Sementara itu, pengadaan lampu dan kabel untuk penerangan lapangan berasal dari kontribusi swadaya aparat Desa Maubesi.
Pembangunan lapangan voli di lokasi baru dilakukan karena lokasi lapangan sebelumnya digunakan untuk pembangunan Koperasi Merah Putih.
Sebagai penggantinya, lapangan voli kini dibangun tepat di depan Kantor Desa Maubesi sehingga lebih mudah dijangkau dan dimanfaatkan masyarakat.
Selain menyediakan fasilitas olahraga, Pemerintah Desa Maubesi juga secara rutin menyelenggarakan berbagai perlombaan kesenian dan olahraga untuk memeriahkan hari ulang tahun desa yang diperingati setiap 30 September.
Vinsentius mengatakan, sejak perubahan status Maubesi dari kelurahan menjadi desa, kegiatan perlombaan tersebut terus dilaksanakan dengan melibatkan pelajar tingkat sekolah dasar (SD) dan masyarakat umum.
Kegiatan yang dipusatkan di sekitar Kantor Desa Maubesi itu menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan bakat, mempererat persaudaraan, dan membangun semangat kebersamaan.
Pada 2026, perlombaan olahraga antarrukun tetangga (RT) turut menjadi bagian dari program rutin desa, dengan mempertandingkan kategori putra dan putri.
Ke depan, kata Vinsentius, Pemerintah Desa Maubesi berencana meningkatkan frekuensi penyelenggaraan perlombaan menjadi dua kali dalam setahun, yakni pada Juli dan September.
Rencana tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan masyarakat untuk berpartisipasi sekaligus menghadirkan hiburan dan aktivitas positif bagi warga.
Melalui pembangunan fasilitas olahraga dan penyelenggaraan kegiatan kesenian secara berkelanjutan, Pemerintah Desa Maubesi berharap potensi masyarakat dapat terus berkembang, hubungan sosial semakin erat, serta generasi muda memiliki lebih banyak kesempatan untuk beraktivitas secara sehat, kreatif, dan produktif. (siu)






