“Keseharian korban bekerja sebagai jasa ojek. Namun, kejadian naas ini membuat motor yang biasa digunakan untuk ojek habis terbakar,” ujarnya.
Kebakaran tersebut membuat korban kehilangan tempat tinggal sekaligus kendaraan yang menjadi penopang penghasilannya sehari-hari.
Atas musibah tersebut, warga berharap Pemerintah Kabupaten TTU melalui dinas terkait segera memberikan perhatian dan bantuan kepada korban.
“Kita berharap pemerintah daerah, dalam hal ini dinas terkait, segera memperhatikan korban,” harapnya. (siu)







