<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PSSI NTT &#8211; Kabar NTT</title>
	<atom:link href="https://kabarntt.id/tag/pssi-ntt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<description>Kompeten, Kritis, Kredibel</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Nov 2022 15:06:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-icon-situs-e1738830134956-32x32.png</url>
	<title>PSSI NTT &#8211; Kabar NTT</title>
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kesulitan Dana Bayar Sanksi, Perseftim Terancam Absen di ETMC</title>
		<link>https://kabarntt.id/olahraga/kesulitan-dana-bayar-sanksi-perseftim-terancam-absen-di-etmc/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Nov 2022 15:06:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Bola kaki ricuh di lembata]]></category>
		<category><![CDATA[ETMC Lembata]]></category>
		<category><![CDATA[ETMC Lembata ricuh]]></category>
		<category><![CDATA[Perseftim]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=19035</guid>

					<description><![CDATA[<p>LARANTUKA kabarntt.id&#8212;Nasib kesebelasan Perseftim Flores Timur seperti di lubang jarum. Pasalnya, sanksi Rp 50 juta&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/olahraga/kesulitan-dana-bayar-sanksi-perseftim-terancam-absen-di-etmc/">Kesulitan Dana Bayar Sanksi, Perseftim Terancam Absen di ETMC</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LARANTUKA kabarntt.id</strong>&#8212;Nasib kesebelasan Perseftim Flores Timur seperti di lubang jarum. Pasalnya, sanksi Rp 50 juta atas kericuhan pada laga El Tari Memocial Cup (ETMC) di Lembata kali lalu belum kunjung dilunasi.</p>
<p>Sanksi itu diberikan PSSI NTT akibat kericuhan yang dilakukan oknum suporter Perseftim  dalam pertandingan babak delapan besar Liga tiga ETMC XXXI Lembata  antara Perseftim kontra Perse Ende.</p>
<p>Terkini, pasca penetapan sanksi itu, Perseftim Flores Timur berpotensi tidak dapat mengikuti kontestasi liga tiga ETMC XXXII. Hal ini disebabkan saat ini  pihak Askab Flores Timur, tengah mengalami  kesulitan finansial untuk membayar denda yang ditetapkan PSSI NTT.</p>
<p>&#8220;Kita diberi waktu 3 bulan untuk menyelesaikan sanksi sebesar Rp  50 juta.  Kalau tidak, maka tidak bisa ikut. Kemungkinan kecil karena kesulitan dana,&#8221; kata Ketua Askab  Flotim, Yosep Tua  Dolu, saat dihubungi  <em>kabarntt.id</em>, Rabu (23/11/2022).</p>
<p>Dikatakan Yosep, untuk mengurus sepak bola itu tidak semudah yang dibayangkan. Pada liga tiga  ETMC XXXI Lembata,  pihaknya mengharapkan dukungan dari berbagai pihak. Kendati demikian, kata dia, pihaknya &#8220;bernapas satu-satu&#8221;. Beruntungnya, peran paguyuban Lamaholot di Lembata yang begitu kuat hingga akhirnya timnya mampu bertahan.</p>
<p>&#8220;Jadi, yang kita harapkan bantuan dari donatur-donatur tapi ternyata nihil,&#8221; katanya.</p>
<p>Yosep menambahkan, walau demikian pihaknya tidak akan menyerah dan akan berupaya mencari solusi  dengan cara membuat laporan yang akan dibuat oleh pihak manajemen untuk bertemu dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/olahraga/kesulitan-dana-bayar-sanksi-perseftim-terancam-absen-di-etmc/">Kesulitan Dana Bayar Sanksi, Perseftim Terancam Absen di ETMC</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Iwan Bule Lantik Pengurus Asprov PSSI NTT</title>
		<link>https://kabarntt.id/humaniora/iwan-bule-lantik-pengurus-asprov-pssi-ntt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Feb 2022 15:01:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<category><![CDATA[Asprov PSSI NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernr NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat]]></category>
		<category><![CDATA[Iwan Bule]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=13546</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG kabarntt.id&#8212;Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, melantik Pengurus&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/iwan-bule-lantik-pengurus-asprov-pssi-ntt/">Iwan Bule Lantik Pengurus Asprov PSSI NTT</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>KUPANG kabarntt.id</strong>&#8212;Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, melantik Pengurus Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Nusa Tenggara Timur masa bakti 2021-2025 di Aula El Tari, Kupang, Selasa (8/2/2022) malam.</p>
<p style="text-align: justify;">Pelantikan ditandai dengan penyerahan pataka PSSI dari Ketua Umum kepada Ketua Asprov NTT, Christian Mboeik, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara.</p>
<p style="text-align: justify;">Iwan Bule dalam sambutannya, mengatakan, pelantikan Asprov PSSI NTT merupakan pelantikan yang pertama kali dihadirinya.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Biasanya pelantikan Asprov diwakilkan ke Sekjen atau Exco. Tapi kali ini saya sendiri yang langsung datang ke sini dan melantik,&#8221; kata Iwan disambut tepuk tangan hadirin.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut purnawirawan polisi dengan pangkat bintang tiga itu, saat ini terdapat kekurangan beberapa instrumen pendukung sepakbola di NTT. Sehingga dia berjanji akan berupaya membangun sarana prasarana penunjang seperti stadion sepakbola di daratan Timor, Flores dan Sumba.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Iwan, NTT memiliki banyak talenta sepakbola berkualitas seperti Yabes Roni Malaifani, dan masih banyak lagi talenta muda sepakbola yang harus terus dilatih secara profesional agar memiliki skil, disiplin, dan fisik yang mumpuni.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Asprov merupakan perpanjangan tangan PSSI di daerah. Untuk itu, selain melanjutkan program PSSI, Asprov silahkan cari pemain-pemain di tingkat Askab/Askot dan lakukan pembinaan sehingga bisa berprestasi di tingkat nasional dan internasional,&#8221; harap Iwan Bule.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, dalam sambutannya, menegaskan, pengurus Asprov PSSI NTT yang baru dilantik harus memiliki daya juang untuk bersama-sama membangun sepakbola NTT.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Sekarang ini bukan lagi bicara ada apanya, tetapi kita mau apa. Mentalitas kita harus petarung. Tidak hanya untuk melengkapi struktur lalu gaya-gayaan, tetapi harus mampu bekerja dan berjuang bersama membangun sepakbola NTT, Yang harus mulai dilakukan yaitu sosialisasi orang bermain bola sepanjang hari, dan bermain bola tidak pukul-pukulan lagi. Budaya buruk ini (berkelahi, Red) harus sudah beres dan dihilangkan,&#8221; sambung dia.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketua Asprov PSSI NTT, Chris Mboeik, dalam sambutannya mengatakan, saat ini yang menjadi beban sekaligus tantangan bagi sepakbola NTT adalah bagaimana berjuang dan berbenah untuk bisa eksis di tingkat lokal, nasional bahkan internasional.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Chris, dengan komposisi badan pengurus yang berasal dari berbagai kalangan, menunjukkan bahwa warga NTT cinta sepakbola, karena NTT memiliki segudang potensi di bidang sepakbola.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kita masih kekurangan di sana-sini. Kita kurang kompetisi, pelatih, wasit dan sarana prasarana. Kami coba secara bergotong-rotong dengan semua stakeholder untuk mengatasi semua ini. Kami butuh dukungan PSSI, karena dari sisi kualitas dan kuantitas masih kurang. Sehingga sepakbola NTT bisa maju dan setara bahkan bisa bersaing dengan daerah lain,&#8221; kata Chris.</p>
<p style="text-align: justify;">Apalagi, menurut Chris, Inpres Nomor 3 memungkinkan APBD dapat digunakan membangun sarana sepakbola di daerah. Harapannya, seluruh pengurus secara internal tetap solid mendukung program-program untuk membangun sepakbola NTT agar maju dan bersaing secara nasional dan internasional.  (<strong>np</strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/iwan-bule-lantik-pengurus-asprov-pssi-ntt/">Iwan Bule Lantik Pengurus Asprov PSSI NTT</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PSSI NTT Harus Dibangun dengan Paradigma Peradaban Baru</title>
		<link>https://kabarntt.id/humaniora/pssi-ntt-harus-dibangun-dengan-paradigma-peradaban-baru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Feb 2022 02:39:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<category><![CDATA[Asprov PSSI NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Staf Khusus Gubernur NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=13519</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG kabarntt.id&#8212; Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Nusa Tenggara Timur harus dibangun dengan&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/pssi-ntt-harus-dibangun-dengan-paradigma-peradaban-baru/">PSSI NTT Harus Dibangun dengan Paradigma Peradaban Baru</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>KUPANG kabarntt.id</strong>&#8212; Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Nusa Tenggara Timur harus dibangun dengan paradigma baru, karena semua institusi, bahkan manusia itu sendiri  sedang menuju ke peradaban yang inklusif.</p>
<p style="text-align: justify;">Penegasan dan harapan ini disampakan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, di ruang kerjanya, Senin (7/2/2022), ketika menerima rombongan pengurus Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI NTT periode 2022-2026 yang dipimpin Christian Mboeik,</p>
<p style="text-align: justify;">Gubernur Laiskodat mengatakan, PSSI harus dibangun dengan paradigma baru guna menuju peradaban inklusif.</p>
<p style="text-align: justify;">“Karena inklusif mengidentifikasikan sebagai manusia maupun institusi yang memiliki sikap terbuka, humanis, toleran, mau menerima orang lain dan bebas dari kekerasan. Maka manusia inklusif pada gilirannya menjadi manusia yang kehadirannya senantiasa berguna bagi manusia yang lain,” tandas Gubernur.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah mendengar seluruh laporan dan kebutuhan yang diperlukan Asprov PSSI NTT, Gubernur Laiskodat menyebutkan, Asprov PSSI NTT harus tampil beda dengan organisasi olahraga yang lain agar kinerja  perubahan  dan pembaharuan paradigma olahraga sepakbola di Nusa Tenggara Timur sebagai media persemaian paradigma peradaban yang tinggi.</p>
<p style="text-align: justify;">“Jangan buat sepak bola sebagai ajang tarung fisik, tarung berkelahi atau tarung permusuhan. Tetapi tanding sepakbola adalah tanding kematangan peradaban para pemain dan pelatihnya. Saya ingin menyaksikan permainan sepak bola dengan kultur dan peradaban yang tinggi karena penampilan bermain bola yang indah dan seni,” ujar pinta Gubernur Laiskodat.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Gubernur, penampilan para pemain sepak bola yang kian bermutu tinggi serentak menampilkan mutu organisasi PSSI. Karena itu, yang pertama terkenal itu adalah pemain sepak bolanya, bukan organisasi yang mengurus sepak bola. Pada gilirannya, PSSI tampil sebagai institusi peradaban karena peradaban para pemain bola telah dibentuk berkat pembinaan dan pengorganisasian sepak bola di Nusa Tenggara Timur.</p>
<p style="text-align: justify;">“Jangan baru main lima belas menit lalu diikuti baku pukul hanya karena yang disepak bukan lagi bola, melainkan kaki orang, lalu berkelahi. Dan, kemudian berkelahi tidak lagi hanya antarpara pemain, malah meluas menjadi perkelahian antarpenonton dan suporter. Ini memperlihatkan peradaban sepak bola kita masih rendah,” ujar Gubernur Laiskodat.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk diketahui Ketua Asprov PSSI NTT, Christian Mboeik yang didampingi seluruh pengurus Asprov PSSI NTT melaporkan persiapan dan rencana pelantikan Asprov PSSI NTT yang direncanakan digelar, Selasa (8/2/2022), di aula El Tari Kupang.</p>
<p style="text-align: justify;">Hadir pada pertemuan tersebut Kepala Dinas  Pemuda dan Olaraga NTT, Hildagadris Bria Seran, Staf Khusus Gubernur Bidang Politik, Demokrasi dan Pemerintahan, Imanuel Blegur, dan Pius Rengka selaku Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi Publik.   <strong>(biro ap setda ntt/np</strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/pssi-ntt-harus-dibangun-dengan-paradigma-peradaban-baru/">PSSI NTT Harus Dibangun dengan Paradigma Peradaban Baru</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
