KEFAMENANU KABARNTT.ID — Niat pergi menghadiri acara keluarga, dua warga Desa Teba, Kecamatan Biboki Tanpah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), justru diduga menjadi korban pengeroyokan sekelompok pemuda yang berada dalam pengaruh minuman keras (miras), Minggu (4/10/2026) sore.
Kedua korban masing-masing bernama Kristianus Ahoennai dan Daniel Dacosta. Keduanya diduga mengalami luka pada bagian wajah hingga berlumuran darah setelah mendapatkan pukulan dari sekelompok pemuda.
Peristiwa tersebut terjadi di wilayah perbatasan Desa Oerinbesi dan Desa Oekopa, Kecamatan Biboki Tanpah.
Informasi yang dihimpun wartawan, saat kejadian Kristianus bersama keluarganya sedang dalam perjalanan menuju Desa Oekopa untuk menghadiri acara keluarga di rumah Andreas Amnunuh.
Namun, ketika berada di tengah perjalanan, mereka diduga dihadang seorang pemuda yang diketahui bernama Nando dan diduga dalam kondisi mabuk.
Menurut informasi yang diperoleh, Nando kemudian melepaskan pukulan ke arah anak perempuan Kristianus yang saat itu dibonceng di bagian depan sepeda motor. Pukulan tersebut mengenai bagian dada anak perempuan Kristianus yang diketahui masih berusia 13 tahun hingga nyaris terjatuh dari sepeda motor.
Atas kejadian tersebut, Kristianus langsung mematikan sepeda motornya dan hendak turun untuk menanyakan alasan mereka menghadang serta memukul anaknya.
Namun, sebelum sempat turun, Nando diduga langsung melayangkan sejumlah pukulan ke arah wajah Kristianus. Akibatnya, Kristianus mengalami luka pada bagian pelipis hingga mengeluarkan darah.







