<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kemenparekraf &#8211; Kabar NTT</title>
	<atom:link href="https://kabarntt.id/tag/kemenparekraf/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<description>Kompeten, Kritis, Kredibel</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Mar 2021 00:26:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-icon-situs-e1738830134956-32x32.png</url>
	<title>Kemenparekraf &#8211; Kabar NTT</title>
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kemenparekraf Gelar Workshop dengan Pelaku Usaha Kreatif Sektor Kuliner di Labuan Bajo</title>
		<link>https://kabarntt.id/destinasi/kemenparekraf-gelar-workshop-dengan-pelaku-usaha-kreatif-sektor-kuliner-di-labuan-bajo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Mar 2021 00:26:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pariwisata Manggarai Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Inaya Bay Labuan Bajo]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan Bajo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=6836</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABUAN BAJO kabarntt.id&#8212;Situasi pandemi Covid-19 telah berpengaruh pada melambatnya pertumbuhan ekonomi baik secara nasional maupun&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/destinasi/kemenparekraf-gelar-workshop-dengan-pelaku-usaha-kreatif-sektor-kuliner-di-labuan-bajo/">Kemenparekraf Gelar Workshop dengan Pelaku Usaha Kreatif Sektor Kuliner di Labuan Bajo</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LABUAN BAJO kabarntt.id</strong>&#8212;Situasi pandemi Covid-19 telah berpengaruh pada melambatnya pertumbuhan ekonomi baik secara nasional maupun daerah. Demikian juga pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya sub sektor kuliner.</p>
<p>Dalam rangka pemulihan di bidang kuliner, Direktorat Akses Pembiayaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kraatif melaksanakan workshop sekaligus diskusi bagaimana strategi pengembangan bisnis bagi pelaku usaha kreatif sektor kuliner di Hotel Inaya Bay Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar), Minggu (28/3/2021)</p>
<p>Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf RI, Hanifah Makarim, menegaskan, saat ini Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19 sehingga terjadi ketidakstabilan ekonomi.</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu pemerintah perlu ada langkah strategi, untuk memulihkan perekonomian negara ini yang diinisiasi oleh Kemenparekraf/Baparekraf Direktorat Akses Pembiayaan dengan tujuan meningkatkan pengembangan bisnis mereka,&#8221; ungkap Makarim saat kegiatan.</p>
<p>Makarim  menjelaskan, kegiatan tersebut difokuskan bagi pelaku usaha sektor kuliner, terutama dalam mengembangkan bisnis mereka di masa pandemi Covid-19. &#8220;Sehingga kegiatan ini berdampak pada peningkatan aset, pendapatan, dan daya saing yang berkualitas,&#8221; katanya.</p>
<p>Adapun permasalahan yang banyak dihadapi oleh para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif, ungkapnya, biasanya ketika menjalankan usaha tidak visible dan bankable, sehingga tidak dapat mengajukan pembiayaan ke perbankan maupun non perbankan.</p>
<p>Lebih lanjut Makarim mengatakan, saat ini kegiatan terfokus pada sub sektor kuliner. Karena  potensi sub sektor tersebut saat ini menunjukkan trend positif dan terus meningkat setiap tahun.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/destinasi/kemenparekraf-gelar-workshop-dengan-pelaku-usaha-kreatif-sektor-kuliner-di-labuan-bajo/">Kemenparekraf Gelar Workshop dengan Pelaku Usaha Kreatif Sektor Kuliner di Labuan Bajo</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenparekraf Monitoring dan Evaluasi Program Dana Hibah Pariwisata 2020</title>
		<link>https://kabarntt.id/destinasi/kemenparekraf-monitoring-dan-evaluasi-program-dana-hibah-pariwisata-2020/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2020 09:41:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Baparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Hibah Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenparekraf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=4459</guid>

					<description><![CDATA[<p>DENPASAR kabarntt.id–Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) melakukan monitoring dan evaluasi&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/destinasi/kemenparekraf-monitoring-dan-evaluasi-program-dana-hibah-pariwisata-2020/">Kemenparekraf Monitoring dan Evaluasi Program Dana Hibah Pariwisata 2020</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DENPASAR kabarntt.id</strong>–Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) melakukan monitoring dan evaluasi program dana hibah pariwisata 2020.</p>
<p>Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf, Fadjar Hutomo, dalam keterangannya, di Grand Hyatt, Bali, Jumat (11/12/2020) lalu menjelaskan, monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan program dana hibah pariwisata di setiap kabupaten/kota. Kemudian mengidentifikasi permasalahan atau kendala yang dihadapi guna memperoleh solusi atau pemecahan masalah.</p>
<p>Kegiatan monitoring dan evaluasi kali ini dihadiri 96 kabupaten/kota yang telah memperoleh surat rekomendasi tahap I dengan total nilai sebesar Rp1.602.620.615.570. Sedangkan sebanyak 5 kabupaten/kota telah memperoleh surat rekomendasi tahap II dengan total nilai sebesar Rp 461.337.989.088.</p>
<p>“Namun, dalam memaparkan atau melaporkan perkembangan pelaksanaan program dana hibah pariwisata serta kendala yang dihadapi, akan diwakili oleh lima kabupaten/kota yang terdiri dari Kabupaten Badung, Kota Semarang, Kabupaten Bangka, Kota Manado, dan Kabupaten Raja Ampat,” ujar Fadjar.</p>
<p>Selain itu, Fadjar juga menjelaskan jika dalam pelaksanaan kegiatan pemulihan pariwisata di daerah telah mencapai 50 persen dari jumlah dana yang diterima di Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), maka kepala daerah dapat mengajukan permohonan rekomendasi penyaluran tahap II kepada Kemenparekraf.</p>
<p>“Permohonan rekomendasi penyaluran tahap II kepada Kemenparekraf dapat melampirkan persyaratan, yaitu laporan hasil pelaksanaan kegiatan tahap 1, surat keputusan kepala daerah tentang hotel dan restoran penerima hibah pariwisata,” jelas Fadjar.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/destinasi/kemenparekraf-monitoring-dan-evaluasi-program-dana-hibah-pariwisata-2020/">Kemenparekraf Monitoring dan Evaluasi Program Dana Hibah Pariwisata 2020</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Medsos Jadi Sarana Penting Promosikan Produk Lokal</title>
		<link>https://kabarntt.id/destinasi/medsos-jadi-sarana-penting-promosikan-produk-lokal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2020 02:52:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Medsos jual produk lokal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=1391</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA kabarntt.id–Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengajak para pelaku pariwisata dan&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/destinasi/medsos-jadi-sarana-penting-promosikan-produk-lokal/">Medsos Jadi Sarana Penting Promosikan Produk Lokal</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA kabarntt.id</strong>–Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengajak para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) di seluruh Indonesia untuk mempromosikan produknya lewat sosial media (medsos).</p>
<p>Direktur Kajian Strategis Kemenparekraf/Baparekraf, Wawan Rusiawan, dalam Webinar Bincang Inklusif Seputar MetadatA (BISMA) dengan tema “Pemasaran Digital Produk Kreatif melalui Konten Visual dan Penulisan”, Selasa (11/8/2020) lalu, mengatakan pandemi Covid-19 yang terjadi seluruh dunia membuat kegiatan jual beli melalui platform digital meningkat dengan sangat pesat.  Karena itu pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dituntut mampu mengikuti perkembangan zaman dan memanfaatkan medsos untuk mempromosikan produknya agar tidak kalah bersaing di pasar digital.</p>
<p>“Digital marketing via media sosial ini bisa mengamplifikasi promosi dan pemasaran produk lokal di platform digital. Ini yang harus dikuatkan,” kata Wawan.</p>
<p>Wawan mengungkapkan, Kemenparekraf/Baparekraf juga menjadikan acara ini sebagai ajang pendataan para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi Covid-19.</p>
<p>“Tentu saja peserta akan masuk database kami. Jadi tolong jangan lupa lengkapi biodata supaya bisa masuk database kami karena data ini penting, banyak bantuan tidak tersalurkan karena masalah data,” katanya.</p>
<p>Webinar dihadiri oleh fotografer profesional, Herry Tjiang; dan pendiri sekaligus Chief Executive Officer Selected Comm, Ginza Rheza. Keduanya memberikan materi serta tips dan trik bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dalam memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produknya.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/destinasi/medsos-jadi-sarana-penting-promosikan-produk-lokal/">Medsos Jadi Sarana Penting Promosikan Produk Lokal</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
