<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gereja GMIT Ebenhaezer Tarus Barat &#8211; Kabar NTT</title>
	<atom:link href="https://kabarntt.id/tag/gereja-gmit-ebenhaezer-tarus-barat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<description>Kompeten, Kritis, Kredibel</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Jun 2022 14:43:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-icon-situs-e1738830134956-32x32.png</url>
	<title>Gereja GMIT Ebenhaezer Tarus Barat &#8211; Kabar NTT</title>
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pdt. Lintje : Media Sosial Jadi Wadah Suara Perempuan Didengar</title>
		<link>https://kabarntt.id/humaniora/pdt-lintje-media-sosial-jadi-wadah-suara-perempuan-didengar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jun 2022 14:43:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja GMIT Ebenhaezer Tarus Barat]]></category>
		<category><![CDATA[IAKN Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=16491</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG kabarntt.id&#8212;Media sosial dianggap sebagai media penyebar infomasi dan komunikasi yang mudah, juga cepat sehingga&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/pdt-lintje-media-sosial-jadi-wadah-suara-perempuan-didengar/">Pdt. Lintje : Media Sosial Jadi Wadah Suara Perempuan Didengar</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG kabarntt.id</strong>&#8212;Media sosial dianggap sebagai media penyebar infomasi dan komunikasi yang mudah, juga cepat sehingga sangat efektif dalam menyebarkan informasi secara masif.</p>
<p>Bagi kaum perempuan penggunaan media sosial menjadi wadah di mana suara perempuan dapat didengar.  Selama ini perempuan dikurung dalam budaya patriaki yang membuat suara perempuan tidak terdengar, karena tidak diberi kesempatan. Sebaliknya di dunia maya, perempuan bisa berekspresi, bisa menunjukkan kemampuan dan kreasinya, daya inovatifnya.</p>
<p>Hal tersebut diungkapkan Staf Pengajar Unkris Artha Wacana Kupang, Pdt. Dra. Lintje Pellu, M.Si, PhD, di depan peserta seminar bertema Tantangan Masyarakat NTT Menyikapi dan Memasuki Era Digital Society dan Post Digital Society dalam Perspektif Teologis – Antropologis di Gereja GMIT Ebenhaezer Tarus Barat Klasis Kupang Tengah Kabupaten Kupang Provinsi NTT, Senin (27/6/2022).</p>
<p>Seminar ini digagas dan diselenggarakan oleh mahasiswa Pascasarjana Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang angkatan 2021 yang memilih mata kuliah antropologi dan diampu Dr. Lanny Koroh, M.Hum.</p>
<p>Lebih lanjut doktor jebolan <em>The Australian National University</em> Canbera itu mengatakan, di pihak lain ada juga yang memanfaatkan tubuh perempuan, seksualitasnya, untuk kepentingan komersial dan atau keuntungan diri atau kelompok.</p>
<p>Oleh karena itu, sebut dia, yang perlu dibangun adalah sebuah komunitas kaum perempuan, ataupun komunitas perempuan dan laki-laki yang cerdas bermedia di era budaya digital ini.</p>
<p>“Bagaimana membangun kesadaran kolektif bagi kaum perempuan untuk cerdas dan arif dalam bermedia sosial, sehingga tidak mudah menjadi sasaran pelecehan, diskriminasi, dan eksploitasi secara seksual, ekonomi dan politis,” katanya.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/pdt-lintje-media-sosial-jadi-wadah-suara-perempuan-didengar/">Pdt. Lintje : Media Sosial Jadi Wadah Suara Perempuan Didengar</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
