<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Vaksinasi &#8211; Kabar NTT</title>
	<atom:link href="https://kabarntt.id/tag/vaksinasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<description>Kompeten, Kritis, Kredibel</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Aug 2021 02:12:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-icon-situs-e1738830134956-32x32.png</url>
	<title>Vaksinasi &#8211; Kabar NTT</title>
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>DPRD Dorong Gencarkan Vaksinasi, Kasus Covid-19 di Sumba Timur Turun</title>
		<link>https://kabarntt.id/flobamorata/dprd-dorong-gencarkan-vaksinasi-kasus-covid-19-di-sumba-timur-turun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Aug 2021 02:12:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Flobamorata]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 Sumba Timur]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Sumba Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Golkar Sumba Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=10348</guid>

					<description><![CDATA[<p>WAINGAPU kabarntt.id&#8212;Kasus Covid-19 di Sumba Timur mulai menurun grafiknya. Keberhasilan ini sangat dipengaruhi gencarnya vaksinasi&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/flobamorata/dprd-dorong-gencarkan-vaksinasi-kasus-covid-19-di-sumba-timur-turun/">DPRD Dorong Gencarkan Vaksinasi, Kasus Covid-19 di Sumba Timur Turun</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>WAINGAPU kabarntt.id</strong>&#8212;Kasus Covid-19 di Sumba Timur mulai menurun grafiknya. Keberhasilan ini sangat dipengaruhi gencarnya vaksinasi yang diberlakukan di Sumba Timur.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketua Komisi C DPRD Sumba Timur, Ayub Tay Paranda, Selasa (24/8/2021), mengatakan kasus baru di Sumba Timur mulai menurun. Tingkat kesembuhan juga cukup signifikan setiap hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Ayub  mengatakan, kodisi ini diakibatkan oleh gencarnya vaksinasi yang dilakukan pemerintah secara masif di lapangan.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kita kan sudah ada 2 kecamatan yang sudah zona hijau, 5 kecamatan zona kuning, 4 kecamatan zona orange dan tinggal 11 kecamatan lagi yang masih merah. Dan kita harus gencar vaksinasi dan sosialisasi Prokes agar 11 kecamatan ini cepat berubah zona agar kita bisa longgar dan normal lagi,&#8221; tegas Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumba Timur ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari data di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur, hingga posisi Senin 23 Agustus 2021, tingkat kesembuhan mencapai 85,21 persen atau dalam 1 hari tingkat kesembuhan mencapai 101 orang.</p>
<p style="text-align: justify;">Total kasus di Kabupaten sumba Timur saat ini mencapai 5.110 dengan rincian: pasien aktif 647 kasus, pasien sembuh 4.354 kasus dan kasus meninggal mencapai 109 kasus.</p>
<p style="text-align: justify;">Ayub Paranda meyakini jika seluruh masyarakat Sumba Timur sadar akan penerapan prokes yang ketat dan berpartisipasi dalam vaksinasi, saling membantu serta saling mengingatkan akan pentingnya prokes dan bahaya Covid-19, maka Sumba Timur tidak lagi memperpanjang PPKM Level 4.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Saat ini kan kita masih menjadi kabupaten yang dinilai kasus Covid-19 yang tinggi oleh pemerintah pusat, sehingga kita masih dihimbau menerapkan PPKM Level 4 sampai dengan 6 September. Dan kita harus berbenah lebih baik lagi. Saya percaya dengan tingkat kesembuhan yang cukup siginfikan ini, kita tidak akan memperpanjang PPKM Level 4. Intinya kita sadar dan disiplin saja,&#8221; imbuhnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pihaknya juga berharap agar pembentukan Poskar Peduli Sesama di setiap wilayah di Sumba Timur menjadi dukungan kuat untuk membantu pemerintah dalam memutuskan rantai penyebaran Covid-19. (<strong>np</strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/flobamorata/dprd-dorong-gencarkan-vaksinasi-kasus-covid-19-di-sumba-timur-turun/">DPRD Dorong Gencarkan Vaksinasi, Kasus Covid-19 di Sumba Timur Turun</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Capaian Hampir 30 Persen, DPRD Sumba  Timur Dorong Gencarkan Vaksinasi</title>
		<link>https://kabarntt.id/flobamorata/capaian-hampir-30-persen-dprd-sumba-timur-dorong-gencarkan-vaksinasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Aug 2021 16:01:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Flobamorata]]></category>
		<category><![CDATA[Ali Umar Fadaq]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 Sumba Timur]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Sumba Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Golkar Sumba Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=10304</guid>

					<description><![CDATA[<p>WAINGAPU kabarntt.id&#8212;Sampai dengan saat ini vaksinasi di Kabupaten Sumba Timur sudah mencapai 30 persen dengan&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/flobamorata/capaian-hampir-30-persen-dprd-sumba-timur-dorong-gencarkan-vaksinasi/">Capaian Hampir 30 Persen, DPRD Sumba  Timur Dorong Gencarkan Vaksinasi</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>WAINGAPU kabarntt.id</strong>&#8212;Sampai dengan saat ini vaksinasi di Kabupaten Sumba Timur sudah mencapai 30 persen dengan target 174.123 orang.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Saat ini dosis I sudah mencapai 37.318 orang atau sekitar 21,43 persen, sedangkan dosis II sudah mencapai 15.047 orang atau sekitar 8,64 persen,&#8221;  kata Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur, Jonker Telnoni, dihubungi lewat panggilan telepon, Jumat  (20/8/2021).</p>
<p style="text-align: justify;">Jonker merincikan penerima vaksin kategori nakes untuk dosis I dan II hampir 200 persen, sedangkan untuk dosis ke III baru mencapai 75 orang atau 3,73 persen.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Saat ini kami tetap gencar melakukan vaksinasi secara masif dan kami tetap berharap bahwa distribusi vaksin bagi Kabupaten Sumba Timur agar tetap diprioritaskan mengingat kami adalah salah satu dari 3 kabupaten/kota yang memberlakukan PPKM Level IV dengan kasus yang cukup signifikan setiap hari,&#8221; kata Jonker.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara Ketua DPRD Sumba Timur, Ali Oemar Fadaq, mengatakan data vaksinasi di Sumba Timur sudah cukup baik, sudah 30 persen.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kita tetap mendorong pemerintah agar tetap gencar dan masif melakukan sosialisasi dan juga pelaksanaan vaksinasi untuk terbentuknya <em>herd immunity,</em> tidak ada jalan lain selain vaksinasi. Sehingga target di Desember mendatang dapat sedikit tercapai meskipun memang ada sedikit terkendala,&#8221; kata Ali.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Ketua Harian DPD  Golkar Sumba Timur itu, setelah Presiden Jokowi menyinggung NTT beberapa waktu lalu terkait kasus Covid-19 yang cukup signifikan, vaksinasi di NTT termasuk Sumba Timur mulai berjalan masif.</p>
<p style="text-align: justify;"> “Puji Tuhan karena presiden punya perhatian serius lagi ke NTT setelah kasus Covid-19 kita tinggi. Untungnya vaksinasi di wilayah Jawa sudah mulai tuntas, dan memang distribusi vaksin kepada NTT sudah mulai lancar. Semoga distribusi vaksin lancar di Sumba,&#8221; harap Ali.</p>
<p style="text-align: justify;">Keberadaan Pos Karya Peduli Sesama di Sumba Timur, kata Ali, diharapkan bisa mendukung dan membantu pemerintah dalam hal membantu memantau warga yang menjalani isoma, sosialisasi terkait vaksinasi dan juga dapat membantu masyarakat lewat vitamin, obat-obatan bahkan paket sembako yang disiapkan masyarakat di Poskar masing-masing.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kita berharap lewat poskar masyarakat dapat saling membantu, bahu-membahu untuk keluar dari pandemi Covid-19 ini,&#8221; katanya. (<strong>np</strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/flobamorata/capaian-hampir-30-persen-dprd-sumba-timur-dorong-gencarkan-vaksinasi/">Capaian Hampir 30 Persen, DPRD Sumba  Timur Dorong Gencarkan Vaksinasi</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inggris Cabut Aturan Covid: Lepas Masker dan Nihil Jarak</title>
		<link>https://kabarntt.id/humaniora/inggris-cabut-aturan-covid-lepas-masker-dan-nihil-jarak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jul 2021 00:06:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=9421</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA kabarntt.id&#8212;Inggris kini bersiap untuk tidak lagi merasakan aturan pembatasan atau lockdown karena kasus Covid-19.&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/inggris-cabut-aturan-covid-lepas-masker-dan-nihil-jarak/">Inggris Cabut Aturan Covid: Lepas Masker dan Nihil Jarak</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>JAKARTA kabarntt.id&#8212;</strong>Inggris kini bersiap untuk tidak lagi merasakan aturan pembatasan atau <em>lockdown</em> karena kasus Covid-19. Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson, menetapkan rencana yang menjadi langkah akhir dalam melonggarkan <em>lockdown</em> virus Covid-19.</p>
<p style="text-align: justify;">Langkah akhir itu mencakup pencabutan beberapa aturan. Di antaranya pencabutan <em>social distancing</em> dan wajib masker bagi publik, hingga mengakhiri imbauan bekerja dari rumah (WFH).</p>
<p style="text-align: justify;">Dilansir dari <em>detik.com</em>, Selasa (6/7/2021), Perdana Menteri Johnson memperkirakan pencabutan pembatasan corona akan mulai berlaku pada 19 Juli mendatang. Keputusan akhir pemerintah akan diumumkan secara resmi, 12 Juli 2021 nanti.</p>
<p style="text-align: justify;">Sejumlah elemen, termasuk kebijakan pendidikan dan perjalanan, akan diumumkan pada akhir pekan ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Berikut rencana pelonggaran <em>lockdown</em> corona yang diumumkan PM Johnson pada Senin (5/7/2021) waktu setempat:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pemakaian Masker</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Aturan wajib pakai masker akan dicabut. Pemerintah akan terus merekomendasikan keadaan tertentu di mana masker mungkin akan dipakai tapi ini akan menjadi pilihan pribadi.</p>
<p style="text-align: justify;">Penyedia layanan transportasi masih bisa memilih untuk tetap menegakkan aturan wajib masker, jika memang memutuskan demikian.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Social Distancing</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tidak akan ada batasan berapa banyak orang yang boleh bertemu secara sosial, atau di mana mereka bisa bertemu. Hal ini berlaku untuk acara pernikahan, pemakaman dan acara-acara lainnya, juga untuk panti perawatan, meskipun langkah  pengendalian penularan yang ditingkatkan akan diberlakukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak akan ada lagi aturan yang mewajibkan warga saling menjaga jarak setidaknya 1 meter satu sama lain.</p>
<p><strong>Hospitality</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tidak akan ada batasan kapasitas lokasi-lokasi hospitality, atau kewajiban memberikan layanan meja. Klab malam dan bisnis lainnya yang sebelumnya ditutup secara paksa, sekarang akan diperbolehkan buka kembali.</p>
<p><strong>Acara-acara Besar</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tidak akan ada lagi pembatasan untuk jumlah orang yang bisa menghadiri acara-acara besar seperti pertandingan olahraga dan konser.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Aturan Perjalanan </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pemerintah Inggris akan bekerja sama dengan industri transportasi untuk mengizinkan individu-individu yang sudah divaksinasi corona sepenuhnya untuk kembali dari negara-negara yang masuk amber-list, tanpa perlu karantina.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Bekerja Dari Rumah</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Warga Inggris tidak akan lagi diinstruksikan untuk bekerja dari rumah (WFH). Namun semuanya akan bergantung pada perusahaan atau atasan untuk memutuskan pengembalian para karyawan bekerja di kantor kembali.</p>
<p style="text-align: justify;">Pemerintah akan menghapus aturan yang sebelumnya mewajibkan para pengusaha menjadikan tempat kerja mereka &#8216;aman dari covid’ dan menggantinya dengan serentetan panduan yang lebih  ringan.</p>
<p><strong>Vaksinasi</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mempercepat laju vaksinasi, interval pemberian dosis vaksin bagi orang-orang berusia di bawah 40 tahun akan dikurangi menjadi 8 minggu dari tadinya 12 minggu.</p>
<p><strong>Tes Corona</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sistem tes corona dari pemerintah Inggris untuk kasus-kasus bergejala akan berlanjut. Tes corona untuk kasus tanpa gejala (asymptomatic) secara gratis akan tersedia hingga September.</p>
<p><strong>Isolasi Mandiri</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Isolasi mandiri masih diwajibkan bagi orang-orang yang dinyatakan positif corona atau ketika diinstruksikan oleh sistem pemeriksaan dan pelacakan pemerintah.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun pemerintah Inggris bermaksud mengecualikan orang-orang yang sudah disuntik dua dosis vaksin corona dari isolasi mandiri jika mereka diidentifikasi sebagai kontak dekat pasien corona.</p>
<p><strong>Isolasi Mandiri</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pemerintah Inggris telah memutuskan untuk tidak mengejar pemberlakuan sistem sertifikasi status Covid-19 yang ditegakkan secara hukum. <strong>(*/den)</strong></p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/inggris-cabut-aturan-covid-lepas-masker-dan-nihil-jarak/">Inggris Cabut Aturan Covid: Lepas Masker dan Nihil Jarak</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
