli-warga-terdampak-seroja-bupati-malaka-sambangi-umat-dan-jemaat/">Peduli Warga Terdampak Seroja, Bupati Malaka Sambangi Umat dan Jemaat</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>BETUN kabarntt.id</strong>&#8212; Menyatakan kepeduliannya, Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, Kamis (4/11/2021), menyambangi umat dan jemaat di Betun.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelumnya, Bupati Simon memberikan bantuan sosial kepada umat di Malaka Tengah, kini menyasar ke Kecamatan Malaka Barat.</p>
<p style="text-align: justify;">Titik sasaran lokasi penerima bantuan beras yang diserahkan langsung Bupati Malaka hari ini,  yakni  Susteran Weoe, Gereja Paroki Besikama, Jemaat Paniel Lo&#8217;o Maten, GMIT Jemaat Immanuel Maktihan, GSJA (Gereja Sidang Jemaat Allah) &#8220;Haleluya&#8221; Motaulun.</p>
<p style="text-align: justify;">Bupati Simon  mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemda dan wujud dukungan dan suport kepada sesama yang membutuhkan.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kenapa kami harus datang ke Lo&#8217;o Maten, yah karena Jemaat Paniel juga merupakan wilayah terdampak seroja waktu itu,&#8221; jelas Bupati Simon di hadapan Jemaat Paniel.</p>
<p style="text-align: justify;">Di Gereja GMIT Besikama, Bupati Simon meminta para jemaat tetap menjaga kesehatan agar tidak terserang penyakit.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Yang belum menerima vaksin mohon segera dilaporkan, atau jika bersedia tim medis akan datang ke gereja dan jemaat,&#8221; ujar Bupati Simon ketika menyerahkan bantuan beras di Gereja GMIT Jemaat Immanuel Maktihan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara, dalam laporan singkatnya Kepala Dinas Sosial Kabupaten Malaka, Folgen Fahik, mengatakan, bantuan beras yang disalurkan sebanyak 3.779, 28 kilogram.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Beras tersebut akan dibagikan kepada gereja Katolik dan Protestan yang terdampak langsung bencana seroja di Kabupaten Malaka,&#8221; kata Folgen.</p>
<p style="text-align: justify;">Rinciannya Gereja Katolik sebanyak 3 gereja, Gereja Protestan sebanyak 5 gereja dan biara susteran sebanyak 7 biara.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Masing-masing gereja dan biara mendapat 250 kilogram beras tersebut,&#8221; jelas Folgen.(<strong>yos</strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/peduli-warga-terdampak-seroja-bupati-malaka-sambangi-umat-dan-jemaat/">Peduli Warga Terdampak Seroja, Bupati Malaka Sambangi Umat dan Jemaat</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bantuan Seroja Rp 10 M Parkir, DPRD NTT Nilai Birokrasi Lamban</title>
		<link>https://kabarntt.id/politik/bantuan-seroja-rp-10-m-parkir-dprd-ntt-nilai-birokrasi-lamban/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Aug 2021 07:12:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Seroja]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan seroja mengendap]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Golkar NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi III DPRD NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=10338</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG kabarntt.id&#8212;Bencana badai seroja sudah mendekati  5 bulan berlalu. Banyak  bantuan mengalir  masuk ke NTT.&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/politik/bantuan-seroja-rp-10-m-parkir-dprd-ntt-nilai-birokrasi-lamban/">Bantuan Seroja Rp 10 M Parkir, DPRD NTT Nilai Birokrasi Lamban</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>KUPANG kabarntt.id</strong>&#8212;Bencana badai seroja sudah mendekati  5 bulan berlalu. Banyak  bantuan mengalir  masuk ke NTT. Sayang, dana bantuan Rp 10,6 miliar masih parkir di rekenening pemerintah.</p>
<p style="text-align: justify;">Pemerintah Provinsi belum menyalurkan bantuan dari keringangan tangan warga di banyak daerah di Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketua Komisi III DPRD NTT, Hugo Kalembu, Senin (23/8/2021), mengatakan bantuan siklon seroja yang  berasal dari masyarakat seharusnya merupakan bantuan emergensi. Oleh karena itu secepatnya disalurkan.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kalau sudah ada data, kategori kerusakan, siapa orangnya dan jika dananya sudah ada, seharusnya segera disalurkan. Bukan disalurkan dalam keadaan normal lagi, sehingga tidak mengurangi nilai emergensinya,” kritik Hugo.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Jadi andaikata data dari kabupaten/kota itu pun belum lengkap, yang lengkap disalurkan dulu, tidak ada masalah karena ini bantuan emergensi. Jadi tidak ada regulasi yang perlu ditakutkan,&#8221;  kata Ketua Fraksi Golkar DPRD NTT ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, jika bantuan itu terlambat disalurkan  ke masyarakat, maka tidak ada manfaatnya lagi. “Ini kan pendataan dulu. Nah, berdasarkan data itu diketahuilah obyek yang hancur berapa dan siapa orangnya yang menerima, sudah dinilai kerugiannya dan diberikan bantuan itu,” kata Hugo.</p>
<p style="text-align: justify;">Hugo mengingatkan pemerintah, mestinya bantuan darurat seperti ini segera disalurkan menyusul bencana. &#8220;Mestinya harus sesegera mungkin, kalau dana itu sudah ada  disalurkan kepada yang bersangkutan sehingga ada manfaatnya, sehingga nanti urgensinya tidak menjadi kurang. Orang yang lagi menderita harus dibantu,&#8221; imbuhnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau dana bantuan itu masih parkir di rekening pemerintah, Hugo menyebut kondisi itu sebagai kelambanan. “Ini kelambanan birokrasi yang tidak boleh terjadi. Ini bukan hal yang biasa, ini urus bencana yang genting yang darurat makan harus disalurkan lebih cepat.  Seharusnya bantuan emergensi ini tidak ada argumentasi bahwa ada aturan apa lagi, cukup sesuaikan dan pertanggungjawabannya saja selesai,&#8221; katanya.  (<strong>np</strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/politik/bantuan-seroja-rp-10-m-parkir-dprd-ntt-nilai-birokrasi-lamban/">Bantuan Seroja Rp 10 M Parkir, DPRD NTT Nilai Birokrasi Lamban</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
