<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>HUT NTT &#8211; Kabar NTT</title>
	<atom:link href="https://kabarntt.id/tag/hut-ntt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<description>Kompeten, Kritis, Kredibel</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 Dec 2025 12:03:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-icon-situs-e1738830134956-32x32.png</url>
	<title>HUT NTT &#8211; Kabar NTT</title>
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>HUT NTT ke-67: Menenun Eksistensi di Antara Karang dan Samudra</title>
		<link>https://kabarntt.id/opini/hut-ntt-ke-67-menenun-eksistensi-di-antara-karang-dan-samudra/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2025 12:03:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Ansel Atasoge]]></category>
		<category><![CDATA[HUT NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[stipar ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=28908</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh : Anselmus DW Atasoge_ Tanggal 20 Desember 2025, Provinsi Nusa Tenggara Timur genap berusia&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/hut-ntt-ke-67-menenun-eksistensi-di-antara-karang-dan-samudra/">HUT NTT ke-67: Menenun Eksistensi di Antara Karang dan Samudra</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh : Anselmus DW Atasoge</strong>_</p>
<p>Tanggal 20 Desember 2025, Provinsi Nusa Tenggara Timur genap berusia 67 tahun. Sejatinya, Hari Ulang Tahun NTT merupakan sebuah ritus sosial sakral yang meneguhkan kembali identitas kolektif masyarakatnya. Dari sudut pandang sosiologi, perayaan ini menjadi momentum untuk mengikat ulang simpul kebersamaan, merayakan pluralitas etnis dan bahasa yang hidup di dalamnya. Keragaman itu dapat dipandang sebagai modal sosial yang memperkuat kohesivitas NTT, menjadikannya bukan sekadar wilayah administratif, melainkan ruang perjumpaan yang terus menumbuhkan solidaritas.</p>
<p>Sementara itu, dari tilikan filosofis, hari jadi daerah ini adalah representasi perjalanan eksistensial sebuah komunitas yang senantiasa berjuang menafsirkan dirinya di tengah deburan arus sejarah. Refleksi sosio-filosofis ini hendak menegaskan bahwa NTT tidak semata-mata sebuah titik koordinat di peta, melainkan narasi hidup yang terus-menerus mendefinisikan martabatnya di hadapan tantangan zaman. Dengan demikian, ulang tahun NTT adalah panggilan untuk merayakan identitas sekaligus menata harapan, agar cahaya dari timur ini senantiasa memberi inspirasi bagi bangsa.</p>
<p>Ketahanan masyarakat NTT yang kerap dilabeli dengan narasi “daerah tertinggal” sesungguhnya menyimpan daya juang yang luar biasa dan otentik. Resiliensi sosial ini berakar pada tradisi gotong royong yang murni, solidaritas desa yang kental, hingga keberanian para perantau yang membawa nama tanah airnya ke penjuru dunia. Di balik karang yang keras dan sabana yang luas, tersimpan kisah perjuangan yang menegaskan bahwa masyarakat NTT tidak semata-mata bertahan, melainkan terus menumbuhkan harapan. Ketahanan ini adalah modal sosial yang memperlihatkan wajah lain dari NTT: sebuah komunitas yang mampu menjadikan keterbatasan sebagai energi untuk melangkah.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/hut-ntt-ke-67-menenun-eksistensi-di-antara-karang-dan-samudra/">HUT NTT ke-67: Menenun Eksistensi di Antara Karang dan Samudra</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HUT ke-64 NTT : Antisipasi Rawan Pangan Tingkatkan Inovasi Pertanian</title>
		<link>https://kabarntt.id/humaniora/hut-ke-64-ntt-antisipasi-rawan-pangan-tingkatkan-inovasi-pertanian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Dec 2022 13:08:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Hameli Ate]]></category>
		<category><![CDATA[HUT NTT]]></category>
		<category><![CDATA[HUT NTT di Sumba Barat Daya]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Kodi Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Plt Sekda NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Sumba Barat Daya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=19387</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG kabarntt.id&#8212; Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 NTT akan dirayakan di Kabupaten Sumba Barat Daya&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/hut-ke-64-ntt-antisipasi-rawan-pangan-tingkatkan-inovasi-pertanian/">HUT ke-64 NTT : Antisipasi Rawan Pangan Tingkatkan Inovasi Pertanian</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG kabarntt.id</strong>&#8212; Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 NTT akan dirayakan di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Selasa (20/12/2022) mendatang.  Kabupaten SBD dipilih sebagai apresiasi karena sudah mengirim jagung ke luar NTT, dan bisa menjadi inspirasi bagi kabupaten lain.</p>
<p>Perayaan HUT NTT ini, menurut Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Yohana Lisa Paly, Jumat (16/12/2022) di Kantor Gubernur NTT, akan dipusatkan di Desa Hameli Ate, Kecamatan Kodi Utara, SBD bertepatan dengan HUT NTT.</p>
<p>Lisa Paly mengungkapkan, perayaan HUT NTT di SBD bukan sekadar perayaan biasa. Tanggal 20 Desember itu akan dilakukan seremoni penanaman jagung oleh seluruh bupati dan wali kota di NTT sebagai komitmen partisipasi semua masyarakat untuk menghidupkan lahan pertanian di NTT.</p>
<p>&#8220;Tanggal 20 Desember itu kita akan lakukan apel bersama untuk mensyukuri hari ulang tahun daerah kita. Dan hari itu juga kita akan menanam jagung, selesai itu kita juga akan melakukan rapat koordinasi untuk merencanakan program-program kita di tahun 2023 mendatang. Selesai itu malamnya kita akan lakukan pesta rakyat bersama dengan semua masyarakat,&#8221; jelas Lisa Paly.</p>
<p>Menurutnya, penanaman jagung, sorgum dan tanaman hortikultura lainnya juga untuk mengantisipasi krisis pangan dan krisis energi, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan lahan yang ada di pekarangan dan juga mengajak para bupati/wali kota untuk sama-sama menanam.</p>
<p>“Dalam rapat koordinasi nanti juga akan dibicarakan yang berkaitan dengan kemiskinan dan stunting serta komitmen untuk antisipasi krisis pangan dan energi, upaya-upaya untuk mensejahtetakan masyarakat NTT. Bukan hanya menghasilkan hasil produksi tapi juga bagaimana mengadaptasi inovasi dan modernisasi dari alat-alat yang memudahkan untuk tanam jagung dan padi. Jadi bukan hanya soal tanam saja tapi bagaimana menganut inovasi baru yang memudahkan pekerjaan kita di lahan,&#8221; serunya.  (<strong>np</strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/hut-ke-64-ntt-antisipasi-rawan-pangan-tingkatkan-inovasi-pertanian/">HUT ke-64 NTT : Antisipasi Rawan Pangan Tingkatkan Inovasi Pertanian</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HUT ke-63 NTT, Gubernur VBL Beberkan Sejumlah Program Strategis</title>
		<link>https://kabarntt.id/advertorial/hut-ke-63-ntt-gubernur-vbl-beberkan-sejumlah-program-strategis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Dec 2021 05:26:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Viktor Laiskodat]]></category>
		<category><![CDATA[HUT NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Viktor Bungtilu Laiskodat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=12843</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG kabarntt.id&#8212;Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) membeberkan sejumlah program strategis Pemda&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/advertorial/hut-ke-63-ntt-gubernur-vbl-beberkan-sejumlah-program-strategis/">HUT ke-63 NTT, Gubernur VBL Beberkan Sejumlah Program Strategis</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>KUPANG kabarntt.id</strong>&#8212;Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) membeberkan sejumlah program strategis Pemda NTT. Program strategis itu diungkap Gubernur VBL dalam pidatonya pada perayaan HUT ke-63 NTT,  Sabtu (20/12/2021) lalu.</p>
<p style="text-align: justify;">Program strategis itu yakni <strong>pertama</strong>,  program mega infrastruktur. Dengan dana pinjaman dari PT. SMI serta  Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Program Hibah Jalan Daerah, telah dikerjakan jalan provinsi sepanjang 365,03 km di tahun 2020 dan 518,62 km pada tahun 2021, sehingga hanya tersisa 22,35 km yang akan dituntaskan pada tahun 2022. Itu berarti, pembangunan infrastruktur jalan provinsi sepanjang 906 km akan selesai dibangun pada tahun 2022.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kedua,</strong> pengembangan kelor sebagai komoditi unggulan daerah telah memberi manfaatnya bagi masyarakat dan dunia usaha. Dalam budidaya, pengolahan dan pemasaran kelor, pemerintah bekerja sama dan memfasilitasi usaha bisnis kelor melalui perijinan dan sertifikasi, membantu promosi dan pemasaran berbagai produk kelor, antara lain dari perusahan Dapur Kelor di Kota Kupang, Graha Kelor di Kabupaten Kupang, Bangkit Bersama di Kabupaten Kupang, Hawila Moringa di Kabupaten Kupang, Maspete Organis di Kabupaten Malaka, KWT Melati di Kabupaten TTU,dan  La Moringa di Kota Kupang.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ketiga</strong>, dalam pembangunan peternakan, Pemerintah NTT mempelopori pengembangan sapi wagyu untuk menghasilkan daging premium melalui teknologi inseminasi buatan (IB) yang kini telah menghasilkan 72 ekor pada tahun 2021 dan pembukaan Rens Sapi Wagyu di Desa Kabaru, Kabupaten Sumba Timur sebagai pusat pembibitan dan pengembangan sapi wagyu.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat ini pembangunan sementara berlangsung berupa penataan ulang lokasi pemeliharaan dan penanaman hijauan pakan ternak (HPT) serta renovasi pembangunan kandang. Pada tahun 2022, akan dibangun reservoar untuk pemenuhan kebutuhan air bagi tanaman pakan maupun untuk konsumsi 100 indukan sapi wagyu yang akan dikembangkan di kawasan tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk peternakan ayam, Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Peternakan Provinsi NTT telah memfasilitasi dalam bentuk pembinaan dan pendampingan perusahaan ayam di Kabupaten Belu dan Kabupaten TTU, yang memiliki potensi untuk disertifikasi sebagai kompartemen bebas AI kalinya terdapat dua perusahaan lokal peternak ayam di NTT yang kalinya terdapat dua perusahaan lokal peternak ayam di NTT yang mendapatkan sertifikasi kompartemen bebas AI oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia sehingga bisa melakukan ekspor produk unggas ke Republik Demokratik  Timor Leste (RDTL).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Keempat</strong>, dalam rangka penertiban pengelolaan aset, Pemerintah Provinsi NTT melakukan kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur untuk melaksanakan kegiatan penertiban, pemulihan dan penyelesaian masalah hukum barang milik daerah. Penertiban aset ini untuk mewujudkan tertib administrasi, dan memberikan jaminan kepastian dan perlindungan hukum terhadap barang milik daerah agar dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat.</p>
<p style="text-align: justify;">Hasilnya, telah ditertibkan 94 unit kendaraan roda empat dan selanjutnya dilakukan pelelangan oleh Badan Pendapatan dan Aset Daerah NTT melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang, Kementrian Keuangan Republik Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kelima</strong>, untuk mewujudkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super prioritas,  maka telah dilakukan kerja sama dalam bentuk nota kesepahaman antara Pemerintah Provinsi  NTT dengan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola fungsi kawasan konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya secara berkelanjutan di Taman Nasional Komodo.  Hal ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi  NTT untuk terus mendorong sektor pariwisata sebagai penggerak utama perekonomian.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ke</strong><strong>enam</strong><strong>,</strong> pembangunan sektor perikanan dan kelautan. Sejak 2018 telah dikembangkan budidaya ikan kakap putih dan kerapu di kawasan Mulut Seribu-Rote Ndao untuk mendukung pengembangan pariwisata. Tahun 2020 telah ditebar 1 juta ekor benih kerapu untuk pemberdayaan masyarakat yang berada di wilayah perbatasan antara Kabupaten Ngada dengan Kabupaten Manggarai Timur.</p>
<p style="text-align: justify;">Guna menunjang budidaya perikanan di kedua lokasi tersebut, diharapkan masing-masing Pemerintah Kabupaten memberdayakan BUMD, BUMDes maupun koperasi untuk memproduksi pakan ikan sendiri dengan memanfaatkan potensi setempat dengan pola padat karya. Selain 2 (dua) lokasi tersebut, telah dilakukan <em>pilot project</em> budidaya kerapu di Pulau Semau dengan 9 (Sembilan) Unit Keramba Jaring Apung Bulat. Sampai dengan saat ini telah dilakukan 2 (dua) kali panen dengan total  2 (dua) ton ikan kerapu hidup yang telah diekspor ke Hongkong.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, kita terus mengembangkan budidaya rumput laut sebagai salah satu komoditi andalan dari sektor kelautan yang menjanjikan. Dari potensi pengembangan rumput laut seluas 53.000 hektar, saat ini baru dimanfaatkan 11.000 hektar dengan produksi rumput laut.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ketujuh</strong>, selanjutnya potensi lainnya yang memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan adalah produksi garam. Cuaca, kualitas air laut dan lahan di NTT sangat mendukung untuk menghasilkan garam berkualitas tinggi dengan kadar NaCl mencapai 96 persen sebagai garam industri.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu lahan garam yang kita miliki, yakni di Kabupaten Kupang dengan luas kurang lebih 900 hektar yang telah beroperasi sejak Agustus 2019 dengan kapasitas  150 ton/hektar. Saya berharap agar kabupaten lainnya yang memiliki potensi lahan garam untuk segera mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang ada dengan memberdayakan masyarakat sekitar, sehingga produksi garam NTT dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam menyokong pemenuhan kebutuhan garam nasional sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kedelapan</strong>, pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan. Sejak tahun 2019,  Pemerintah Provinsi NTT telah meluncurkan Program Tanam Jagung Panen Sapi atau TJPS.  Pada musim tanam Oktober-Maret 2019/2020 program ini dilaksanakan pada 7 (tujuh) kabupaten, yaitu Kabupaten Kupang, TTS, TTU, Belu, Malaka, Sumba Timur dan Sumba Barat Daya dengan target 2.400 hektar dan realisasi tanamnya seluas 2.310,53 hektar  dengan produksinya mencapai 9.538,90 ton.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan pada musim tanam April-September 2020 dilaksanakan pada 16 kabupaten, antara lain Kabupaten Kupang, TTU, TTS, Belu, Malaka, Sumba Timur, Sumba Barat Daya, Rote Ndao, Flores Timur, Ende, Ngada, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Sumba Tengah dan Sumba Barat dengan luasan lahan terverifikasi 5.210 hektar, realisasi tanam seluas 1.732 hektar dengan realisasi panen seluas 1.109,16 hektar dengan produksi mencapai 2.258,18 ton. Dan untuk tahun 2021, pada musim tanam Oktober-Maret 2021 sudah dilaksanakan di 16 kabupaten, yakni Kabupaten Kupang.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kesembilan</strong>, peningkatan sumber daya manusia dan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satu komponen strategis dalam reformasi birokrasi adalah peningkatam mutu dan profesionalitas ASN untuk mewujudkan birokrasi berkelas dunia tahun 2024.  Pada tahun 2021 ini telah diresmikan pemanfaatan <em>Assessment Center</em> dan   <em>Computer Assisted Test</em> (CAT). Berdasarkan hasil kerja inovatif dan efektivitas kinerja yang dicapai, maka  Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT memperoleh peringkat kedua  Nasional BKN Award 2021 kategori komitmen pengawasan dan pengendalian lingkup Pemerintah Provinsi Tipe A.</p>
<p style="text-align: justify;">Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT terus melaksanakan reformasi di bidang kepegawaian, antara lain dengan melaksanakan evaluasi jabatan, implementasi standar kompetensi jabatan,  dan membangun aplikasi sistem informasi kepegawaian. Dalam rangka mendorong peningkatan kinerja dan profesionalitas ASN, Pemerintah Provinsi NTT  menyediakan insentif untuk meningkatkan  kesejahteraan ASN melalui kebijakan  tunjangan perbaikan penghasilan (TPP). Selanjutnya, di Tahun ini juga, seluruh Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Provinsi NTT dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) serta Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Provinsi NTT telah menerima dan menerapkan ISO 9001-2015 yang difasilitasi oleh Inspektorat Daerah Provinsi NTT dan Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi NTT.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu juga, Pemerintah Provinsi NTT di tahun 2021 melaunching Birokrasi Go Digital di NTT dengan Aplikasi INISA di NTT hasil kerjasama Pemerintah Provinsi NTT bersama Bank NTT dan PT. Digital Pemerintahan Indonesia. (<strong>biro ap setda ntt/den</strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/advertorial/hut-ke-63-ntt-gubernur-vbl-beberkan-sejumlah-program-strategis/">HUT ke-63 NTT, Gubernur VBL Beberkan Sejumlah Program Strategis</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>NTT 63 Tahun, Masih Termiskin Secara Nasional</title>
		<link>https://kabarntt.id/berita/ntt-63-tahun-masih-termiskin-secara-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Dec 2021 00:40:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Golkar NTT]]></category>
		<category><![CDATA[HUT NTT]]></category>
		<category><![CDATA[NTT 63 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Golkar NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=12722</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG kabarntt.id&#8212;Hari ini, 20 Desember 2021, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) genap berusia 63 tahun.&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/ntt-63-tahun-masih-termiskin-secara-nasional/">NTT 63 Tahun, Masih Termiskin Secara Nasional</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>KUPANG kabarntt.id</strong>&#8212;Hari ini, 20 Desember 2021, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) genap berusia 63 tahun. Pada usia  yang relatif panjang ini, NTT masih menjadi  salah satu daerah termiskin secara nasional.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam refleksinya pada HUT ke-63 NTT hari ini, Wakil Ketua DPRD NTT, Dr. Inche Sayuna, mengajak semua masyarakat untuk menengok ke belakang, melihat jejak-jejak dan capaian-capaian pembangunan yang sudah direguk yang  sekaligus juga menjadi referensi untuk menapaki masa kini dan masa yang akan datang.</p>
<p style="text-align: justify;">Inche melihat sejak berdiri 20 Desember 1958, sudah banyak sukses dan capaian yang diraih. Berbagai ikhtiar pembangunan terus dilakukan oleh tokoh-tokoh hebat yang pernah menakhodai daerah yang dijuluki Bumi Flobamora, Nusa Terindah Toleransi ini.</p>
<p style="text-align: justify;">“Selama 63 tahun, Provinsi NTT telah dipimpin oleh lebih kurang tujuh putra terbaik daerah ini. Dan dari tahun ke tahun wajah NTT terus mengalami kemajuan yang selaras mengikuti perkembangan zaman,” kata Inche kepada media ini, Senin (20/12/2021).</p>
<p style="text-align: justify;">Sekretaris Golkar NTT itu lebih lanjut mengatakan, beragam torehan prestasi dan capaian pembangunan telah dipersembahkan oleh gubernur-gubernur sebelumnya sampai dengan saat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">“Walaupun tidak dapat disangkal berbagai persoalan yang melilit daerah ini telah menempatkan NTT urutan ke-3 dalam barisan 10 besar daerah termiskin di Indonesia pada skala nasional. Bahkan 5 kabupaten di NTT masuk dalam kategori termiskin ekstrim,” katanya mengingatkan.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Itu artinya masyarakat NTT masih bergumul  dengan kebutuhan dasar di zaman seperti ini. Sungguh sangat memilukan,&#8221; tambahnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Inche, kondisi pembangunan NTT dua tahun terakhir sangat dipengaruhi oleh pandemi Covid-19.  “Selain meninggalkan kenangan, pandemi Covid-19 juga meluluhlantakkan kesehatan dan perekonomian di daerah ini. NTT juga dihantam badai Seroja yang merusak infrastruktur di daerah ini bahkan sampai menelan korban jiwa,” kata Inche.</p>
<p style="text-align: justify;">Covid-19 dan bada seroja, kata Inche, telah mengajarkan masyarakat NTT tentang pentingnya kebersamaan dalam menghadapi situasi sulit. “Dalam ancaman pandemi Covid-19 dan badai siklon seroja  kita hanya punya satu pilihan, yaitu bersatu. Perbedaan setajam apa pun kita tepikan. Lalu kita gantikan dengan kolaborasi dan saling melengkapi dan gotong royong membenahi semuanya dan menjadi baik,&#8221; tegasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">“Di momentum hari ulang tahun NTT yang berbahagia ini pula, kita berharap pemerintah akan merayakan catatan sejarah baru kelahiran sejumlah terobosan di NTT dengan penguatan terhadap ekonomi lokal dan menggerakkan investasi lebih bergairah lagi. Sektor UMKM yang menjadi penopang pertumbuhan ekonomi lokal harus benar-benar ditopang dengan berbagai kebijakan yang memungkinkan mereka bisa lebih bergairah lagi untuk berusaha dan dapat memperbaiki ekonomi  pelaku UMKM.  Pemerintah mesti menjukkan konsistensinya mendukung UMKM,” pintanya. (<strong>np</strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/ntt-63-tahun-masih-termiskin-secara-nasional/">NTT 63 Tahun, Masih Termiskin Secara Nasional</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TP PKK TTU Sambut HKSN dengan Aneka Kegiatan</title>
		<link>https://kabarntt.id/humaniora/tp-pkk-ttu-sambut-hksn-dengan-aneka-kegiatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Dec 2021 13:31:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[HUT NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Timor Tengah Utara]]></category>
		<category><![CDATA[TP PKK Timor Tengah Utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=12656</guid>

					<description><![CDATA[<p>KEFAMENANU kabarntt.id &#8211; Menyambut Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) yang tepat pada tanggal 20 Desember,&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/tp-pkk-ttu-sambut-hksn-dengan-aneka-kegiatan/">TP PKK TTU Sambut HKSN dengan Aneka Kegiatan</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>KEFAMENANU kabarntt.id</strong> &#8211; Menyambut Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) yang tepat pada tanggal 20 Desember, Hari Ulang Tahun ke-3  Provinsi NTT tanggal 20 Desember serta Hari Ibu 22 Desember, TP PKK Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menggelar aneka kegiatan.</p>
<p style="text-align: justify;">Bersama jajaran dalam kegiatan pertama, Rabu (15/12/2021), Ketua TP PKK Kabupaten Timor Tengah Utara, Dra. Elvira B. Ogom Juandi, didampingi Wakil Ketua TP PKK, Susana Binsasi Sarumaha, dan Ketua Darma Wanita Kabupaten TTU, Maria Magdalena Laka, memberikan santunan bagi pejuang pendidikan dan PPK di daerah.</p>
<p style="text-align: justify;">Dua pejuang itu masing-masing Ibu Theresia Son Lim dan ibu  Charlotta Lai Puahuba.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kedua orang tua kita ini betul-betul  penggerak di bidang pendidikan dan PKK pada saat itu,&#8221; kenang Elvira.</p>
<p style="text-align: justify;">Santunan kasih yang diberikan, kata Elvira, merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah kepada  kaum perempuan pejuang bangsa khususnya di bidang pendidikan dan PKK di Kabupaten TTU.</p>
<p style="text-align: justify;">Dikatakan Elvira, ada juga aneka kegiatan lain menjelang perayaan  hari ibu dan dua  hari besar lainnya, antara lain lomba memasak bagi bapak-bapak, kerja bakti dan menanam anakan pohon.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Ini dalam rangka memeriahkan HKSN, Hari Ibu ke-93, Hari Kesetiakawanan Sosial dan Hari Ulang Tahun NTT ke-63. Bapak-bapak kerja bakti dibagi di lokasi yang telah ditentukan. Sedangkan organisasi perempuan seperti PKK, darma wanita, persit candrakirana  dan ibu-ibu  bhayangkari serta perkumpulan ibu-ibu Sulawesi akan kerja bakti di Tugu Kiu Afot, Desa Oesena, Kecamatan Miomaffo Timur,&#8221; beber Elvira.</p>
<p style="text-align: justify;">Elvira mengatakan, puncak perayaan Hari Ibu akan dilaksanakan pada tanggal  22 Desember 2021 yang akan datang digandeng dengan HUT ke-63 NTT dan Hari Kesetiakawanan Sosial.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Pelaku-pelaku upacara nanti semuanya adalah kaum perempuan. Kami mau tunjukkan bahwa kami juga punya kemampuan luar biasa dibandingkan bapak-bapak. Artinya ada kesetaraan dalam melaksanakan kegiatan,&#8221; pungkas Elvira.</p>
<p style="text-align: justify;">Menanggapi kepedulian TP PKK, Ibu Theresia Son Lim, mengatakan sangat bahagia karena di usia pensiun yang ke-21 tahun, baru kali ini ada kepedulian dari pemerintah daerah untuk para pejuang kaum perempuan walaupun tahun ini baru kepada   dua orang.</p>
<p style="text-align: justify;">“Harapan saya tahun depan masih ada perhatian ini karena masih banyak pejuang perempuan  di Kabupaten TTU  yang perlu mendapat sentuhan dan kepedulian atas dedikasi mereka di waktu yang lalu.  Bingkisan dan kepedulian ini menjadi kenangan tersendiri  bagi kami,&#8221; ujar Theresia Son Lim.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara  Ibu Charlotta Lai Puahuba berharap pengalaman-pengalaman yang  dialami dirinya menjadi spirit bagi Ketua TP PKK Kabupaten TTU saat ini  bersama tim untuk menghadirkan banyak kader perempuan yang mau bekerja membangun Kabupaten TTU.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Terima kasih karena atas kepedulian dan perhatian dari Ibu Ketua TP PKK bersama tim bagi kami yang sudah purna tugas. Harapan saya semoga akan banyak bermunculan kader-kader perempuan  yang  mau berjuang untuk membela kaum perempuan  guna berkontribusi dalam membangun daerah kita ini,&#8221; pungkas Charlotta. (<strong>siu</strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/tp-pkk-ttu-sambut-hksn-dengan-aneka-kegiatan/">TP PKK TTU Sambut HKSN dengan Aneka Kegiatan</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
