<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gunung Mutis &#8211; Kabar NTT</title>
	<atom:link href="https://kabarntt.id/tag/gunung-mutis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<description>Kompeten, Kritis, Kredibel</description>
	<lastBuildDate>Thu, 31 Oct 2024 08:24:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-icon-situs-e1738830134956-32x32.png</url>
	<title>Gunung Mutis &#8211; Kabar NTT</title>
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polemik Gunung Mutis, Melki Laka Lena Telpon Temannya Menteri Kehutanan</title>
		<link>https://kabarntt.id/flobamorata/polemik-gunung-mutis-melki-laka-lena-telpon-temannya-menteri-kehutanan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Oct 2024 08:24:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Flobamorata]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Mutis]]></category>
		<category><![CDATA[Johni Asadoma]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Nasional Gunung Mutis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=25545</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA kabarntt.id&#8212;Calon Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, ingin mendapat informasi tepat dan benar dari&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/flobamorata/polemik-gunung-mutis-melki-laka-lena-telpon-temannya-menteri-kehutanan/">Polemik Gunung Mutis, Melki Laka Lena Telpon Temannya Menteri Kehutanan</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA kabarntt.id&#8212;Calon Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, ingin mendapat informasi tepat dan benar dari orang yang punya otoritas terkait polemik status kawasan hutan vegetasi homogen Mutis Timau di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.</p>
<p>Sebelumnya ramai diberitakan perubahan status kawasan hutan ini dari Cagar Alam menjadi Taman Nasional. Dengan perubahan ini Cagar Alam Mutis Timau menjadi Taman Nasional ke-56 di Indonesia melalui Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor 96 Tahun 2024.</p>
<p>Pada 8 September 2024 lalu, Kementerian LHK yang saat itu masih dinahkodai Profesor Siti Nurbaya mendeklarasikan Taman Nasional Mutis Timau secara hybrid di Fatumnasi.</p>
<p>Perubahan status Mutis Timau menjadi Taman Nasional memantik polemik panjang. Sebagian besar pemangku adat dan tokoh masyarakat tidak menyetujui perubahan status tersebut. Sebaliknya, ada juga yang setuju.</p>
<p>Tidak mau polemik ini berkepanjangan di tengah masyarakat, Calon Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena langsung menelepon Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, Kamis (31/10/2024).</p>
<p>Kepada Raja Juli Antoni, Melki Laka Lena menyampaikan pro kontra yang terjadi di tengah masyarakat pasca perubahan status Mutis Timau menjadi Taman Nasional.</p>
<p>&#8220;Agak rame di sini terkait urusan Cagar Alam Mutis yang sekarang menjadi Taman Nasional Mutis,&#8221; sebut Cagub NTT nomor urut 2 itu.</p>
<p>Melki berharap, perubahan status Mutis Timau yang sudah dituangkan dalam Keputusan Menteri LHK, didiskusikan kembali dengan semua pihak sehingga polemik tersebut bisa segera selesai.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/flobamorata/polemik-gunung-mutis-melki-laka-lena-telpon-temannya-menteri-kehutanan/">Polemik Gunung Mutis, Melki Laka Lena Telpon Temannya Menteri Kehutanan</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mutis Timau Jadi Taman Nasional</title>
		<link>https://kabarntt.id/humaniora/mutis-timau-jadi-taman-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Sep 2024 00:26:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Mutis]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tanam Nasional Mutis Timau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=24840</guid>

					<description><![CDATA[<p>OELAMASI kabarntt.id&#8212; Kawasan Taman Mutis Timau di Desa Fatumnasi, Kecamatan Fatumnasi, Kabupaten Timor Tengah Selatan&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/mutis-timau-jadi-taman-nasional/">Mutis Timau Jadi Taman Nasional</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>OELAMASI kabarntt.id</strong>&#8212; Kawasan Taman Mutis Timau di Desa Fatumnasi, Kecamatan Fatumnasi, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT dipilih dan ditetapkan menjadi Taman Nasional ke-56 di Indonesia.</p>
<p>Penetapan ini ditandai dengan acara Deklarasi Taman Nasional Mutis Timau oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, secara virtual, Minggu (8/9/2024) pagi.</p>
<p>Siti Nurbaya menyebutkan, kawasan Taman Nasional Mutis Timau berada pada tiga kabupaten yaitu Kabupaten Kupang, Kabupaten TTS dan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).</p>
<p>Plt.Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Novita Foenay, turut menghadiri acara ini bersama Penjabat Bupati TTS, Seperius Edison Sipa, dan perwakilan dari Kabupaten TTU.</p>
<p>Tiga kabupaten tersebut secara langsung menerima SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang Perubahan Fungsi Dalam Fungsi Pokok Cagar Alam Mutis Timau Menjadi Taman Nasional dan Perubahan Fungsi Antar Fungsi Pokok Kawasan Hutan Lindung Mutis Timau Menjadi Taman Nasional, seluas 78.789 ha.</p>
<p>Novita Foenay yang ditemui usai acara deklarasi menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang sangat mendukung ditetapkannya Taman Nasional Mutis Timau. Baginya, ini adalah kesempatan yang luar bisa bagi masyarakat Kabupaten Kupang.</p>
<p>&#8220;Dengan adanya deklarasi ini diharapkan perekonomian masyarakat di tiga kabupaten khususnya Kabupaten Kupang dapat meningkat dan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai,&#8221; kata Novita Foenay.</p>
<p>Sementara Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Satyawan Pudyatmoko, yang hadir secara luring menyatakan, sekarang sudah saatnya masyarakat yang berada di Pulau Timor merasakan dampak positif keberadaan taman nasional.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/mutis-timau-jadi-taman-nasional/">Mutis Timau Jadi Taman Nasional</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
