<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rumah Sakit Penyanggah Perbatasan Betun &#8211; Kabar NTT</title>
	<atom:link href="https://kabarntt.id/tag/rumah-sakit-penyanggah-perbatasan-betun/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<description>Kompeten, Kritis, Kredibel</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Jul 2021 03:17:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-icon-situs-e1738830134956-32x32.png</url>
	<title>Rumah Sakit Penyanggah Perbatasan Betun &#8211; Kabar NTT</title>
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Keluarga Korban Covid Malaka Minta Ditracing</title>
		<link>https://kabarntt.id/flobamorata/keluarga-korban-covid-malaka-minta-ditracing/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2021 03:17:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Flobamorata]]></category>
		<category><![CDATA[Betun]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[jenazah covid diambil keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit Penyanggah Perbatasan Betun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=9695</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG kabarntt.id&#8212;Keluarga (Alm) Fr. Alfonsius Tae, HHK, yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 di Malaka&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/flobamorata/keluarga-korban-covid-malaka-minta-ditracing/">Keluarga Korban Covid Malaka Minta Ditracing</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>KUPANG kabarntt.id</strong>&#8212;Keluarga (Alm) Fr. Alfonsius Tae, HHK, yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 di Malaka meminta petugas kesehatan setempat melakukan <em>tracing</em> (penelusuran) terhadap seluruh anggota keluarga korban.</p>
<p style="text-align: justify;">Tracing terhadap anggota keluarga korban ini penting karena penguburan jenazah korban dilakukan oleh keluarga sendiri, bukan  oleh Satgas Covid-19  dengan mengikuti protokol Covid.</p>
<p style="text-align: justify;">Bruder Salomon, SVD, salah seorang anggota keluarga korban  mengharapkan  agar seluruh keluarga almarhum, terutama yang merawat korban sebelum meninggal dan terlibat dalam rangkaian acara penguburan ditracing.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kita takutkan keluarga yang lain juga terpapar. Karena itu perlu tracing, sampai sekarang belum juga ditracing,” kata Bruder Salomon, Kamis (22/7/2021).</p>
<p style="text-align: justify;">Bruder Salomon menjelaskan, Fr. Alfonsius Tae, HHK dibawa ke RSUPP Betun, Minggu (18/7/2021) karena sakit.  Pihak RSUPP segera melakukan tindakan medis dan mendapati Fr. Alfonsius positf Covid-19 dengan gejala berat.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena itu Fr. Alfonsius dimasukkan ke ruang isolasi setelah keluarga menyetujuinya. Setelah ditangani tim medis, ternyata tidak bisa tertolong, dan pada hari Senin (19/7/2021), dini hari sekitar pukul 02.00 Wita, Fr.Alfonsius meninggal  dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">Pihak RSUPP Betun menginformasikan kepada keluarga agar menyiapkan kuburan dan peti jenazah. Pada pukul 08.00 Wita tim pemulasaran jenazah sudah selesai melaksanakan tugasnya memandikan dan mempersiapkan  jenazah dengan protokol kesehatan, dan keluarga juga sudah membawa peti.</p>
<p style="text-align: justify;">Keluarga menunggu proses penguburan almarhum oleh petugas. Sampai pukul 13.00 Wita petugas belum juga menguburkan jenazah. Terlalu lama menunggu, keluarga dan pihak RSUPP Betun  mengambil keputusan untuk membawa sendiri jenazah almarhum yang nota bene korban Covid ke pekuburan keluarga.</p>
<p style="text-align: justify;">Bruder Salomon mengaku sempat mengontak Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, mengadukan kasus ini. Bupati Malaka, kata Bruder Salomon, sudah menanyakan kasus ini ke Kepala Dinas Kesehatan Malaka.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari informasi yang didapatnya, kata Bruder Salomon, petugas pengubur jenazah tidak menjalankan tugasnya karena insentif mereka mengubur jenazah sebelumnya belum dibayar.</p>
<p style="text-align: justify;">Atas nama keluarga Bruder Salomon memberikan beberapa catatan.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertama, tim kesehatan (Dinkes dan RSUPP) telah melaksanakan tugas pelayanannya penuh dengan tanggung jawab dan pengorbanan yang luar biasa kepada almarhum Fr. Alfonsius.</p>
<p style="text-align: justify;">Kedua, tim-tim yang lain seperti Dinas PU, Dinas Sosial/tagana, Satpol PP/Perhubungan, ada kesan dari pihak keluarga belum melaksanakan tupoksinya sesuai dengan protkol kesehatan Covid-19.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketiga, belum ada koordinasi yang baik di antara tim-tim tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Keempat, bila ada pasien Covid-19 yang meninggal dunia lagi, jangan mengalami nasib yang sama seperti Fr. Alfonsius Tae, HHK almarhum.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekarang, kata Bruder Salomon, pihak keluarga menunggu petugas   untuk melakukan tracing guna memastikan apakah ada keluarga yang terpapar Covid-19 sehingg bisa diambil tindakan lebih cepat. (<strong>den</strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/flobamorata/keluarga-korban-covid-malaka-minta-ditracing/">Keluarga Korban Covid Malaka Minta Ditracing</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Malaka dan Keluarga Terima Vaksin</title>
		<link>https://kabarntt.id/flobamorata/bupati-malaka-dan-keluarga-terima-vaksin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2021 10:15:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Flobamorata]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Malaka Dr. Simon Nahak]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit Penyanggah Perbatasan Betun]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=9568</guid>

					<description><![CDATA[<p>BETUN kabarntt.id&#8212;Untuk menambah imun dan menjadi contoh untuk masyarakat, Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH,&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/flobamorata/bupati-malaka-dan-keluarga-terima-vaksin/">Bupati Malaka dan Keluarga Terima Vaksin</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>BETUN kabarntt.id</strong>&#8212;Untuk menambah imun dan menjadi contoh untuk masyarakat, Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH, bersama isterinya, Ny. drg. Maria Martina Nahak, M.Biomed, beserta keluarga menerima suntikan vaksin dari tim medis Rumah Sakit Penyangga Perbatasan (RSPP) Betun,  Kamis (15/7/2021) malam di Rumah Jabatan Bupati Malaka.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut keterangan yang didapat <em>kabarntt.id</em>, diketahui keluarga Bupati Simon  menerima vaksin jenis sinovac dari tim medis yang dipimpin Direktur RSPP Betun, dr. Sri Cahyo Carolina.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain Bupati  Simon  dan istri, sejumlah anggota keluarga dan staf di rumah jabatan juga menerima vaksin.</p>
<p style="text-align: justify;">Bupati Simon usai menerima vaksin mengatakan aman saja saat divaksin.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Yah, saya rasa biasa saja setelah divaksin. Karena itu saya menghimbau agar semua masyarakat Malaka jangan takut divaksin,&#8221; pinta Bupati Simon.(<strong>yos</strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/flobamorata/bupati-malaka-dan-keluarga-terima-vaksin/">Bupati Malaka dan Keluarga Terima Vaksin</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
