<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pesta Nikah di Kana &#8211; Kabar NTT</title>
	<atom:link href="https://kabarntt.id/tag/pesta-nikah-di-kana/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<description>Kompeten, Kritis, Kredibel</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 Jan 2025 21:39:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-icon-situs-e1738830134956-32x32.png</url>
	<title>Pesta Nikah di Kana &#8211; Kabar NTT</title>
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tempayan-Tempayan</title>
		<link>https://kabarntt.id/opini/tempayan-tempayan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jan 2025 21:39:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Kons Beo]]></category>
		<category><![CDATA[Pater Kons Beo SVD]]></category>
		<category><![CDATA[Pesta Nikah di Kana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=26198</guid>

					<description><![CDATA[<p>(Sekadar Tafsiran &#8216;Rame dan Kocak&#8217; atas Yohanes 2: 1 &#8211; 11). Oleh Pater Kons Beo&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/tempayan-tempayan/">Tempayan-Tempayan</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>(Sekadar Tafsiran &#8216;Rame dan Kocak&#8217; atas Yohanes 2: 1 &#8211; 11).</p>
<p><strong>Oleh Pater Kons Beo SVD</strong></p>
<p>Kawan ku&#8230;</p>
<p>Dunia Kana waktu itu tentunya menghukum tuan pesta itu sejadinya. Itu sekiranya anggur pesta benar-benar kehabisan. Sebuah pesta yang didakwah konyol. Hanya &#8216;mo bikin malu-malu saja.&#8217;</p>
<p>Namun, nyatanya, semuanya berlangsung gembira dan ber-ending ceriah. Anggur tak habis. Berkelimpahan di pesta itu. Malah anggur terakhir itu terakui sebagai bobot anggur terbaik.</p>
<p>Kawan ku&#8230;</p>
<p>Aku tak berpikir bahwa kehabisan anggur di pesta mesti ditilik hanya sebagai petaka yang memalukan buat si tuan pesta. Aku merenung di jalan begini: &#8216;Itu semua gara-gara terlalu banyak tamu yang datang. Tak sebanding dengan anggur yang disiapkan.&#8217; Tuan pesta itu &#8216;orang baik. Dikenal luas. Tamu-tamu pada datang berjamaah. Tak sekadar untuk &#8216;cari minum dan cari makan.&#8217; Mereka ingin berbagi kegembiraan bersama Tuan Pesta. Sekadar ada bersama dan larut ceriah dalam pesta, sudah lumayanlah!</p>
<p>Kawan ku&#8230;</p>
<p>Ada lagi satu pengandaian lain yang kocak yang pernah kudengar. Begini alkisah fiktifnya: Sebenarnya hanya Yesus sendiri yang diundang ke pesta nikah di Kana itu, sayangnya Ia membawa serta juga para muridNya, yang  rata-rata peminum atau suka minum semuanya. Mana anggur pesta tak cepat habis? Yesus jadinya &#8216;malu dan harus bertanggung jawab juga atas kelakuan murid-muridNya itu.&#8217; Maka, mujizat pun harus terjadi. Ada-ada saja pengandaian kocak ini&#8230;..</p>
<p>Mari kita lanjut&#8230;..</p>
<p>Kawan ku&#8230;</p>
<p>Ketika kita adalah orang baik, punya hati terbuka dan tahu menghargai orang lain, apakah &#8216;acara kita dilewatkan begitu saja oleh sesama-sesama kita?&#8217; Bunda Maria dan Yesus, Putranya, tak sampai hati untuk membiarkan tuan pesta yang baik hati itu dirundung duka, sekiranya mereka tak berbuat sesuatu.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/tempayan-tempayan/">Tempayan-Tempayan</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
