<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Inflasi di Kota Kupang &#8211; Kabar NTT</title>
	<atom:link href="https://kabarntt.id/tag/inflasi-di-kota-kupang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<description>Kompeten, Kritis, Kredibel</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Oct 2023 23:31:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-icon-situs-e1738830134956-32x32.png</url>
	<title>Inflasi di Kota Kupang &#8211; Kabar NTT</title>
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Luar Biasa, Inflasi Kota Kupang di Bawah Nasional dan Provinsi</title>
		<link>https://kabarntt.id/berita/luar-biasa-inflasi-kota-kupang-di-bawah-nasional-dan-provinsi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Oct 2023 23:31:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Fahrensy Priestley Funay]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi di Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Penjabat Wali Kota Kupangl]]></category>
		<category><![CDATA[TPDI Kota Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=22532</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG kabarntt.id&#8212;Kota Kupang kembali mencatat prestasi luar biasa dalam upaya pengendalian inflasi. Badan Pusat Statisitik&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/luar-biasa-inflasi-kota-kupang-di-bawah-nasional-dan-provinsi/">Luar Biasa, Inflasi Kota Kupang di Bawah Nasional dan Provinsi</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG kabarntt.id</strong>&#8212;Kota Kupang kembali mencatat prestasi luar biasa dalam upaya pengendalian inflasi. Badan Pusat Statisitik (BPS) merilis pada Bulan September 2023 inflasi Kota Kupang tercatat di angka 1,87 persen (yoy).</p>
<p>Capaian ini lebih rendah dari inflasi secara nasional yang ada di angka 2,28 persen dan inflasi Provinsi NTT yang tercatat di angka 2,19 persen.</p>
<p>Raihan ini cukup signifikan, mengingat pada bulan September tahun 2022 lalu, inflasi Kota Kupang masih di angka 7,45 persen.</p>
<p>Komoditas yang dominan memberikan andil terhadap inflasi (yoy) Kota Kupang, yaitu beras sebesar 0,148 persen, kangkung sebesar 0,754 persen,  bensin sebesar 0,0400 persen, tomat sebesar 0,0346 persen, bunga pepaya sebesar 0,025 persen, bayam sebesar 0,0176 persen.</p>
<p>Penjabat Wali Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, SE, M.Si, menyampaikan capaian ini berkat strategi 4K yang mereka sepakati bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kupang yang melibatkan lintas sektor sebagai upaya untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pangan. 4K dimaksud antara lain, Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif.</p>
<p>Lebih lanjut Fahrensy  mengatakan, dalam rangka pengendalian inflasi Pemkot Kupang berkomitmen menggelar pasar murah di sejumlah titik hingga akhir tahun 2023.</p>
<p>Pasar murah tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Bagian Perekonomian Setda Kota Kupang, Dinas Perindutrian dan Perdagangan Kota Kupang, Perwakilan Bank Indonesia Propinsi NTT dan Perum Bulog Provinsi NTT.</p>
<p>Pemkot Kupang juga membangun komunikasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kupang serta stakeholder terkait untuk pembentukan Satuan Tugas (Satgas ) Pengendalian Inflasi Daerah Kota Kupang Tahun 2023, serta melibatkan ASN dan masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong dan pekarangan rumah dengan menanam cabai, tomat, sayur-sayuran dan anakan kelor.</p>
<p>TPID Kota Kupang juga secara rutin menggelar sidak di gudang distributor dan pasar, baik pasar modern maupun pasar tradisional untuk melakukan pemantauan harga.  Pemkot juga telah menjalin kerja sama dengan daerah penghasil komoditas untuk kelancaran pasokan. <strong>(pkp_ans</strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/luar-biasa-inflasi-kota-kupang-di-bawah-nasional-dan-provinsi/">Luar Biasa, Inflasi Kota Kupang di Bawah Nasional dan Provinsi</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Urban Farming  Jadi Solusi Pengendalian Inflasi di Kota Kupang</title>
		<link>https://kabarntt.id/ekonomi-dan-bisnis/urban-farming-jadi-solusi-pengendalian-inflasi-di-kota-kupang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Nov 2022 15:41:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[George Hadjoh]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi di Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Penjabat Wali Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Urban farming]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=18921</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG kabarntt.id&#8212;Urban farming menjadi salah satu solusi pengendalian inflasi yang tengah diupayakan Pemerintah Kota Kupang&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/ekonomi-dan-bisnis/urban-farming-jadi-solusi-pengendalian-inflasi-di-kota-kupang/">Urban Farming  Jadi Solusi Pengendalian Inflasi di Kota Kupang</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG kabarntt.id</strong>&#8212;Urban farming menjadi salah satu solusi pengendalian inflasi yang tengah diupayakan Pemerintah Kota Kupang saat ini. Kurang lebih seribu hektar lahan kosong di Kota Kupang sudah berhasil diidentifikasi dan siap untuk ditanami kelor, sorgum serta tanaman hortikultura. ahkan Pemkot Kupang sudah mulai gerakan menanam di dua lahan kosong milik Pemkot di Kelurahan Naimata dan Kelurahan Naioni.</p>
<p>Demikian disampaikan Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, SH dalam pertemuan membahas <em>extra effort</em> pengendalian inflasi di Kota Kupang. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Penjabat Wali Kota Kupang, Rabu (16/11/2022).</p>
<p>Hadir dalam pertemuan tersebut, Kepala Biro Ekonomi dan Kerja Sama Setda Provinsi NTT, Dr. Lery Rupidara, M.Si, Plt. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, S. Donny H. Heatubun, Kepala BPS Provinsi NTT, Matamira B. Kale, S.Si, M.Si dan Kepala BPS Kota Kupang, Ramly K.T Kusumo, SP, MAP.</p>
<p>Turut mendampingi Penjabat Wali Kota, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kupang, Ignasius R. Lega, SH beserta sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, Penjabat Wali Kota, George Hadjoh,  menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTT yang telah mendukung upaya Pemkot Kupang untuk pemanfaatan lahan dengan kerja sama menyiapkan anakan kelor dan bibit tanaman hortikultura.</p>
<p>Diakuinya, sebagaimana arahan Pemerintah Pusat, upaya pengendalian inflasi menjadi prioritas utama Pemkot Kupang saat ini. Berbagai langkah antisipasi sudah mulai dikerjakan.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/ekonomi-dan-bisnis/urban-farming-jadi-solusi-pengendalian-inflasi-di-kota-kupang/">Urban Farming  Jadi Solusi Pengendalian Inflasi di Kota Kupang</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inflasi 8,06 Persen, Penjabat  Wali Kota Kupang Pantau Harga Pasar</title>
		<link>https://kabarntt.id/ekonomi-dan-bisnis/inflasi-806-persen-penjabat-wali-kota-kupang-pantau-harga-pasar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Nov 2022 09:07:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Harga sembako di Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi di Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Kasih Naikoten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Oebobo]]></category>
		<category><![CDATA[Penjabat Wali Kota Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=18757</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG kabarntt.id&#8212;Dipicu inflasi yang mencapai 8,06 persen,  Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh, Selasa (8/11/2022)&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/ekonomi-dan-bisnis/inflasi-806-persen-penjabat-wali-kota-kupang-pantau-harga-pasar/">Inflasi 8,06 Persen, Penjabat  Wali Kota Kupang Pantau Harga Pasar</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG kabarntt.id</strong>&#8212;Dipicu inflasi yang mencapai 8,06 persen,  Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh, Selasa (8/11/2022) pagi memantau harga barang-barang di pasar tradisional Kota Kupang.</p>
<p>George didampingi Kasdim Kodim 1604/Kupang, Kajari Kota Kupang, GM Pelindo, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia,  Angkasa Pura, Bulog NTT, Asisten II dan III Setda Kota Kupang, dan kepala dinas terkait Pemerintah Kota Kupang.</p>
<p>Pasar yang didatangi antara lain Pasar Oebobo, Pasar Kasih Naikoten Kupang, kemudian ke distributor telur dan sembako PT. Aneka Niaga di Alak dan ke Gudang PT. NAM Surya Citrasari Lines di Alak.</p>
<p>Pada saat berdiskusi dengan distributor, George meminta agar distributor benar-benar tetap berada pada harga normal dan tetap menjaga ketersediaan stok di gudang.  Apalagi belakangan inflasi di Kota Kupang makin tinggi dan berada pada urutan tertinggi ke tiga di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Saya minta ya teman-teman di sini, yang distributor agar kita jaga kestabilan harga di pasar. Jangan sampai inflasi kita naik lagi. Ini kita sudah pada posisi 8,06 persen, jadi saya minta tolong agar kita tetap jaga agar stoknya ada di Kota Kupang dan stabil,&#8221; pinta George.</p>
<p>George mengatakan, pertumbuhan ekonomi NTT saat ini sangat kecil, hanya 3 persen saja. &#8220;Penyumbang inflasi kita paling besar ya memang tiket pesawat dan BBM, dan yang paling besar juga ada pada bahan pokok kita dan ini. Makanya kita turun pantau di pasar dan kita diskusi dengan distributor supaya ini kita jaga,&#8221;  ungkapnya.</p>
<p>Dari pantauan media ini di Pasar Kasih Naikoten Kupang, harga beberapa bahan sembako masih stabil. Telur ayam berkisar Rp 55.000 &#8211; 58.000 per rak, bawang putih Rp 25.000 per kg, bawang merah Rp 25.000 per kg, minyak goreng Rp. 15.000 per liter dan beras masih stabil Rp 9.000-11.000 per kg. (<strong>np</strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/ekonomi-dan-bisnis/inflasi-806-persen-penjabat-wali-kota-kupang-pantau-harga-pasar/">Inflasi 8,06 Persen, Penjabat  Wali Kota Kupang Pantau Harga Pasar</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
