<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bola kaki &#8211; Kabar NTT</title>
	<atom:link href="https://kabarntt.id/tag/bola-kaki/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<description>Kompeten, Kritis, Kredibel</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Jul 2026 01:38:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-icon-situs-e1738830134956-32x32.png</url>
	<title>Bola kaki &#8211; Kabar NTT</title>
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pelatih Tegang di Akhir Fase Grup Pildun 2026</title>
		<link>https://kabarntt.id/opini/pelatih-tegang-di-akhir-fase-grup-pildun-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 01:38:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Bola kaki]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Vinsen Hayon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=29375</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Vinsen A Hayon Menang atau kalah dalam laga terakhir di fase grup FIFA World&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/pelatih-tegang-di-akhir-fase-grup-pildun-2026/">Pelatih Tegang di Akhir Fase Grup Pildun 2026</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh Vinsen A Hayon</p>
<p>Menang atau kalah dalam laga terakhir di fase grup FIFA World Cup 2026 bukanlah kejadian yang biasa-biasa, karena semua tim peserta berada pada level tertinggi perhelatan. Kata-kata tak mampu melukiskan ekspresi jiwa, dan kondisi emosional atas hasil yang diraih di akhir laga. Hal demikian didukung pula oleh sikon yang sangat beda dengan perhelatan di level sedang atau level lokal.</p>
<p>Olehnya titik lain yang menjadi sorotan terletak pada “kondisi tegang” yang menghantui tidak hanya para supporter tim yang sedang berlaga, fans yang sedang menyaksikan, para beking di bens dan para pengatur strategi dan taktik pertandingan dan segenap perangkat kepelatihan di sisi lapangan.</p>
<p>Fakta demikian jelas tampak pada beberapa tim di laga terakhir fase grup. Sebut saja di grup L: Timnas Inggris versus Panama dan Timnas Kroasia bentrok dengan Ghana, wakil dari Afrika. Inggris menang dan lolos ke fase gugur sedangkan Timnas Panama tersingkir. Timnas Kroasia juga menang, dan Ghana kalah, namun keduanya lolos ke Babak 32 Besar.</p>
<p>Pada grup J, laga antara Timnas Aljazair versus Austria (3-3). Hasil ini memungkinkan Timnas Aljazair terdaftar pada klasemen grup sebagai peringkat 3 terbaik dan Austria lolos ke fase eliminasi. Sementara pada laga lain, Timnas Argentina menekuk Yordania 3-1, lalu wakil dari Asia itu harus “angkat kaki” dari arena Pildun 2026.</p>
<p>Lebih seru lagi pada grup A, laga antara Timnas Korea Selatan versus Afrika Selatan. Hasil akhir, hanya satu tim dari bagian selatan dari dua benua yang berbeda itu lolos ke fase 32 besar. Timnas Korea berharap cemas untuk bisa lolos juga ke fase gugur, namun sirna harapan itu. Tidak cukup nilai yang dikoleksi.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/pelatih-tegang-di-akhir-fase-grup-pildun-2026/">Pelatih Tegang di Akhir Fase Grup Pildun 2026</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
