<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kuliner Labuan Bajo &#8211; Kabar NTT</title>
	<atom:link href="https://kabarntt.id/tag/kuliner-labuan-bajo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<description>Kompeten, Kritis, Kredibel</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Feb 2022 12:23:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-icon-situs-e1738830134956-32x32.png</url>
	<title>Kuliner Labuan Bajo &#8211; Kabar NTT</title>
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Harga Mahal, Pelaku Kuliner Labuan Bajo Dapat Teguran Keras</title>
		<link>https://kabarntt.id/ekonomi-dan-bisnis/harga-mahal-pelaku-kuliner-labuan-bajo-dapat-teguran-keras/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Feb 2022 12:23:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Camat Komodo]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Ujung]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner Labuan Bajo]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan Bajo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=13530</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO kabarntt.id&#8211;Camat Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Yohanes Rinaldo Gampur, memberi teguran keras kepada&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/ekonomi-dan-bisnis/harga-mahal-pelaku-kuliner-labuan-bajo-dapat-teguran-keras/">Harga Mahal, Pelaku Kuliner Labuan Bajo Dapat Teguran Keras</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>LABUAN BAJO kabarntt.id</strong>&#8211;Camat Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Yohanes Rinaldo Gampur, memberi teguran keras kepada pelaku kuliner di Labuan Bajo, Selasa (8/2/2022).</p>
<p style="text-align: justify;">Teguran itu dilakukan Ancik, sapaan akrab Camat Komodo, merespon berbagai keluhan wisatawan atas tingginya harga makanan di kuliner yang berlokasi di Kampung Ujung, Labuan Bajo.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Pada 1 Februari kami bersama kasie trantib dan anggota langsung menemui pelaku usaha kuliner di lokasi yang dikeluhkan wisatawan tersebut dan beri teguran keras,&#8221; tegas Ancik Gampur ditemui di ruangan kerjanya, Selasa (8/2/2022).</p>
<p style="text-align: justify;">Selain teguran keras, kata Ancik, kepada mereka juga diberikan sosialisasi dan pemahaman bagaimana seharusnya memberikan pelayanan yang prima bagi wisatawan.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Wajah Kota Labuan Bajo saat ini yang disematkan oleh Presiden Jokowi sebagai lokasi wisata Super Premium harus dijaga dan dirawat bersama, baik pelaku wisata maupun pemerintah,&#8221; ungkapnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena itu, kata Ancik, sudah seyogyanya antara pemerintah maupun semua pelaku pariwisata harus memberikan kesan baik melalui pelayanan yang baik bagi para tamu sesuai tupoksi masing-masing.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa hari sebelumnya, Ayu (25) seorang wisatawan asal Jakarta mengeluhkan tingginya harga makanan di kuliner tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Waktu itu, jumlah kita hanya 7 orang. Kita pesan ikan kuah dan bakar hanya 4 ekor. Pas bayar kok harga Rp 1 juta lebih ya?” kesal Ayu kepada media.</p>
<p style="text-align: justify;">Ayu mengaku jengkel dengan mahalnya harga makanan di Labuan Bajo yang sangat fantastis.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain harga tinggi, salah satu pemandu wisata Leo (35), juga mengaku kesal dengan pelayanan pihak pelaku usaha kuliner tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Leo mengaku, antara jumlah orang yang makan dan jumlah orang yang ada di tagihan kadang berbeda.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Saat itu saya bawa tamu sejumlah 9 orang dan yang makan hanya 8 orang. Tetapi di nota kok jumlah yang makan berjumlah 9 orang?”  kata Leo.</p>
<p style="text-align: justify;">Padahal saat itu, Leo selaku sopir tidak makan. Namun di bill pembayaran tertera tulisan tagihan makan sang sopir sebanyak Rp 150 ribu.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena itu dirinya meminta pihak otoritas untuk memperhatikan hal itu agar citra pariwisata di Labuan Bajo tetap terjaga dengan baik. (<strong>obe</strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/ekonomi-dan-bisnis/harga-mahal-pelaku-kuliner-labuan-bajo-dapat-teguran-keras/">Harga Mahal, Pelaku Kuliner Labuan Bajo Dapat Teguran Keras</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
