<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Plan Internasional &#8211; Kabar NTT</title>
	<atom:link href="https://kabarntt.id/tag/plan-internasional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<description>Kompeten, Kritis, Kredibel</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Jul 2024 04:26:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-icon-situs-e1738830134956-32x32.png</url>
	<title>Plan Internasional &#8211; Kabar NTT</title>
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemkot Kupang Apresiasi PLAN Indonesia Gelar Workshop Diseminasi Dokumen RPAM</title>
		<link>https://kabarntt.id/berita/pemkot-kupang-apresiasi-plan-indonesia-gelar-workshop-diseminasi-dokumen-rpam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jul 2024 04:26:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Penjabat Wali Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Plan Internasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=24333</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG kabarntt.id&#8212;Pemerintah Kota Kupang (Pemkot) Kupang memberikan apresiasi kepada Yayasan Plan Internasional Indonesia yang  menggelar &#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/pemkot-kupang-apresiasi-plan-indonesia-gelar-workshop-diseminasi-dokumen-rpam/">Pemkot Kupang Apresiasi PLAN Indonesia Gelar Workshop Diseminasi Dokumen RPAM</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG kabarntt.id</strong>&#8212;Pemerintah Kota Kupang (Pemkot) Kupang memberikan apresiasi kepada Yayasan Plan Internasional Indonesia yang  menggelar  Workshop Diseminasi Dokumen Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM) Kota Kupang, bertempat di Aula Hotel Sotis, Kupang,  Senin (1/7/2024).</p>
<p>Workshop itu dibuka Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kupang, Djidja Kadiwanu, S.E., mewakili Penjabat Wali Kota Kupang. Workshop dilaksanakan selama 2 hari terhitung, Senin- Selasa  (1-2/7/2024).</p>
<p>Acara ini dihadiri oleh pimpinan Yayasan Plan Internasional Indonesia yang diwakili Semuel Niap, Area Program Manager, Master of Trainer RPAM Kementerian PUPR, Dra. Nangis Setari, M.M., Ketua Tim Kelembagaan dan Kemitraan Kementerian PUPR, Juliana Lestari, para narasumber yang hadir secara daring, Kepala BPPW NTT, Kepala UPT KPH Kota Kupang, Pokja AMPL, Direktur Bank Sampah Mutiara Timor, para Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Kota Kupang, Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, para peserta dari kelurahan, pendamping, persani, YPII, tim STBM dan sektor swasta.</p>
<p>Kepala Bappeda Kota Kupang, Djidja Kadiwanu, saat membacakan sambutan Wali Kota Kupang menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas diselenggarakannya kegiatan workshop diseminasi RPAM Kota Kupang.</p>
<p>Dikatakannya, Kota Kupang menghadapi tantangan besar dalam penyediaan air minum yang aman dan berkelanjutan. Oleh karena itu, dokumen RPAM yang telah disusun merupakan langkah strategis dalam memastikan pasokan air minum di Kota Kupang tahan terhadap perubahan iklim dan mampu memenuhi kebutuhan seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/pemkot-kupang-apresiasi-plan-indonesia-gelar-workshop-diseminasi-dokumen-rpam/">Pemkot Kupang Apresiasi PLAN Indonesia Gelar Workshop Diseminasi Dokumen RPAM</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Kupang-Plan Luncurkan Kampanye STBM-GESI Berketahanan Iklim</title>
		<link>https://kabarntt.id/humaniora/pemkot-kupang-plan-luncurkan-kampanye-stbm-gesi-berketahanan-iklim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Mar 2023 12:35:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<category><![CDATA[George Hadjoh]]></category>
		<category><![CDATA[Penjabat Wali Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Plan Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Plan Internasional Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[STBM]]></category>
		<category><![CDATA[STBM-GESI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=20949</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA KUPANG kabarntt.id&#8212;Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) bersama Pemerintah Kota Kupang dan Pemerintah Kabupaten&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/pemkot-kupang-plan-luncurkan-kampanye-stbm-gesi-berketahanan-iklim/">Pemkot Kupang-Plan Luncurkan Kampanye STBM-GESI Berketahanan Iklim</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><b>KOTA KUPANG kabarntt.id</b></strong>&#8212;Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) bersama Pemerintah Kota Kupang dan Pemerintah Kabupaten Manggarai meluncurkan kampanye kolaboratif bertajuk “STBM-GESI Yang Berketahanan Iklim” di Kota Kupang, NTT, Selasa (28/3/2023).</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung di Hotel Kristal Kupang ini merupakan bagian dari <em><i>Water for Woman</i></em> (WfW), program Plan Indonesia yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kabupaten Manggarai sejak 2018.</p>
<p>Hadir dalam kegiatan tersebut, WASH Officer Direktorat Perumahan dan Kawasan Permukiman pada Bappenas, Nadia Sitompul, Project Manager Water for Woman, Novika Noerdiyanti, Sekda Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, SE, M.Si, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kupang, Ignasius R. Lega, SH, Ketua TP PKK Kota Kupang, Ny. Yohana A. Hermanus, Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai, Ny. Meldyanti Hagur Marcelina, Kepala Bapelitbangda Kabupaten Manggarai, Drs. Hilarius Jonta, M.Si, pimpinan perangkat daerah terkait, para camat se-Kota Kupang, serta sejumlah pemerhati lingkungan.</p>
<p>Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, SH, mengakui untuk mendorong pembangunan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) terkait Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial (GESI) STBM-GESI yang berketahanan iklim di Kota Kupang, pemerintah tidak dapat berjalan sendiri. Butuh dukungan dari semua pihak, seperti tokoh agama, pemuda, perguruan tinggi, termasuk <em><i>external agency</i></em> seperti Yayasan Plan Internasional Indonesia.</p>
<p>Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Kupang, Penjabat Wali Kota, George Hadjoh, menyampaikan terima kasih kepada Plan Indonesia yang sudah berkenan menjadikan Kota Kupang sebagai sasaran program ini.</p>
<p>George memastikan Pemkot Kupang berkomitmen mendorong pembangunan STBM-GESI yang berketahanan iklim yang sudah sukses di Kabupaten Manggarai tersebut dan siap berkolaborasi dengan semua elemen untuk mengedukasi masyarakat melakukan pemilahan sampah di tingkat rumah tangga untuk memitigasi dampak krisis iklim.</p>
<p>Samuel Apsalon Niap, Manajer Area Program Plan Indonesia, menjelaskan, setelah mengantarkan Kabupaten Manggarai mencapai 100% bebas BAB sembarangan, kini WfW masuk ke Kota Kupang dengan target pembentukan STBM-GESI yang berketahanan iklim.</p>
<p>Implementasi program ini akan dimulai dengan mendorong akselerasi pencapaian pilar 2 STBM di Kota Kupang, yaitu 100% fasilitas Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).</p>
<p>Perwakilan Ketua Pokja AMPL (Air Minum dan Penyehatan Lingkungan) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Taurussanty Padang, selaku Plh. Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappelitbangda Provinsi NTT, menyampaikan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi, yaitu sistem dan proporsi penganggaran pemerintah.</p>
<p>Menurut Taurussanty, proporsi penganggaran terkait dengan AMPL masih harus dikaji secara adil dan merata. Selain dukungan kebijakan dan anggaran, serangkaian strategi implementasi perlu diperhatikan guna menata arah kebijakan yang mampu menjembatani semua kepentingan, termasuk memperhatikan aspek-aspek GESI3, seperti terjaminnya keselamatan, kemudahan, kegunaan dan kemandirian bagi perempuan, anak, dan orang dengan disabilitas. (<strong><b>pkp</b></strong><strong><b>_ans</b></strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/pemkot-kupang-plan-luncurkan-kampanye-stbm-gesi-berketahanan-iklim/">Pemkot Kupang-Plan Luncurkan Kampanye STBM-GESI Berketahanan Iklim</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gelar Lokakarya, Pemkot Kupang dan Plan Internasional Bahas Limbah Infeksius</title>
		<link>https://kabarntt.id/flobamorata/gelar-lokakarya-pemkot-kupang-dan-plan-internasional-bahas-limbah-infeksius/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jun 2021 15:36:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Flobamorata]]></category>
		<category><![CDATA[Plan Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[sampah medis]]></category>
		<category><![CDATA[Walikota Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=8750</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG kabarntt.id&#8212;Tingginya angka penderita Covid-19 serta diterapkannya protokol kesehatan dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD)&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/flobamorata/gelar-lokakarya-pemkot-kupang-dan-plan-internasional-bahas-limbah-infeksius/">Gelar Lokakarya, Pemkot Kupang dan Plan Internasional Bahas Limbah Infeksius</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>KUPANG kabarntt.id</strong>&#8212;Tingginya angka penderita Covid-19 serta diterapkannya protokol kesehatan dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan minimnya tempat pembuangan sampah limbah medis bekas pakai APD Covid-19, meningkatkan jumlah sampah medis yang semakin menggunung di pelayanan kesehatan dan rumah tangga. Padahal, sampah infeksius berbahaya karena selain mencemari lingkungan, juga bisa menjadi sumber penyebaran penyakit dari patogen yang menempel.</p>
<p style="text-align: justify;">Guna mengatasi masalah tersebut, Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Kesehatah Kota Kupang bersama Jejaring AMPL dan Yayasan Plan Internasional Indonesia menyelenggarakan Lokakarya Penanganan Limbah Infeksius, Senin (7/6/2021), di Celebes Resto and Cafe.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan dibuka secara langsung oleh Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM., MH., dan dihadiri oleh Pimpinan Area Implementasi Manager Plan Internasional, James Balo, Wise Project Manager Plan Internasional Indonesia, Sabaruddin, para narasumber yang terdiri dari Sanitarian Ahli Madya pada Direktorat Kesehatan Lingkungan Kemenkes RI, Sofwan, ST., MT., Analis Data Prasarana Subdit Praja pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Agus Rahmat, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, Orson Genes Nawa, SH., serta Perwakilan Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia, John Takesan.</p>
<p style="text-align: justify;">Peserta kegiatan berasal dari Perwakilan Pokja AMPL, instansi maupun dinas terkait dalam lingkup Pemerintah Kota Kupang, RSUD W.Z. Johannes, RSUD SK. Lerik, TP PKK, camat serta lurah dari 15 kelurahan binaan Plan Internasional Indonesia. Ke-15 kelurahan tersebut antara lain Kelurahan Oesapa, Kelurahan Lasiana, Kelurahan Oesapa Barat, Kelurahan Pasir Panjang, Kelurahan Oeba, Kelurahan Airmata, Kelurahan Alak, Kelurahan Batuplat, Kelurahan Manulai II, Kelurahan Bakunase, Kelurahana Bakunase II, Kelurahan Airnona, Kelurahan Naimata, Kelurahan Bello dan Kelurahan Fatukoa.</p>
<p style="text-align: justify;">Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya lokakarya tersebut. Lokakarya terwujud atas inisiatif dan kerja sama antara Plan Indonesia melalui WISE Project atau WASH SDG’s for COVID-19 inclusive intervention for eastern Indonesia dengan jejaring Kelompok Kerja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (Pokja AMPL).</p>
<p style="text-align: justify;">Jefri berharap lokakarya akan dapat memetakan pembagian peran antarpemangku kepentingan di tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan mengenai pelaksanaan penanganan limbah infeksius di Kota Kupang.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, masyarakat dan tempat layanan kesehatan perlu diberikan edukasi dan informasi yang baik dan tepat dalam pengelolaan limbah medis tersebut, “Melalui lokakarya ini diharapkan dapat memberikan solusi yang relevan bagi persoalan yang kita hadapi saat ini,” ungkap Jefri.</p>
<p style="text-align: justify;">Sabaruddin selaku WISE Project Manager dari Plan Indonesia menyampaikan dalam pelatihan diharapkan agar para kader kesehatan dapat menjadi duta penyampai pesan kepada masyarakat dan juga di komunitasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, limbah infeksius berupa masker, sarung tangan, hazmat dan lainnya sering dijumpai pada tempat layanan kesehatan maupun rumah tangga. &#8220;Jenis sampah ini menjadi ancaman serius yang akan terus berlanjut bagi kita semua. Masker kain, masker scuba, masker medis N95, sarung tangan, hazmat, faceshield hingga jas hujan pengganti hazmat sekali pakai adalah jenis sampah infeksius yang sering muncul,&#8221; ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih lanjut Sabaruddin mengatakan, pihaknya berharap agar para kader yang mengikuti pelatihan ini dapat menyampaikan apa yang diperoleh dari lokakarya ini secara meluas kepada masyarakat setempat, sehingga sampah medis di tingkat rumah tangga juga dapat terkelola dengan baik.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, Pemerintah Kota Kupang perlu menerbitkan peraturan terkait pengelolaan sampah infeksius sebagai respons dari penambahan jumlah sampah infeksius akibat pandemik Covid-19.</p>
<p style="text-align: justify;">Dijelaskannya bahwa Plan Indonesia melalui Project WASH SDGs for COVID-19 Inclusive Intervention (WISE) mengajak semua lapisan masyarakat, mulai dari pemerintah kota sampai para kader di masyarakat untuk mampu berperan aktif dalam penanganan sampah infeksius. Pembukaan lokakarya ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama penanganan Limbah Infeksius di Kota Kupang. <strong>(pkp_chr/jm)</strong></p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/flobamorata/gelar-lokakarya-pemkot-kupang-dan-plan-internasional-bahas-limbah-infeksius/">Gelar Lokakarya, Pemkot Kupang dan Plan Internasional Bahas Limbah Infeksius</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
