<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mgr Gabriel Manek SVD &#8211; Kabar NTT</title>
	<atom:link href="https://kabarntt.id/tag/mgr-gabriel-manek-svd/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<description>Kompeten, Kritis, Kredibel</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 Apr 2023 11:41:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-icon-situs-e1738830134956-32x32.png</url>
	<title>Mgr Gabriel Manek SVD &#8211; Kabar NTT</title>
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Melki Laka Lena Dorong Pemkab Belu Gelar Festival Tahunan</title>
		<link>https://kabarntt.id/flobamorata/melki-laka-lena-dorong-pemkab-belu-gelar-festival-tahunan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Apr 2023 11:41:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Flobamorata]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Emanuel Melkiades Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi IX DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Mgr Gabriel Manek SVD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=21211</guid>

					<description><![CDATA[<p>ATAMBUA kabarntt.id-&#8211;Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena, mendorong Pemerintah Kabupaten Belu&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/flobamorata/melki-laka-lena-dorong-pemkab-belu-gelar-festival-tahunan/">Melki Laka Lena Dorong Pemkab Belu Gelar Festival Tahunan</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ATAMBUA kabarntt.id-</strong>&#8211;Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena, mendorong Pemerintah Kabupaten Belu agar melakukan festival tahunan untuk mengenang tempat bersejarah Kampung Lahurus yang terletak di Desa Fatulotu dan menjadi Ibukota Kecamatan Lasiolat.</p>
<p>Dorongan ini disampaikan politisi Gokar yang akrab disapa Melki Laka Lena saat melakukan kegiatan Sosialisasi Pelatihan Vokasi dan Pemagangan bersama Mitra Kemnaker RI di Lahurus, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (30/4/2023).</p>
<p>Menurut Melki Laka Lena, Lahurus merupakan tempat bersejarah bagi masyarakat NTT. Pasalnya, Lahurus merupakan salah satu pusat misi Katolik terpenting di Pulau Timor dan sekitarnya pada abad ke-19.</p>
<p>Dari Lahurus juga tampil imam pertama Gereja Katolik Nusa Tenggara dan juga Uskup Pertama Indonesia Timur, yakni Mgr. Gabriel Manek, SVD. Tak hanya itu, di tempat ini pula terdapat sumber air yang berlimpah.</p>
<p>&#8220;Misalkan kita gunakan tanggal lahir Mgr. Gabriel Manek sebagai patokan untuk tanggal festival tahunan, karena di tempat ini tersimpan sejarah Katolik. Di Larantuka ada Festival Bale Nagi, kenapa Lahurus tidak bisa?&#8221; kata Melki Laka Lena.</p>
<p>Ketua Golkar NTT  ini mengaku siap membantu Lahurus untuk menyukseskan rencana besar ini.</p>
<p>“Kita siapkan konsep yang matang dan libatkan semua orang, lalu dieksekusi di tahun ini. Kita siap kerjakan festival ini pada tahun ini. Saya siap bantu dengan kapasitas saya,&#8221; ujar Melki Laka Lena.</p>
<p>Dalam acara ini, Melki Laka Lana menceritakan pengalamannya saat mengunjungi Malaysia sebelum menjadi anggota DPR RI. Dalam kunjungan ini ia menemui banyak sekali warga NTT yang masuk ke Malaysia secara ilegal.</p>
<p>&#8220;Saya sebelum menjadi DPR RI pernah berkeliling di Malaysia dengan isteri dan anak saya. Saat itu masa Paskah, saat kami ke gereja di Kamis Putih dan Jumat Agung kami tidak bertemu dengan orang Indonesia. Kami memutuskan gereja hari Minggu, kami mencari gereja yang saat perayaan misa menggunakan bahasa Melayu. Di gereja itu terdapat sekitar 3.000-an umat, dan di situ kami bertemu sekitar 2/3 orang Indonesia yang notabenenya orang NTT yang juga merupakan warga Kabupaten Belu. Lalu mereka menyampaikan kepada saya dengan gaya bahasanya mereka bahwa kami di sini 90% ilegal,&#8221; tutur Melki Laka Lena.</p>
<p>Untuk itu, kata Melki, program pelatihan vokasi dan pemagangan yang dilaksanakan pemerintah merupakan upaya agar setiap warga negara bekerja ke luar negeri harus mempersiapkan diri secara baik dan sesuai prosedur.</p>
<p>&#8220;Sehingga saat ini kami dengan Kemenaker melakukan program pelatihan vokasi dan pemagangan ini. Masyarakat yang mau keluar negeri tidak ada yang melarang. Yang kita larang adalah di saat orang yang mau keluar negeri itu tanpa persiapan diri yang baik atau tidak sesuai prosedur. Di Kemenaker ini banyak program pelatihan vokasi. Ini yang dipakai oleh kita untuk bekereja di luar negeri. Misalkan ada yang mau bekerja di bidang industri, maka mereka harus terlebih dahulu mengikuti pelatihan ini,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Melki juga menjelaskan, saat ini pemerintah sedang membuka program pelatihan atau pemagangan ke Negara Jepang bagi SDM Indonesia yang ingin bekerja sebagai perawat lansia (<em>caregiver</em>) di Jepang.</p>
<p>&#8220;BP2MI saat ini sedang membuka kesempatan hingga bulan Juni bagi anak-anak NTT yang berprofesi sebagi perawat untuk magang di Jepang. Melalui pelatihan ini, anak-anak NTT bisa bekerja di Jepang, Arab Saudi, dan Kuwait,&#8221; jelas Melki Laka Lena. (<strong>go</strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/flobamorata/melki-laka-lena-dorong-pemkab-belu-gelar-festival-tahunan/">Melki Laka Lena Dorong Pemkab Belu Gelar Festival Tahunan</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Larantuka Punya Jasad Uskupnya Yang Masih Utuh</title>
		<link>https://kabarntt.id/berita/larantuka-punya-jasad-uskupnya-yang-masih-utuh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Apr 2023 03:15:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Mgr Gabriel Manek SVD]]></category>
		<category><![CDATA[Semana Santa 2023]]></category>
		<category><![CDATA[Semana Santa Larantuka]]></category>
		<category><![CDATA[Uskup Gabriel Manek]]></category>
		<category><![CDATA[Uskup Manek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=21018</guid>

					<description><![CDATA[<p>LARANTUKA KABARNTT.CO&#8212;Semana Santa Larantuka 2023 dibuka kembali. Covid-19 yang mewabah di seluruh dunia mengakibatkan prosesi&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/larantuka-punya-jasad-uskupnya-yang-masih-utuh/">Larantuka Punya Jasad Uskupnya Yang Masih Utuh</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><b>LARANTUKA KABARNTT.C</b></strong><strong><b>O</b></strong>&#8212;Semana Santa Larantuka 2023 dibuka kembali. Covid-19 yang mewabah di seluruh dunia mengakibatkan prosesi paling kolosal di muka bumi ini ditutup. Tiga tahun ditutup.</p>
<p>Tak ayal, ketika dibuka kembali tahun ini, sontak saja Larantuka jadi ramai. Ramai dengan pendatang yang berziarah. Ramai dengan warga Larantuka dan sekitarnya yang <em><i>bale nagi</i></em> meminta benza ema.  Benza Bunda Maria.</p>
<p>Saban tahun, rangkaian acara  Semana Santa selalu menyedot para peziarah yang haus iman untuk mengasah kembali imannya. Imannya akan Tuhan, imannya akan Tuhan Tersalib yang dirayakan dalam prosesi akbar bersama Bunda Maria. Ratu Larantuka pada Hari Jumat Agung saban tahun.</p>
<p>Tetapi Larantuka juga punya obyek ziarah rohani yang tak kalah menarik dan patut dikunjungi. Yakni  jasad mendiang Mgr. Gabriel Manek, SVD, uskup pertama Larantuka.</p>
<p>Uskup Manek, begitu sapaan umat Katolik Larantuka. Uskup Manek sangat dicintai umatnya. Karya-karya untuk umat Larantuka luar biasa. Salah satu yang paling bernilai adalah mendirikan tarekat religius suster-suster Putri Reinha Rosari. Disingkat PRR.</p>
<figure id="attachment_21020" aria-describedby="caption-attachment-21020" style="width: 1062px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-21020" src="https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2023/04/flotim_manek2.jpeg" alt="flotim manek2" width="1062" height="720" title="Larantuka Punya Jasad Uskupnya Yang Masih Utuh 1" srcset="https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2023/04/flotim_manek2.jpeg 650w, https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2023/04/flotim_manek2-768x521.jpeg 768w" sizes="(max-width: 1062px) 100vw, 1062px" /><figcaption id="caption-attachment-21020" class="wp-caption-text">Kapela di Biara PRR tempat jasad Mgr. Gabriel Manek, SVD disemayamkan</figcaption></figure>
<p>Setelah mengundurkan diri sebagai uskup, Uskup Manek melalui hari-hari hidupnya di Amerika Serikat. Lama di Amerika Serikat, Uskup Manek meninggal dunia pada 30 November 1989. Jasadnya dimakamkan di Techny, Amerika Serikat pada 5 Desember 1989.</p>
<p>Para suster PRR ingin mengambil jasad pendirinya untuk dibawa ke Larantuka. Berbagai upaya dilakukan. Dan akhirnya pada 14 April 2007, peti Uskup Manek diangkat dari liang lahat.</p>
<p>Yang mengejutkan adalah meski sudah 17 tahun dikubur, peti dan jasadnya masih utuh, padahal tidak diawetkan ketika meninggal dunia.  Ini mujizat. Umat Larantuka meyakini ini.</p>
<p>Jenazahnya tiba di Kupang pada 18 April 2007.  Sempat disemayamkan di Kupang, jasadnya kemudian dibawa ke Atambua, tanah kelahirannya. Lalu pada 25 April, 2007 bertepatan dengan peringatan HUT  Tahbisan Uskupnya ke-56, jenazah Uskup Manek disemayamkan di Biara PRR Lebao, Larantuka dalam peti kaca.</p>
<p>Dengan demikian, siapa saja yang berkunjung dan hendak berdoa di kapela ini bisa melihat jasad Uskup Manek dalam kaca. Raganya tetap utuh. Pakaian uskupnya juga tetap utuh.</p>
<p>Sebagai uskup pertama Larantuka, Mgr. Manek  beliau dekat di hati umatnya di Larantuka. Dia sungguh dicintai umatnya di Larantuka. Mereka mencintainya karena kesederhanaan dan perhatiannya terhadap orang kecil.</p>
<p>Kapela tempat Uskup Manek disemayamkan selalu ramai dikunjungi umat.</p>
<p>&#8220;Sejak kapela ini kita semayamkan Bapak Uskup Gabriel Manek, orang dari seluruh penjuru datang untuk berdoa. Dengan adanya kapela ini juga membangun spirit rohani umat Katolik karena keberadaan Alm. Bapak Uskup dengan riwayat  hidupnya yang sangat kuat dengan doa dan kecintaannya kepada Bunda Maria hingga mendirikan Konggregasi Biarawati PRR,&#8221; tutur Sr. Maria Simprosa, PRR, kepada <em><i>kabarntt.id</i></em>, Kamis (6/4/2023).</p>
<p>Para peziarah belum lengkap ke Larantuka kalau belum mampir di Kapela Susteran PRR Lebao. (<strong><b>ama boro</b></strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/larantuka-punya-jasad-uskupnya-yang-masih-utuh/">Larantuka Punya Jasad Uskupnya Yang Masih Utuh</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
