<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Minyak goreng langka di Kupang &#8211; Kabar NTT</title>
	<atom:link href="https://kabarntt.id/tag/minyak-goreng-langka-di-kupang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<description>Kompeten, Kritis, Kredibel</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Mar 2022 09:23:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-icon-situs-e1738830134956-32x32.png</url>
	<title>Minyak goreng langka di Kupang &#8211; Kabar NTT</title>
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Migor Langka, DPRD Kota Kupang Minta Pemerintah Jangan Kalah Dengan Mafia</title>
		<link>https://kabarntt.id/berita/migor-langka-dprd-kota-kupang-minta-pemerintah-jangan-kalah-dengan-mafia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Mar 2022 09:23:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Golkar Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Minyak goreng langka di Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=14483</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG kabarntt.id&#8212;Menyusul kelangkaan minyak goreng (Migor) di Kota Kupang saat ini, DPRD Kota Kupang meminta&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/migor-langka-dprd-kota-kupang-minta-pemerintah-jangan-kalah-dengan-mafia/">Migor Langka, DPRD Kota Kupang Minta Pemerintah Jangan Kalah Dengan Mafia</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>KUPANG kabarntt.id</strong>&#8212;Menyusul kelangkaan minyak goreng (Migor) di Kota Kupang saat ini, DPRD Kota Kupang meminta pemerintah jangan kalah dengan mafia.</p>
<p style="text-align: justify;">Sampai saat ini minyak goreng masih sangat langka di Kota Kupang. Banyak pedagang eceran mengeluhkan kelangkaan tersebut. Mereka hanya mendapatkan jatah 2 dos minyak goreng dalam sebulan akibat stok sangat terbatas.</p>
<p style="text-align: justify;">Bukan hanya di tingkat pedagang eceran, di beberapa swalayan seperti Alfamart, Hypermart dan juga toko-toko di Kota Kupang tidak terlihat minyak goreng merek apa pun.</p>
<p style="text-align: justify;">Anggota DPRD Kota Kupang, Zeto Ratuarat, dihubungi melalui telepon, Selasa (22/3/2022), meminta Pemerintah Kota Kupang agar segera mengatasi masalah ini. Warga jangan menderita terlalu lama akibat  kelangkaan minyak goreng tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Pemerintah harus bertindak, jangan sampai yang bertindak itu mafia-mafia minyak goreng. Harganya sudah normal, masa minyak goreng masih ditahan lagi? Tolong dinas terkait menangani ini dengan baik, sehingga tidak terkesan hal ini diabaikan oleh pemerintah. Kasian kan masyarakat?&#8221; tegas Zeto.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut anggota Komisi II DPRD Kota Kupang ini, seharusnya minyak goreng tidak langka dengan satu harga yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Karena itu disubsidi, ada kerja sama dengan distributor.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Satu harga yang ditetapkan pemerintah kemarin yakni Menteri Perekonomian kan sudah dicabut, dan sekarang harga minyak goreng sudah normal lagi. Kenapa masih langka? Ini yang perlu kita cari masalahnya di mana? Apakah memang sengaja ditimbun atau tidak?” kata Zeto,</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau ada mafia yang bermain, kata wakil rakyat dari Golkar ini, pemerintah mesti sigap bertindak.</p>
<p style="text-align: justify;">“Jika ada mafia kita harus berantas, jangan tunggu sampai masyarakat menderita. Ataukah memang stok minyak goreng tidak ada di Kota Kupang? Pemerintah harus berkoordinasi dengan distributor agar menyiapkan stok minyak goreng sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sehingga masyarakat tidak perlu mengeluh,&#8221; serunya.</p>
<p style="text-align: justify;">Zeto menghimbau pemerintah agar peka terhadap kebutuhan masyarakat. “Jangan sampai ini berlarut-larut dan menjadi masalah ekonomi yang meluas di daerah lainnya. Harus segera mencari solusi yang baik,” tegasnya. (<strong>np</strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/migor-langka-dprd-kota-kupang-minta-pemerintah-jangan-kalah-dengan-mafia/">Migor Langka, DPRD Kota Kupang Minta Pemerintah Jangan Kalah Dengan Mafia</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Minyak Goreng Langka, Inche Sayuna Duga Ada  Agenda Global</title>
		<link>https://kabarntt.id/berita/minyak-goreng-langka-inche-sayuna-duga-ada-agenda-global/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Mar 2022 03:43:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Golkar NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Inche Sayuna]]></category>
		<category><![CDATA[Minyak goreng]]></category>
		<category><![CDATA[Minyak goreng langka di Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=14480</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG kabarntt.id&#8212;Kelangkaan minyak goreng belakangan ini tidak cuma memusingkan konsumen, terutama para ibu rumah tangga. &#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/minyak-goreng-langka-inche-sayuna-duga-ada-agenda-global/">Minyak Goreng Langka, Inche Sayuna Duga Ada  Agenda Global</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>KUPANG kabarntt.id</strong>&#8212;Kelangkaan minyak goreng belakangan ini tidak cuma memusingkan konsumen, terutama para ibu rumah tangga.  Kelangkaan kebutuhan vital di dapur ini juga menggedor nurani  Wakil Ketua DPRD NTT,  Dr. Inche D.P Sayuna, S.H, M.Hum, M.KN yang kemudian melakukan analisis.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepada <em>kabarntt.id</em>, Selasa (22/3/2022),   Inche melihat lebih jauh mengapa minyak goreng bisa langka di pasaran.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya,  kelangkaan minyak goreng terjadi merasa di seluruh Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">“Terus terang saya pribadi pun merasa bingung.  Kalau kita ikuti berita di TV, kebutuhan bahan baku minyak goreng dalam negeri hanya sekitar 10 persen dari total produksi CPO nasional yang mencapai di atas 49 juta ton per tahun. Kita hanya butuh sedikit di atas 5 juta ton per tahun untuk minyak goreng, tetapi pasokan minyak tetap tidak bisa terpenuhi. Produsen sawit domestik dan PMA mengeluh dengan bahan baku.  Menurut saya, ini aneh dan ada yang tidak beres,” beber Inche.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekretaris Golkar NTT ini berpendapat dugaan penimbunan seperti yang diperlihatkan oleh aparat kepolisian dengan penggerebekan di basis 212 juga tidak terlalu kuat memastikan kelangkaan itu.</p>
<p style="text-align: justify;">“Menurut saya, itu hanya toko kelontong saja,” tegas wakil rakyat dari Dapil NTT  8 (Timor Tengah Selatan) ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Inche justru melihat kelangkaan minyak goreng ini dengan cara pandang berbeda.</p>
<p style="text-align: justify;">“Dari berita yang kita baca dan dengar jika dilihat dari struktur industrinya, maka dari sekitar 400 pabrik minyak goreng yang ada  hampir 51 persen dari total produksi dikuasai oleh hanya 4 sampai 5 perusahaan. Artinya, sebenarnya mudah sekali untuk mengetahui sebaran hasil produksi minyak goreng dari pabrik-pabrik itu,” kata perempuan enerjik yang terkenal kritis di DPRD NTT ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Inche menduga ada agenda global yang bermain hingga minyak goreng langka di pasaran.</p>
<p style="text-align: justify;">“Menurut saya, ada sebuah agenda global yang terstruktur. Setelah badai covid mereda, muncul perang Ukraina. Sekarang kelangkaan minyak goreng. Saya benar-benar bingung. Ini strategi perang para ekonom.  Kami orang hukum hanya bisa menjadi penonton,” tandasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam kasus kelangkaan minyak goreng ini, Inche melihat peran pemerintah sangat lemah dalam penindakan untuk mengendalikan harga.</p>
<p style="text-align: justify;">“Saya lihat semua perusahaan  besar industri minyak goreng kompak menaikkan harga secara bersama-sama walaupun mereka masing-masing memiliki kebun sawit sendiri. Sangat kuat dugaan telah terjadi kartel dalam kenaikan harga komoditas minyak goreng,” urainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan kenyataan seperti itu, Inche sangat setuju  dan mendukung penuh upaya Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk mengambil langkah hukum dan membawa masalah harga dan ketersediaan minyak goreng ke ranah hukum. “Termasuk terkait indikasi kartel dalam kenaikan harga minyak goreng,” tegasnya. (<strong>den</strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/minyak-goreng-langka-inche-sayuna-duga-ada-agenda-global/">Minyak Goreng Langka, Inche Sayuna Duga Ada  Agenda Global</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sudah Mahal, Susah Dapat Lagi Minyak Goreng di Kupang</title>
		<link>https://kabarntt.id/ekonomi-dan-bisnis/sudah-mahal-susah-dapat-lagi-minyak-goreng-di-kupang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Mar 2022 09:04:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekobis]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Minyak Goreng]]></category>
		<category><![CDATA[Mall Ramayana Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[minyak goreng di kota kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Minyak goreng langka di Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=14447</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG kabarntt.id&#8212;Sudah sejak sebulan lalu minyak goreng di Kota Kupang mengalami kelangkaan.  Para konsumen meradang&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/ekonomi-dan-bisnis/sudah-mahal-susah-dapat-lagi-minyak-goreng-di-kupang/">Sudah Mahal, Susah Dapat Lagi Minyak Goreng di Kupang</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>KUPANG kabarntt.id</strong>&#8212;Sudah sejak sebulan lalu minyak goreng di Kota Kupang mengalami kelangkaan.  Para konsumen meradang akibat ketiadaan minyak goreng kemasan. Banyak yang beralih mencari minyak kelapa.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari hasil pantauan media ini, Senin (21/3/2022),  ketersediaan minyak goreng di beberapa swalayan di Kota Kupang, seperti Alfamart, Hypermart dan beberapa toko di Kota Kupang sudah hampir 2 bulan terakhir ini tidak tersedia.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak heran, banyak ibu rumah tangga sangat mengeluhkan kondisi tersebut. Mereka  meminta pemerintah agar memprioritaskan ketersediaan minyak goreng di pasar.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa Alfamart di Kota Kupang, sudah hampir 2 bulan ini tidak ada minyak goreng. Pengelolanya mengakui belum ada pengiriman dari luar.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara di Hypermart Lippo Plaza Kupang, hanya ada minyak goreng merek harumas dengan harga per liter Rp. 29.500.</p>
<p style="text-align: justify;">Di Mall Ramayana Kupang, tersedia beberapa merek minyak goreng dengan kemasan 2 liter dan ada juga kemasan 1 liter, namun terbatas. Seperti merek filma dengan harga Rp 51. 500, merek sunco 47.900. Merek sovia 53.700, merek harumas Rp 29.900 dan merek fortune 53.900.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa ibu-ibu yang ramai-ramai mencari minyak goreng di Hypermart Lippo Plaza Kupang, mengakui sangat susah mencari minyak goreng di Kota Kupang.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Merek apapun tidak ada ya, kami sudah cari di mana-mana, namun memang tidak ada, kita pulang dan buat minyak kelapa sudah,&#8221; kata mereka ramai-ramai.</p>
<p style="text-align: justify;">Manager Ramayana Mall Kupang, Robby Kase, Senin (21/3/2021), di tempat kerjanya, menjelaskan jika minyak goreng di Ramayana masih tersedia namun sangat terbatas. Pihaknya tetap akan menyediakan minyak goreng dengan harga yang normal.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Stok minyak goreng masih ada, tapi memang sangat terbatas. Stok kami masih mampu tersedia sampai akhir bulan ini, dan kami tetap berusaha agar masyarakat mendapatkan minyak goreng di Ramayana,&#8221; serunya.</p>
<p style="text-align: justify;">Robby Kase yang juga merupakan Ketua Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (APRINDO) Provinsi NTT, juga  membenarkan bahwa minyak goreng di semua swalayan di Kota Kupang hampir tidak tersedia karena stok tidak ada.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Memang minyak goreng agak susah akhir-akhir ini, tapi kami lagi <em>repeat order</em> dan beberapa hari lagi akan tersedia secara normal di lapangan, dan kami berusaha agar tidak terjadi kelangkaan ya, karena ini ada bahan pokok yang vital bagi masyarakat, apalagi ibu-ibu di dapur,&#8221; imbuhnya. (<strong>np</strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/ekonomi-dan-bisnis/sudah-mahal-susah-dapat-lagi-minyak-goreng-di-kupang/">Sudah Mahal, Susah Dapat Lagi Minyak Goreng di Kupang</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
