Atasi Ketimpangan Guru, Bupati Falent Distribusikan 170 PPPK dari Sekolah Negeri ke Sekolah Swasta

IMG 20261021 WA0033

Bupati Falent berharap para guru yang mendapat penugasan baru mampu membawa perubahan positif bagi sekolah tempat mereka bertugas.

“Saya berharap para guru yang mendapat penugasan di sekolah baru benar-benar membawa perubahan. Kehadiran Bapak dan Ibu harus menjadi solusi bagi sekolah yang membutuhkan, bukan justru memperburuk situasi yang ada,” tutur Bupati.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Ia juga mengingatkan bahwa tanggung jawab guru tidak hanya sebatas hadir di sekolah dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Lebih dari itu, guru harus memastikan setiap anak memperoleh hak pendidikan dan menguasai kemampuan dasar sesuai jenjang pendidikannya.

Menurutnya, kemampuan membaca merupakan salah satu fondasi utama dalam proses pendidikan. Karena itu, para guru diminta menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab agar tidak ada anak yang tertinggal dalam penguasaan kemampuan dasar akibat proses pembelajaran yang tidak berjalan optimal.

Melalui kebijakan redistribusi ini, Pemerintah Kabupaten TTU berharap pemerataan tenaga pendidik dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan, baik di sekolah negeri maupun swasta.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) TTU, Irenius Abi, mengungkapkan bahwa sebanyak 170 PPPK Guru tersebut didistribusikan ke sekolah-sekolah swasta yang masih kekurangan tenaga pengajar.

Ia menjelaskan, para guru tersebut berasal dari sekolah negeri yang mengalami kelebihan tenaga pendidik. Mereka kemudian ditugaskan ke sekolah swasta untuk mengisi kekurangan guru sebagai bagian dari upaya pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten TTU.

Pos terkait