<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kapolres Sumba Barat &#8211; Kabar NTT</title>
	<atom:link href="https://kabarntt.id/tag/kapolres-sumba-barat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<description>Kompeten, Kritis, Kredibel</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Jan 2022 14:18:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-icon-situs-e1738830134956-32x32.png</url>
	<title>Kapolres Sumba Barat &#8211; Kabar NTT</title>
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Apel Tiga Pilar di Sumba Barat Percepat Vaksinasi</title>
		<link>https://kabarntt.id/flobamorata/apel-tiga-pilar-di-sumba-barat-percepat-vaksinasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jan 2022 14:18:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Flobamorata]]></category>
		<category><![CDATA[Apel tiga pilar di sumba barat]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sumba Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Yohanis Dade]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Sumba Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksinasi di Sumba Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=13204</guid>

					<description><![CDATA[<p>WAIKABUBAK  kabarntt.id&#8212;Untuk percepatan vaksinasi Covid -19 di Kabupaten Sumba Barat, Bupati Sumba Barat,  Yohanis Dade,&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/flobamorata/apel-tiga-pilar-di-sumba-barat-percepat-vaksinasi/">Apel Tiga Pilar di Sumba Barat Percepat Vaksinasi</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>WAIKABUBAK  kabarntt.id</strong>&#8212;Untuk percepatan vaksinasi Covid -19 di Kabupaten Sumba Barat, Bupati Sumba Barat,  Yohanis Dade, S.H., didampingi Kapolres Sumba Barat,  AKBP FX. Irwan Arianto, S.I.K., M.H, dan Kasdim 1613 Sumba Barat, Mayor Inf. Andhi Sutianto, S.E, memimpin Apel Tiga Pilar di lapangan upacara Pemda Sumba Barat,  Senin (17/1/2022) pagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam sambutannya,  Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada unsur tiga pilar sebagai ujung tombak dalam percepatan vaksinasi Cocid -19 di Kabupaten Sumba Barat.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Atas nama pribadi dan pemerintah, saya berterima kasih dan mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh unsur tiga pilar,  baik itu Kapolres Sumba Barat beserta jajaran Kapolsek dan Bhabinkamtibmas, Dandim 1613 beserta jajaran Danramil dan Bhabinsa serta seluruh unsur pemerintah daerah yang ada di Sumba Barat,&#8221; ujar Bupati Yohanis.</p>
<p style="text-align: justify;">Apel Tiga Pilar, kata Bupati Yohanis, merupakan bentuk sinergitas antara pemerintah, TNI dan Polri dalam rangka percepatan vaksinasi Covid -19 serta bagian dari penyatuan langkah dan persepsi dalam penanganan pandemi Covid-19 di Sumba Barat.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Oleh karena itu saya mengharapkan dukungan dan kolaborasi dari semua elemen pemangku kepentingan, khususnya tiga pilar yang ada di tingkat kecamatan maupun desa/kelurahan serta tenaga kesehatan yang tidak dapat terpisahkan guna menggalang kekuatan bersama bertujuan untuk mencapai target yang telah ditetapkan yakni meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat,&#8221; kata Bupati Yohanis.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara Kapolres Sumba Barat,  AKBP FX. Irwan Arianto, S.I.K., M.H, menjelaskan apel tiga pilar dilaksanakan dalam rangka akselerasi percepatan vaksinasi nasional di lingkup Kabupaten Sumba Barat serta pencapaian vaksinasi di Sumba Barat yakni 69% untuk dosis pertama dan 30% untuk dosis kedua.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Untuk pencapaian vaksinasi, kita harus bisa mencapai 70% dan untuk kita ketahui bersama dalam rangka pencapaian vaksinasi itu diminta untuk masyarakat lansia di atas 60%,&#8221; jelasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai upaya percepatan vaksinasi di Sumba Barat, kata Arianto, pihaknya  akan melakukan inovasi sehingga dapat menarik simpati masyarakat agar mau mengikuti kegiatan vaksinasi.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Salah satunya di samping memberikan vaksinasi Covid-19,  saya akan membagikan bantuan sosial (bansos) berupa beras kepada masyarakat yang membutuhkan sehingga diharapkan dapat membantu meringankan mereka selama menghadapi masa pandemi Covid -19,&#8221; kata Arianto.</p>
<p style="text-align: justify;">Arianto berharap seluruh peserta apel untuk menjadi pelopor vaksinasi  di lingkungan masing-masing, sehingga dapat membawa dampak positif kemajuan persentase pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Sumba Barat.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, Kasdim 1613 Sumba Barat, Mayor Inf. Andhi Sutianto, S.E, dalam arahannya menyampaikan beberapa kendala yang ditemui dalam rangka pelaksanaan vaksinasi.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Beberapa kendala yang saya temui yakni kurangnya tenaga kesehatan maupun vaksinator di lapangan, kurangnya publikasi terkait kegiatan vaksinasi itu sendiri. Oleh karena itu diperlukan sosialisasi lebih terkait vaksinasi yang akan dilaksanakan. Yang terakhir perlunya menumbuhkan motivasi masyarakat agar mau divaksin. Di sinilah kita harus memberikan edukasi yang intens agar masyarakat tahu bahwa vaksin itu penting, selain untuk menunjang kesehatan juga memudahkan kita dalam melakukan perjalanan ke mana-mana,&#8221; tandasnya. (<strong>ota</strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/flobamorata/apel-tiga-pilar-di-sumba-barat-percepat-vaksinasi/">Apel Tiga Pilar di Sumba Barat Percepat Vaksinasi</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begini Hasil Otopsi Tahanan Yang Meninggal di Sel</title>
		<link>https://kabarntt.id/hukum-dan-kriminal/begini-hasil-otopsi-tahanan-yang-meninggal-di-sel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Dec 2021 12:36:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukrim]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Sumba Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Sumba Barat]]></category>
		<category><![CDATA[tahanan mati]]></category>
		<category><![CDATA[tahanan mati di sel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=12620</guid>

					<description><![CDATA[<p>WAIBAKUL kabarntt.id&#8212;Tim forensik dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda NTT dipimpin AKBP dr. Edy&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/hukum-dan-kriminal/begini-hasil-otopsi-tahanan-yang-meninggal-di-sel/">Begini Hasil Otopsi Tahanan Yang Meninggal di Sel</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>WAIBAKUL kabarntt.id</strong>&#8212;Tim forensik dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda NTT dipimpin AKBP dr. Edy Saputra Sibuhan, sudah melakukan otopsi terhadap jenazah (alm) Arkin Ana Bira, Selasa (14/12/2021) di Rumah Sakit Umum Daerah Waibakul, Kabupaten Sumba Tengah.</p>
<p style="text-align: justify;">Otopsi dimulai  pukul 15.33 Wita dan berjalan sekitar tiga jam lebih.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Secara sekilas saya tanya kepada dokter foreksik apakah ada luka tembak atau ada tulang yang patah, dan dokter mengatakan tidak ada luka tembak dan tidak ada tulang yang patah,&#8221; tegas Kapolres Sumba Barat, FX. Irwan, kepada media ini beberapa saat usa otopsi, Selasa (14/12/2021) petang.</p>
<p style="text-align: justify;">Irwan mengatakan, jasad korban harus diotopsi supaya semuanya tranparan dan terbukti secara jelas apa yang sebenarnya terjadi dengan almarhum sehingga bisa meninggal dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti diketahui Arkin Ana Bira meninggal dunia di sel tahanan Polsek Katiku Tanah, Sumba Tengah, Kamis (9/12/2021) lalu. Korban warga Desa Malinjak, Kecamatan Katikutana Selatan, Kabupaten Sumba Tengah ini  diduga meninggal akibat dianiaya oknum polisi sesaat setelah ditangkap sejumlah anggota Polres Sumba Barat.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Otopsi ini kita lakukan supaya ada transparansi terkait dengan penyelidikan yang diduga penganiayaan yang dilakukan oleh anggota kami, dan kami akan segera berkoordinasi dengan Biddokes Polda agar secepatnya mengeluarkan hasil dari otopsi tersebut,&#8221; jelasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara  kuasa hukum keluarga korban, Semianda Umbu Kabalu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tinggi kepada Kapolda NTT dan Kapolres Sumba Barat karena responsif dan tanggap serta cepat terhadap peristiwa ini.  (<strong>np</strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/hukum-dan-kriminal/begini-hasil-otopsi-tahanan-yang-meninggal-di-sel/">Begini Hasil Otopsi Tahanan Yang Meninggal di Sel</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
