<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Uskup Denpasar &#8211; Kabar NTT</title>
	<atom:link href="https://kabarntt.id/tag/uskup-denpasar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<description>Kompeten, Kritis, Kredibel</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Oct 2023 14:12:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-icon-situs-e1738830134956-32x32.png</url>
	<title>Uskup Denpasar &#8211; Kabar NTT</title>
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kongres Wanita Katolik RI  Lahirkan Trio Pemimpin Baru</title>
		<link>https://kabarntt.id/humaniora/kongres-wanita-katolik-ri-lahirkan-trio-pemimpin-baru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Oct 2023 14:12:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<category><![CDATA[Kongres WKRI]]></category>
		<category><![CDATA[Uskup Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[WKRI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=22745</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA kabarntt.id&#8212;Tiga pemimpin baru Wanita Katolik RI (WKRI) dikukuhkan pada hari ini, Minggu (29/10/2023). Berlangsung&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/kongres-wanita-katolik-ri-lahirkan-trio-pemimpin-baru/">Kongres Wanita Katolik RI  Lahirkan Trio Pemimpin Baru</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA kabarntt.id</strong>&#8212;Tiga pemimpin baru Wanita Katolik RI (WKRI) dikukuhkan pada hari ini, Minggu (29/10/2023). Berlangsung tiga hari di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Kongres Wanita Katolik RI XXI berhasil memilih Elly Kusumawati Handoko (53 tahun), sebagai Ketua Presidium (Kapres) WKRI 2023-2028. Dia didampingi Lusia Willar (57  tahun)  sebagai Anggota  Presidium (Angpres)  dan Kho Wie Hong (54 tahun)  sebagai Anggota Presidum II.</p>
<p>Ketiga pemimpin kolektif-kolegial ini akan memandu organisasi massa (ormas) Katolik tertua dan terbesar di Indonesia memasuki 100 tahun WKRI yang jatuh pada Juni 2024.</p>
<p>“Ini momentum untuk bergerak bersama, melakukan perubahan bersama. Saya  mengajak seluruh Wanita Katolik menghadirkan transformasi signifikan bagi Gereja dan tanah air  &#8211; terutama di ambang satu abad WKRI,” ujar Elly sesaat setelah terpilih.</p>
<p>Sarjana hukum lulusan Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto ini meyakini selalu ada jalan untuk mengggerakkan perubahan.  “Kami akan bahu-membahu dalam kerja pemberdayaan ekonomi melalui usaha kecil – menengah,  pendidikan, kesehatan, lingkungan melalui tangan perempuan,” Elly menambahkan.</p>
<p>Jejak <em>leadership</em> Elly tercatat rapi selama 18 tahun: dua kali menjadi Ketua Presidium (Kapres) DPD WKRI Purwokerto, Elly masuk ke lingkar Dewan Pimpinan Pusat pada 2018,  menangani Bidang Kaderisasi.</p>
<p>Salah satu perubahan yang digagas Lusia Willar, Presidium I WKRI 2023 – 2028 adalah transformasi komunikasi dan pengembangan jejaring untuk memperkuat seluruh tatakelola Wanita Katolik RI – yang kini memiliki anggota hampir 100 ribu orang.</p>
<p>Dari ketiga pemimpin baru ini, Lusi satu-satunya “wajah lama” di pucuk kepemimpinan WKRI. Menjadi Angpres I  periode 2018 – 2023, dan kini terpilih kembali untuk  posisi yang sama. “Transparasi, keterbukaan, penguatan jejaring komunikasi pusat – daerah hingga ke cabang dan ranting organisasi amat perlu dibangun dengan konstruktif dan positif,” kata Lusi.</p>
<p>Master administrasi bisnis dari Pennsylvania State University, Amerika Serikat, yang pernah berkarya di tiga benua sebagai eksekutif multinasional  industri makanan jadi ini menekankan, betapa pun majunya digitalitasi komunikasi.</p>
<p>“Sentuhan personal kepada para pengurus dan anggota di berbagai wilayah tanah air, terutama di wilayah-wilayah yang jarang tersentuh selama ini, rasanya patut kami prioritaskan, “ Lusi menambahkan.</p>
<p>Anggota Presidium II, Kho Hwie Hong juga bukan wajah baru di Dewan Pimpinan Pusat WKRI.  Selama lima tahun terakhir, ibu dua putri ini adalah Wakil Sekretaris Jenderal. Alumna Universitas Katolik Atma Jaya Yogyakarta selama satu dekade lebih berkarya di WKRI Kelapa Gading  ke  lingkar Dewan Pengurus Pusat. Tugas di Kesekjenan membawa ibu dua puteri ini  ke banyak arena  koordinasi.</p>
<p>Dia giat menjadi jembatan penghubung pusat dan daerah agar garis komunikasi DPP – DPD – Cabang – Ranting tidak terputus dan makin bertumbuh di masa depan. Juga, memastikan hubungan Wanita Katolik RI  lintas-ormas dan lintas-kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan yang senafas perjuangan dengan Wanita Katolik RI. “Di sini penting sekali komunikasi berbasis asah-asih-asuh kami kedepankan. Ini fondasi WKRI, yang ditopang oleh semangat subsidiaritas dan solidaritas,” ujar Hong.</p>
<p>Ketiga pemimpin baru  ini bersepakat menggagas kerja 100 hari pertama  dengan beberapa agenda prioritas. Antara lain memaksimalkan kepemimpinan kolektif-kolegial dengan menggunakan elemen organisasi secara efektif. “Kami akan melakukan koordinasi dan konsolidasi rutin dengan para pimpinan daerah,” Elly menekankan.</p>
<p>Presidium baru ini juga menegaskan, hasil-hasil Kongres XXI dan turunannya akan segera disosialisasikan ke para pengurus daerah. “Ini perlu komunikasi terbuka, efektif, cepat, transparan,” Lusi dan Hong menambahkan.</p>
<p>Presidium Nasional WKRI  2023 – 2028 sadar mereka diberi amanah memandu organisasi raksasa ini menjelang dua momentum besar: 100 tahun WKRI pada Juni 2024, dan situasi panas politik nasional di ambang pemilu.</p>
<p>“Kami mohon semua saudara dan saudari menyokong kami dalam doa,” ujar Elly yang memberi pidato perdananya didampingi kedua kolega Presidium di panggung Ruang Krakatau, Hotel Mercure Ancol, Jakarta.</p>
<p>Uskup Denpasar Dr. Mgr, Silvester San memimpin Misa Penutupan dan Peneguhan Presidium WKRI  2023 – 2028. Sekretaris Eksekutif Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) RD Christian Siswantoko mendampingi Uskup Silvester bersama 12 orang imam dari berbagai  wilayah keuskupan Indonesia.</p>
<p>“Selamat bertugas kepada ketiga pemimpin baru dan terima kasih kepada para pemimpin demisioner. Semoga Wanita Katolik RI terus setia melayani Tuhan dan sesama,”ujarnya sebelum menutup perayaan misa.</p>
<p>Selama satu dekade terakhir, Presidium WKRI dipimpin Justina Rostiawati didampingi Lusia Willar dan Katarina Catri Erliana sebagai kolega presidium. Dan, Lies Budisantoso sebagai Sekretaris Jenderal.</p>
<p>Hampir 600 peserta Kongres dari seluruh Indonesia, tamu, serta  undangan memenuhi acara  penutupan Kongres XXI WKRI.</p>
<p>“Saya menemukan persaudaraan sejati di ruangan ini. Saya menitip kepada pemimpin baru terpilih agar selalu bekerja sama dan sama-sama bekerja dalam semangat kolektif-kolegial,” ujar Emiliana Ceunfin, Ketua Cabang Kupang DPD NTT.</p>
<p>Tepuk tangan meriah menyambut pesan yang mewakili seluruh pesertra Kongres. (<strong>*/humas  wkri</strong>)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/kongres-wanita-katolik-ri-lahirkan-trio-pemimpin-baru/">Kongres Wanita Katolik RI  Lahirkan Trio Pemimpin Baru</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>50 Tahun Wafatnya Mgr. Dr Paulus Antonius Sani Kleden, SVD</title>
		<link>https://kabarntt.id/opini/50-tahun-wafatnya-mgr-dr-paulus-antonius-sani-kleden-svd/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Nov 2022 10:41:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Keuskupan Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Mgr Dr Paulus Sani Kleden SVD]]></category>
		<category><![CDATA[Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero]]></category>
		<category><![CDATA[Uskup Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Uskup Sani Kleden SVD]]></category>
		<category><![CDATA[Waibalun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=18927</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Tony Kleden Meski bernilai sejarah, ini bukan tentang sejarah. Apalagi Sejarah Gereja. Tetapi tentang&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/50-tahun-wafatnya-mgr-dr-paulus-antonius-sani-kleden-svd/">50 Tahun Wafatnya Mgr. Dr Paulus Antonius Sani Kleden, SVD</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh Tony Kleden</strong></p>
<p>Meski bernilai sejarah, ini bukan tentang sejarah. Apalagi Sejarah Gereja. Tetapi tentang keluarga. Karena itu tulisan ini lebih banyak mengandung cerita nostalgia. Nostalgia dari seorang anak tentang sosok orang tuanya, (Alm) Mgr. Dr. Paulus Antonius Sani Kleden, SVD.</p>
<p>Tulisan sederhana dan sekenanya ini hadir terutama untuk mengenang 50 tahun kepergian Mgr. Dr Paulus Antonius Sani Kleden, SVD, tepat hari ini, 18 November 2022.  Berharap bisa menambah pemahaman, pengetahuan yang agak lengkap tentang sosok  ini.</p>
<p>Mgr. Dr. Paulus Antonius Sani Kleden, SVD lebih populer dengan panggilan Uskup Sani.  Uskup Sani adalah uskup pribumi pertama Pulau Flores, uskup pribumi kedua Nusa Tenggara setelah Mgr. Gabriel Manek, SVD. Juga  uskup pribumi keempat di Indonesia setelah Mgr. Albertus Soegijapranata, S.J (tahbisan uskup 1940),  Mgr. Gabriel Manek, SVD (1951) dan  Mgr. Adrianus Djajaseputra, SJ (1953).</p>
<p>Uskup Sani lahir di Waibalun, Flores Timur, 26 Juni 1924 dari pasangan Bapak Yosep Suban Kleden  dan Mama Maria Kemohun Kean. Bapak Yosep Suban Kleden seorang petani yang tidak bisa maksimal mengolah kebun karena sebelah kakinya cacat.</p>
<p>Uskup Sani sulung dari 4 bersaudara. Anak kedua namanya Petrus Sina Kleden, seorang tukang kayu yang bekerja di perbengkelan misi Larantuka.  Salah seorang anaknya adalah Pater Dr. Paulus Budi Kleden, SVD, yang saat ini menjadi Superior Genderal SVD yang berkedudukan di Roma, Italia.</p>
<p>Anak ketiga namanya Wilhelmus Lawe Kleden, yang tak lain adalah ayah saya.  Kalau Petrus Sina Kleden seorang tukang kayu yang telaten, maka Wilhelmus Lawe Kleden adalah seorang petani dan nelayan yang ulet. Siang di kebun malam di laut. Sesekali ‘merantau’ ke desa dan kampung di pedalaman Flores Timur membelah kayu bulat sebelum orang mengenal <em>chainsaw</em> (sensor).</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/50-tahun-wafatnya-mgr-dr-paulus-antonius-sani-kleden-svd/">50 Tahun Wafatnya Mgr. Dr Paulus Antonius Sani Kleden, SVD</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Uskup Denpasar dan Pemilik Alam Kul Kul Hibahkan Tanahnya</title>
		<link>https://kabarntt.id/destinasi/uskup-denpasar-dan-pemilik-alam-kul-kul-hibahkan-tanahnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Mar 2021 22:14:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Manggarai Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Edistasius Endi]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan Bajo]]></category>
		<category><![CDATA[Uskup Denpasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=6820</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO kabarntt.id&#8212;Guna mendukung industri pariwisata Labuan Bajo dan kemajuan Manggarai Barat (Mabar), Uskup Denpasar,&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/destinasi/uskup-denpasar-dan-pemilik-alam-kul-kul-hibahkan-tanahnya/">Uskup Denpasar dan Pemilik Alam Kul Kul Hibahkan Tanahnya</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO kabarntt.id</strong>&#8212;Guna mendukung industri pariwisata Labuan Bajo dan kemajuan Manggarai Barat (Mabar), Uskup Denpasar, Mgr Silvester San, merelakan tanahnya untuk kepentingan umum.</p>
<p>Tanah tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan umum di antaranya untuk pembangunan ruas jalan baru dalam Kota Labuan Bajo.</p>
<p>Selain Uskup Denpasar, pemilik Alam Kul Kul, Haji Feisol Hashim yang juga  sesepuh pariwisata, turut menyerahkan tanahnya untuk pembukaan ruas jalan tersebut.</p>
<p>&#8220;Untuk kepentingan rakyat banyak, tentu kami mendukung penuh,&#8221; kata Uskup Silvester San ketika menerima Bupati Edi Endi dan rombongan di Istana Keuskupan Denpasar, Jalan Tukad Balian Renon, Denpasar, Jumat (19/3/2021) malam.</p>
<p>Bupati Edi Endi bahkan harus terbang ke Bali bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kabupaten Mabar. Di antaranya Wakil Ketua DPRD Manggarai Barat, Marselinus Jeramun, Komandan Kodim 1612 Manggarai, Letkol Kav Ivan Alfa, S.Sos dan Kapolres Manggarai Barat, AKBP Bambang Hari Wibowo, SIK, M.Si.</p>
<p>Dukungan serupa juga diberikan pemilik Alam KulKul, Haji Feisol Hashim. Saat ditemui bupati dan rombongan di Hotel Alam Kul Kul Kuta, Bali, Sabtu (20/3/2021), pengusaha di bidang pariwisata kelahiran Malaysia itu bahkan sangat mengapresiasi niat baik Bupati Edi Endi memajukan pariwisata Manggarai Barat.</p>
<p>&#8220;Manggarai Barat memang harus dipimpin oleh figur visioner seperti Edi Endi,&#8221; katanya sumringah.</p>
<p>Ia juga menegaskan mendukung penuh program Bupati Edi Endi, termasuk pembukaan ruas jalan baru tersebut.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/destinasi/uskup-denpasar-dan-pemilik-alam-kul-kul-hibahkan-tanahnya/">Uskup Denpasar dan Pemilik Alam Kul Kul Hibahkan Tanahnya</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
