<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabar NTT</title>
	<atom:link href="https://kabarntt.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<description>Kompeten, Kritis, Kredibel</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Aug 2026 10:37:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-icon-situs-e1738830134956-32x32.png</url>
	<title>Kabar NTT</title>
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gempa Bumi: di Titik Cahaya Teologi Berada dan Teologi Terlibat</title>
		<link>https://kabarntt.id/opini/gempa-bumi-di-titik-cahaya-teologi-berada-dan-teologi-terlibat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 10:37:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Flores]]></category>
		<category><![CDATA[gempa flores 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja Flores]]></category>
		<category><![CDATA[Uskup Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=29441</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Kons Beo, SVD Jelaslah! Sejatinya, tak  ada yang terlalu istimewa atau amatlah luar biasa.&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/gempa-bumi-di-titik-cahaya-teologi-berada-dan-teologi-terlibat/">Gempa Bumi: di Titik Cahaya Teologi Berada dan Teologi Terlibat</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh Kons Beo, SVD</strong></p>
<p>Jelaslah! Sejatinya, tak  ada yang terlalu istimewa atau amatlah luar biasa. Itu sekiranya para religius, para imam apalagi seorang uskup, pada peristiwa gempa bumi seperti ini, lebih banyak berada atau tinggal di antara umat (korban).</p>
<p>Berada di antara umat (korban), bagi kaum berjubah-bertudung, adalah sebuah tanggapan atau sikap misioner yang sehat dan hakiki. Ini bukanlah serial dari kiat demi karier. Tidaklah demi jabatan, atau harapan akan raihan posisi kunci, ataupun demi popularitas picisan akan diri. Tidaklah!</p>
<p>Karena itulah&#8230;</p>
<p>Ketika &#8216;Teologi Kehadiran dan Teologi Terlibat&#8217;  ditanggapi dan jadi nyata, itulah kisah pastoral &#8211; misioner yang semestinya. Tak perlu diributkan. Tak usah digembar-gemborkan penuh heboh nan eforial-sensasional.&#8217;</p>
<p>Kaum klerus tentu tahu persis seperti apa kekuatan peta dari gaung-gema seputar &#8216;Teologi Berada dan Teologi Terlibat.&#8217; Ketika terjadi bencana, semua, termasuk kaum klerus, mengalami kisah terdampak. Semua alami kisah derita yang sama walau dalam kualitas akibat yang bisa berbeda.</p>
<p>Ketika seorang uskup, misalnya, di peristiwa suram ini datang dan hadir serta menyapa sesama (umat) yang terdampak, ia tidak sedang &#8216;membajak kisah bencana&#8217; demi atensi bagi dirinya. Atau bahwa dia  sedang menegaskan karakter dirinya sebagai pribadi yang rendah hati, sederhana dan mengumat. Tidaklah!</p>
<p>Kaum klerus, kaum religius, semuanya dipanggil untuk &#8216;berada bersama dan terlibat.&#8217; Gereja berziarah bersama dalam tawa dan tangis. Dalam senyum melebar dan dalam rasa sesak di dada (cf Roma 12: 25).</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/gempa-bumi-di-titik-cahaya-teologi-berada-dan-teologi-terlibat/">Gempa Bumi: di Titik Cahaya Teologi Berada dan Teologi Terlibat</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perkuat Nasionalisme di Tapal Batas, Viktor Laiskodat Gelar Sosialisasi 4 Pilar</title>
		<link>https://kabarntt.id/berita/perkuat-nasionalisme-di-tapal-batas-viktor-laiskodat-gelar-sosialisasi-4-pilar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2026 08:17:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten TTU]]></category>
		<category><![CDATA[Nasdem]]></category>
		<category><![CDATA[tahun 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Viktor Laiskodat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=29425</guid>

					<description><![CDATA[<p>KEFAMENANU KABARNTT.ID &#8212; Anggota DPR RI Viktor Bungtilu Laiskodat terus mendorong penguatan nasionalisme masyarakat di&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/perkuat-nasionalisme-di-tapal-batas-viktor-laiskodat-gelar-sosialisasi-4-pilar/">Perkuat Nasionalisme di Tapal Batas, Viktor Laiskodat Gelar Sosialisasi 4 Pilar</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEFAMENANU KABARNTT.ID</strong> &#8212; Anggota DPR RI Viktor Bungtilu Laiskodat terus mendorong penguatan nasionalisme masyarakat di wilayah tapal batas. Komitmen itu diwujudkan melalui sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang digelar di Desa Manamas, Kecamatan Naibenu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).</p>
<p>Kegiatan yang dilaksanakan beberapa waktu lalu tersebut dipusatkan di rumah salah satu warga Desa Manamas dan dihadiri jajaran pengurus DPD Partai NasDem TTU, sejumlah kepala desa serta ratusan warga setempat.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, Viktor Laiskodat diwakili Hendricus Kilon Oba Meko selaku tenaga ahli kabupaten Anggota DPR RI Viktor Bungtilu Laiskodat.</p>
<p>Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan mendapat respons positif dari masyarakat. Dalam sesi dialog, sejumlah warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan melibatkan lebih banyak kaum muda.</p>
<p>Hal tersebut dinilai penting mengingat TTU merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan negara Timor-Leste. Karena itu, penguatan wawasan kebangsaan bagi generasi muda di kawasan perbatasan dinilai penting untuk menjaga persatuan dan keutuhan NKRI.</p>
<p>Hendricus Kilon Oba Meko mengatakan, sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan dimaksudkan untuk semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan masyarakat di tengah berbagai situasi dan kondisi yang terjadi saat ini.</p>
<p>Menurutnya, persatuan dan kesatuan yang semakin baik menjadi modal penting untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat yang menjadi cita-cita bersama.</p>
<p>&#8220;Bapak Viktor terus konsisten untuk memperjuangkan dan mengawal apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di Provinsi NTT dan tentunya saya sebagai tenaga ahli akan mengawal penuh agar aspirasi yang telah diperjuangkan Bapak Viktor itu bisa benar-benar tepat sasaran,&#8221; pungkas Hendricus, yang juga Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten TTU, Jumat (14/8/2026).</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/perkuat-nasionalisme-di-tapal-batas-viktor-laiskodat-gelar-sosialisasi-4-pilar/">Perkuat Nasionalisme di Tapal Batas, Viktor Laiskodat Gelar Sosialisasi 4 Pilar</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>In Memoriam Lambertus Tulen Hadjon: &#8220;Tuhan Tidak Ingin Saya Terlibat Dalam Permainan Kotor&#8221;   </title>
		<link>https://kabarntt.id/opini/in-memoriam-lambertus-tulen-hadjon-tuhan-tidak-ingin-saya-terlibat-dalam-permainan-kotor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2026 13:48:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Lambertus Tulen Hadjon]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[PDIP Flotim]]></category>
		<category><![CDATA[SMAN Larantuka]]></category>
		<category><![CDATA[Waibalun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=29419</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Anselmus DW Atasoge Siang ini, Minggu, 9 Agustus 2026, waktu seolah berhenti sejenak di&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/in-memoriam-lambertus-tulen-hadjon-tuhan-tidak-ingin-saya-terlibat-dalam-permainan-kotor/">In Memoriam Lambertus Tulen Hadjon: &#8220;Tuhan Tidak Ingin Saya Terlibat Dalam Permainan Kotor&#8221;   </a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh Anselmus DW Atasoge</strong></p>
<p>Siang ini, Minggu, 9 Agustus 2026, waktu seolah berhenti sejenak di Waibalun, Flores Timur. Tepat pukul 13.00, sebuah kabar duka menyelimuti bumi Lamaholot. Bapak Lambertus Tulen Hadjon, sang tokoh pemberani yang hatinya selalu tertambat pada kejujuran, telah berpulang ke pangkuan Sang Pencipta di rumahnya,  tempatnya biasa merenung dan berdoa.</p>
<p>Kepergiannya meninggalkan jejak panjang yang tak akan pernah terhapus oleh waktu. Sebuah warisan keberanian, ketulusan, dan keteguhan iman. Ia pergi dengan meninggalkan nama baik, persis seperti keyakinannya bahwa Tuhan selalu menjaganya dari segala permainan kotor dunia.</p>
<p>Untuk mengenang sang legenda, melalui tulisan ini saya hendak memutar kembali waktu, membuka lembar memori dari sebuah pagi yang tenang di 20 April 2016, ketika ia masih duduk di teras rumahnya, membagikan hikmah hidup dengan penuh kesahajaan kepada saya yang kala itu diminta Om Tony Kleden, Pemimpin Redaksi <strong><em>Kabar NTT</em></strong>.</p>
<p>Hari itu, mentari belum lagi meninggi. Angin sepoi-sepoi menerpa pepohonan membuat pagi itu menjadi indah sekali. Di pelataran rumahnya di Waibalun, Flores Timur, Sang Tokoh duduk menekuni halaman-halaman <em>Ruah</em>, buku renungan harian untuk umat kristiani. Rabu, 20 April 2016, menjadi saksi bisu ketika kami ‘mendulang kisah’ dari bibir seorang lelaki yang oleh Uskup Agung Jakarta, Mgr. Leo Soekoto, pernah dicari secara khusus di tengah keramaian MUKSI (Musyawarah Umat Katolik Seluruh Indonesia) di Klender. Sang Uskup ingin bertemu dengannya karena satu alasan yang penuh bobot. Sang Uskup memandang lelaki itu sebagai ‘tokoh pemberani dari Flores Timur’.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/in-memoriam-lambertus-tulen-hadjon-tuhan-tidak-ingin-saya-terlibat-dalam-permainan-kotor/">In Memoriam Lambertus Tulen Hadjon: &#8220;Tuhan Tidak Ingin Saya Terlibat Dalam Permainan Kotor&#8221;   </a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PKM di TTS, FST  Undana Gelar Edukasi Pengelolaan Air dan Pemetaan Desa Tahan Kekeringan</title>
		<link>https://kabarntt.id/humaniora/pkm-di-tts-fst-undana-gelar-edukasi-pengelolaan-air-dan-pemetaan-desa-tahan-kekeringan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 14:20:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kuatae]]></category>
		<category><![CDATA[FST Undana]]></category>
		<category><![CDATA[Maria Agustina Kleden]]></category>
		<category><![CDATA[Undana Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=29411</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARNTT.ID&#8212; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Sains dan Teknik (FST) Universitas Nusa Cendana (Undana)&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/pkm-di-tts-fst-undana-gelar-edukasi-pengelolaan-air-dan-pemetaan-desa-tahan-kekeringan/">PKM di TTS, FST  Undana Gelar Edukasi Pengelolaan Air dan Pemetaan Desa Tahan Kekeringan</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARNTT.ID</strong>&#8212; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Sains dan Teknik (FST) Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi bertajuk “Pengembangan Model Desa Tahan Kekeringan Berbasis Data Rumah Tangga dan Edukasi Pengelolaan Air di Desa Kuatae, Kecamatan Kota SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan.”</p>
<p>Kegiatan yang diselenggarakan  21 Juli 2026  ini merupakan bagian dari program Universitas Nusa Cendana Berdampak Tahun 2026. Para peserta yang hadir dibagi dalam dua kelompok menjadi Kelas A untuk masyarakat umum dan Kelas B khusus kader desa. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari tahap survei rumah tangga yang telah dilaksanakan sebelumnya terhadap 132 kepala keluarga di Dusun 1 dan Dusun 2 Desa Kuatae.</p>
<figure id="attachment_29413" aria-describedby="caption-attachment-29413" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-large wp-image-29413" src="https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-20.01.22-1-300x170.jpeg" alt="WhatsApp Image 2026 08 07 at 20.01.22 1" width="300" height="170" title="PKM di TTS, FST Undana Gelar Edukasi Pengelolaan Air dan Pemetaan Desa Tahan Kekeringan 1" srcset="https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-20.01.22-1-300x170.jpeg 300w, https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-20.01.22-1-200x112.jpeg 200w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-29413" class="wp-caption-text">Arista Marlince Tamonob, S.Si., M.Si memaparkan materinya</figcaption></figure>
<p>Kegiatan ini menjadi tahap keempat dari lima tahapan besar program pengabdian. Kegiatan ini diawali dengan pengambilan Data Rumah Tangga dan Data Sumber Air Desa Kuatae serta pemetaan desa rawan kekeringan dan sebaran sumber air.</p>
<p>Hasil survei sebelumnya menunjukkan bahwa Desa Kuatae secara umum berstatus “Cukup Tahan” terhadap kekeringan, namun dengan tingkat kerentanan yang berbeda antar dusun dimana Dusun 2 berstatus “Rentan” sementara Dusun 1 berstatus “Cukup Tahan”.</p>
<p>Temuan inilah yang mendasari penyelenggaraan kegiatan edukasi ini, dengan tujuan agar masyarakat dan kader desa tidak hanya mengetahui hasil pemetaan, tetapi juga memperoleh bekal pengetahuan praktis untuk mengelola air rumah tangga secara lebih baik, sekaligus mempersiapkan keterlibatan kader desa dalam tahap penyusunan model desa tahan kekeringan pada periode berikutnya.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/pkm-di-tts-fst-undana-gelar-edukasi-pengelolaan-air-dan-pemetaan-desa-tahan-kekeringan/">PKM di TTS, FST  Undana Gelar Edukasi Pengelolaan Air dan Pemetaan Desa Tahan Kekeringan</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tes Kemampuan Akademik : Sebuah Kebutuhan, Bukan Ancaman</title>
		<link>https://kabarntt.id/opini/tes-kemampuan-akademik-sebuah-kebutuhan-bukan-ancaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2026 00:37:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SMAN 1 Larantuka]]></category>
		<category><![CDATA[Tes Kemampuan Akademik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=29404</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh : Silvester Kian Witi, S.Fil Hari-hari belakangan ini, guru-guru di Pelosok Indonesia umumnya dan&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/tes-kemampuan-akademik-sebuah-kebutuhan-bukan-ancaman/">Tes Kemampuan Akademik : Sebuah Kebutuhan, Bukan Ancaman</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Silvester Kian Witi, S.Fil</p>
<p>Hari-hari belakangan ini, guru-guru di Pelosok Indonesia umumnya dan guru-guru SMA di Propinsi Nusa Tenggara Timur khususnya disibukkan dengan kegiatan Penguatan serta Pendalaman materi-materi esensial berkaitan dengan Tes Kemampuan Akademik. Kegiatan ini sebenarnya merupakan imbas dari rendahnya hasil Tes Kemampuan Akademik dari para peserta didik SMA dan sederajat yang telah diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada belakangan ini. Hal ini semakin memperkuat pemahaman kita bahwa selain peserta didik, guru juga niscaya diberi ruang untuk belajar sembari bekerja untuk meningkatkan kompetensi profesionalnya.</p>
<p>Kita tidak bisa menutup mata bahwa mutu pendidikan Indonesia masih tertinggal. Hasil PISA, AKM, dan asesmen lain menunjukkan banyak siswa kita lemah dalam literasi dan berpikir kritis. Salah satu penyebabnya adalah kualitas guru itu sendiri.</p>
<p>Dalam konteks ini, Tes Kemampuan Akademik hadir sebagai alat diagnostik. Dari hasil Tes Kemampuan Akademik, pemerintah dan sekolah bisa mengetahui dengan jelas bahwa sebagian besar guru ternyata masih lemah di literasi sains, ada juga guru yang harus mengikuti pelatihan soal-soal HOTS, ada juga guru yang sudah bagus tapi perlu penguatan teknologi.</p>
<p>Di sisi lain, dengan data ini, guru perlu mengikuti bimbingandan pelatihan yang lebih terarah, sustematis dan terukur. Guru juga dituntut untk bisa melakukan refleksi diri secara terus-menerus, dan menyadari &#8220;Bagian mana yang harus saya perbaiki?&#8221; Jika dipahami dengan baik dan benar, Tes Kemampuan Akademik bisa menjadi vitamin dan asupan gizi yang baik untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/tes-kemampuan-akademik-sebuah-kebutuhan-bukan-ancaman/">Tes Kemampuan Akademik : Sebuah Kebutuhan, Bukan Ancaman</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tulis Disertasi “Paradoks di Balik Cita Rasa Kopi Bajawa”, Tony Djogo Orasi Ujian Promosi Doktor</title>
		<link>https://kabarntt.id/berita/tulis-disertasi-paradoks-di-balik-cita-rasa-kopi-bajawa-tony-djogo-orasi-ujian-promosi-doktor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 23:33:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Kopi Bajwa]]></category>
		<category><![CDATA[Tony Djogo]]></category>
		<category><![CDATA[UKSW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=29400</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARNTT.ID — Akademisi dan peneliti Antonius Paschalis Yosef Djogo, Senin (27/7/2026), menyampaikan Orasi Ilmiah Ujian&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/tulis-disertasi-paradoks-di-balik-cita-rasa-kopi-bajawa-tony-djogo-orasi-ujian-promosi-doktor/">Tulis Disertasi “Paradoks di Balik Cita Rasa Kopi Bajawa”, Tony Djogo Orasi Ujian Promosi Doktor</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARNTT.ID</strong> — Akademisi dan peneliti Antonius Paschalis Yosef Djogo, Senin (27/7/2026), menyampaikan Orasi Ilmiah Ujian Promosi dan Yudisium Doktor Studi Pembangunan Fakultas Interdisiplin Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) di ruang G 505, Gedung G UKSW, Jalan Diponegoro, Salatiga, Jawa Tengah. Sidang dipimpin Dekan Fakultas Interdisiplin Aldi Herindra Lasso, S.Pd, MM.Par, Ph.D.<br />
Tonny Djogo —sapaan akrab Antonius Paschalis Yosef Djogo — menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Paradoks di Balik Cita Rasa Kopi Bajawa: Kelembagaan dan Kebijakan Sistem Produksi Kopi” di hadapan Promotor Prof. Dr Daniel Daud Kameo, Ph.D serta dua Ko-Promotor: Prof Dr Intiyas Utama, SE, M.Si, Ak yang juga Rektor UKSW dan Dr. Lasmoni.<br />
Berikut, Dewan Penguji Prof. Dr Gatot Sasongko, SE, MS dan Dr. Wilson MA Therik, SE, M.Si dari UKSW serta penguji eksternal Dr. Luftan Makmun, S.ST, MP dari Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta – Magelang.<br />
Tony Djogo di awal pengantar orasinya mengatakan, motivasi melakukan penelitian tentang kopi dibangun dari keprihatinan atas fenomena bahwa kopi Bajawa memiliki popularitas dan nilai ekonomi tinggi namun produksinya menurun.<br />
“Pendekatan perbaikan produksi kopi yang sudah dilakukan terjebak pada upaya perbaikan jangka pendek tanpa mengatasi akar masalah secara sistemik, yang merupakan akar kegagalan struktural,” ujar Tony Djogo.<br />
Menurut Tony, perbaikan teknik budidaya yang sudah dilakukan umumnya berdampak positif dalam jangka pendek tetapi tidak berkelanjutan. Pengembangan kelembagaan dalam bentuk organisasi seperti koperasi, unit pengolahan hasil atau usaha mikro, kecil, dan menengah (UPH/UMKM) hanya berhasil dalam jangka pendek, tidak berkelanjutan.<br />
“Demikian pula upaya perbaikan pasar tidak bertahan lama dan belum berhasil memperbaiki luas tanam dan produksi serta ekonomi petani kopi. Pendekatan yang dilakukan selama ini terpisah atau tidak terintegrasi antara budidaya, kelembagaan, kebijakan, dan pasar,” kata Tony yang juga mantan Direktur Politani Negeri Kupang ini.<br />
Kendalanya diakui Tony yakni belum adanya rencana yang terpadu. Intervensi yang dilakukan berfokus pada budidaya, bantuan peralatan, pelatihan, kelembagaan, dan pasar yang terpadu dalam perencanaan dan program.<br />
“Salah satu kendala yang ditemui adalah kebijakan yang tidak tersinkronisasi. Sampai saat ini peta jalan, roadmap dan rencana induk, grand design pengembangan kopi Bajawa maupun provinsi belum ada atau belum selesai dibuat,” kata Tony lebih lanjut.<br />
Tony menjelaskan, disertasinya membedah krisis Kopi Arabika Flores Bajawa, komoditas lokal yang memiliki reputasi nasional dan internasional serta peluang pasar yang sangat tinggi namun mengalami krisis produksi.<br />
Saat ini, diakui Tony, luas tanam dan produksi kopi Bajawa menurun drastis dalam satu dekade terakhir, padahal permintaan pasar meningkat. Penurunan produksi dapat disebabkan faktor teknis budidaya maupun faktor alam.<br />
Pada bagian lain orasi ilmiahnya, Tony menyebut penelitian yang ia lakukan membangun model analisis perangkap kelembagaan-kebijakan-pasar untuk menjelaskan bagaimana interaksi antarkomponen ini dapat membentuk struktur insentif. Model ini menggambarkan perangkap sistemik yang memengaruhi kinerja sistem produksi kopi Bajawa.<br />
“Kelembagaan lokal yang lemah mengurangi efektivitas kebijakan; kebijakan yang parsial gagal memperkuat organisasi lokal dan budidaya; serta struktur pasar yang asimetris memperlemah produksi dan posisi tawar petani. Siklus interaksi negatiff ini memicu alih fungsi lahan dan penurunan produksi secara berkelanjutan,” ujarnya.<br />
Di akhir orasi menyampaikan penghargaan kepada Promotor Prof Dr Daniel Daud Kameo, Ph.D; Ko-Promotor Prof Dr Intiyas Utama, SE, M.Si, Ak dan Dr Lasmoni. Juga Dewan Penguji Prof Dr Gatot Sasongko, SE, MS dan Dr Wilson MA Therik, SE, M.Si serta penguji eksternal Dr Luftan Makmun, S.ST, MP.<br />
Tony menyampaikan terima kasih dan penghargaan secara khusus juga kepada Program Doktor Fakultas Interdisiplin Universitas Kristen Satya Wacana atas dukungannya selama ini.<br />
“Saya juga menyampaikan terima kasih secara khusus kepada Bapak Dr. Viktor Laiskodat dan Bapak Dr. Josef A Nae Soi, Gubernur dan Wakil Gubernur NTT 2018-2023 yang secara pribadi memberikan dukungan finansial untuk studi dan penelitian yang menghasilkan disertasi ini,” ujar Tony. (<strong>sel</strong>)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/tulis-disertasi-paradoks-di-balik-cita-rasa-kopi-bajawa-tony-djogo-orasi-ujian-promosi-doktor/">Tulis Disertasi “Paradoks di Balik Cita Rasa Kopi Bajawa”, Tony Djogo Orasi Ujian Promosi Doktor</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SVD, Peradaban dan Terima Kasih Umat</title>
		<link>https://kabarntt.id/feature/svd-peradaban-dan-terima-kasih-umat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 14:55:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Konser Musik Ledalero]]></category>
		<category><![CDATA[Ledalero]]></category>
		<category><![CDATA[Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero]]></category>
		<category><![CDATA[Uskup Agung Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=29390</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Tony Kleden ADA serial buku yang sangat menarik tentang kisah dan riwayat para misionaris&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/feature/svd-peradaban-dan-terima-kasih-umat/">SVD, Peradaban dan Terima Kasih Umat</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh Tony Kleden</strong></p>
<p><strong>ADA</strong> serial buku yang sangat menarik tentang kisah dan riwayat para misionaris tarekat SVD (<em>Societas Verbi Divini</em>/Serikat Sabda Allah) asal Belanda yang bekerja di Indonesia.  Semua mereka sudah meninggal dunia.</p>
<p>Serial buku yang terdiri dari empat buku dengan judul menarik: “Indahnya Kaki Mereka, Telusur Jejak Para Misionaris Belanda” ini dieditori Pater John Dami Mukese, SVD (alm) dan Romo Eduard Jebarus, Pr, imam projo yang berkarya di Keuskupan Larantuka.</p>
<p>Dua editor buku ini sangat detail, plastis dan kuat mengisahkan bagaimana kehidupan masa kecil para misionaris asal Belanda, kondisi sekaligus dukungan keluarga mereka, suka duka titian panggilan mereka, semangat mereka ke tanah misi dan jejak karya dan pengabdian yang mereka tinggalkan di Flores, Timor, Sumba, Sumbawa, Jawa, Lombok dan Bali.</p>
<p>Sebagai anggota SVD, Pater John Dami Mukese tahu dengan baik seperti apa jiwa dan spiritualitas SVD. Romo Eduard Jebarus, meski seorang rohaniwan projo, gaya dan corak hidupnya sangat  kuat cita rasa SVD karena dia pindahan dari SVD ke projo. Dengan begitu, Romo Eduard juga sangat paham SVD, tarekat yang didirikan St. Arnoldus Janssen di Steyl, Belanda, 8 September 1875 ini.</p>
<figure id="attachment_29392" aria-describedby="caption-attachment-29392" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-large wp-image-29392" src="https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-12-at-00.39.07-300x170.jpeg" alt="WhatsApp Image 2026 07 12 at 00.39.07" width="300" height="170" title="SVD, Peradaban dan Terima Kasih Umat 2" srcset="https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-12-at-00.39.07-300x170.jpeg 300w, https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-12-at-00.39.07-200x112.jpeg 200w, https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-12-at-00.39.07.jpeg 650w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-29392" class="wp-caption-text">Panitia konser musik dan pentas teater foto bersama para frater usai pentas di Auditorium Undana, Sabtu (11/7/2026)</figcaption></figure>
<p>Terbaca dalam buku itu betapa benih panggilan tumbuh subur di Eropa pada akhir tahun 1800-an hingga awal 1900-an. Kehidupan iman keluarga Katolik cukup baik dan kuat mengakar. Gairah masuk seminari anak-anak laki-laki cukup tinggi. Dukungan keluarga juga total dan luar biasa.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/feature/svd-peradaban-dan-terima-kasih-umat/">SVD, Peradaban dan Terima Kasih Umat</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pildun 2026: Selesai Sudah Nomor 7, CR-7 Pada Tanggal 7 Bulan 7</title>
		<link>https://kabarntt.id/opini/pildun-2026-selesai-sudah-nomor-7-cr-7-pada-tanggal-7-bulan-7/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 04:08:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Christiano Ronaldo]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Ronaldo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=29388</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Al Hayon Vinsens Nama lengkap CR-7 adalah Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro. Nama keren&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/pildun-2026-selesai-sudah-nomor-7-cr-7-pada-tanggal-7-bulan-7/">Pildun 2026: Selesai Sudah Nomor 7, CR-7 Pada Tanggal 7 Bulan 7</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh: Al Hayon Vinsens </strong></p>
<p>Nama lengkap CR-7 adalah Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro. Nama keren sebagai bintang sepak bola dunia dan negara Protugal adalah Christian Ronaldo, CR7. Dia adalah “signum dan significans” (tanda sekaligus penanda bermakna), sebagai representasi dari timnas sepak bola dan Portugal. Jadi omon tentang CR-7 berarti tersangkut di dalamnya negara dan timnas Portugal.</p>
<p>Masih segar dalam ingatan pada Liga Negara UEFA 2024-2025, tepatnya 8 Juni 2025 lalu, Portugal di bawah cap CR-7 mengalahkan timnas Spanyol di laga final. Portugal keluar sebagai juara dan Spanyol menempati posisi runer-up. Pada level lebih tinggi -Fifa World Cup 2026- pada 7 -7 -2026 kemarin, dua tim ini bersua lagi di Babak 16 besar. Hasil akhir 1- 0 untuk Spanyol. Dengan hasil ini maka “selesai sudah” perjalanan Portugal dan bintangnya, CR7 di kasta tertinggi sepak bola dunia.</p>
<p>Kekalahan Portugal dan kejatuhan CR-7 pada laga tersebut meletupkan aneka emoji dari para suporter, para fans terhadap idolanya itu. Negara juga mungkin ikut bersedih karena ini faktum yang “tidak enak”. “Mengapa harus kalah di masa injury time, 90+1 menit”? Jawabannya: “Inilah sepak bola”. Pada titik inilah “CR-7, Nomor 7 Pada 7-7-2026 “selesai”.</p>
<p>CR-7 terkulai dalam linangan air mata. Gol balasan di waktu yang kian sempit di masa injury time untuk menyamakan kedudukan dan meneduhkan emoji para suporter, fans dan warga Protugal tidak kunjung muncul. Kebintangan seperti tidak berdaya magis saat itu. Sihir individual seperti mati suri oleh kelincahan dan kekuatan sistem dari tim Spanyol.  CR-7 dan timnya kalah dan terhenti di fase 16 besar Piala Dunia 2026.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/pildun-2026-selesai-sudah-nomor-7-cr-7-pada-tanggal-7-bulan-7/">Pildun 2026: Selesai Sudah Nomor 7, CR-7 Pada Tanggal 7 Bulan 7</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Frater SVD Gelar Konser Musik Animasi Panggilan dan Cari Dana</title>
		<link>https://kabarntt.id/humaniora/frater-svd-gelar-konser-musik-animasi-panggilan-dan-cari-dana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 02:42:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<category><![CDATA[Auditorium Undana]]></category>
		<category><![CDATA[Konser Musik Ledalero]]></category>
		<category><![CDATA[Ledalero]]></category>
		<category><![CDATA[SVD]]></category>
		<category><![CDATA[SVD Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=29383</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARNTT.ID&#8212;Para frater tarekat SVD (Societas Verbi Divini/Serikat Sabda Allah) dari Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero,&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/frater-svd-gelar-konser-musik-animasi-panggilan-dan-cari-dana/">Frater SVD Gelar Konser Musik Animasi Panggilan dan Cari Dana</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARNTT.ID</strong>&#8212;Para frater tarekat SVD (<em>Societas Verbi Divini</em>/Serikat Sabda Allah) dari Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero, menggelar konser musik dan teater. Konser dengan tujuan untuk animasi panggilan dan mencari dana ini sudah digelar di beberapa kota di Jawa, Bali, Flores dan di Timor.  Di Kota Kupang, konser musik dan teater ini akan digelar di Auditorium Undana, Sabtu (11/7/2026) pukul 17.00-22.00 Wita.</p>
<p>Ketua Panitia Konser di Kupang, Kristo Blasin, mengapresiasi Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero yang menggelar konser musik dan teater ini Kupang. “Apresiasi yang tinggi kepada Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero yang menggelar konser musik dan teater ini di Kupang, dan beberapa kota di daratan Timor,” kata Kristo di Kupang, Selasa (7/7/2026).</p>
<p>Sebelum tampil di daratan Timor, para frater juga sudah menggelar konser dan teater yang sama di Jakarta, Surabaya, Denpasar, beberapa kota di daratan Flores.</p>
<figure id="attachment_29385" aria-describedby="caption-attachment-29385" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-large wp-image-29385" src="https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2026/07/kristo-blasin-300x170.jpg" alt="kristo blasin" width="300" height="170" title="Frater SVD Gelar Konser Musik Animasi Panggilan dan Cari Dana 3" srcset="https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2026/07/kristo-blasin-300x170.jpg 300w, https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2026/07/kristo-blasin-200x112.jpg 200w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-29385" class="wp-caption-text">Kristo Blasin</figcaption></figure>
<p>Kristo meyakini para frater SVD bakal tampil prima dan mampu menghibur para peminat musik dan teater. “Kita tidak ragu dengan kualitas para frater Ledalero. Mereka sangat piawai memainkan alat musik apa saja, mereka jago mengolah vokal. Pasti menghibur dan sangat memuaskan,” kata mantan Wakil Ketua DPRD NTT itu.</p>
<p>Kristo mengharapkan warga Kota Kupang tidak melewatkan kesempatan langka ini untuk menonton di Auditorium Undana akhir pekan ini. Sejak beberapa minggu lalu, tiket konser ini sudah mulai dijual di gereja-gereja di Kota Kupang, juga dijual oleh relawan dari Pemuda Katolik. “Bisa juga dengan menghubungi  ketua KUB,” kata Kristo.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/frater-svd-gelar-konser-musik-animasi-panggilan-dan-cari-dana/">Frater SVD Gelar Konser Musik Animasi Panggilan dan Cari Dana</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kandidat Baru Juara Piala Dunia 2026</title>
		<link>https://kabarntt.id/opini/kandidat-baru-juara-piala-dunia-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 22:51:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=29379</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Vinsen A Hayon Usai seluruh tim peserta Piala Dunia 2026 berlaga di fase gugur&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/kandidat-baru-juara-piala-dunia-2026/">Kandidat Baru Juara Piala Dunia 2026</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh Vinsen A Hayon</p>
<p>Usai seluruh tim peserta Piala Dunia 2026 berlaga di fase gugur dan atas hasil pertandingan yang diraih, kiranya memudahkan prediksi para “suka bola”, “Tim mana yang bakal menjadi kandidat baru juara Fifa World Cup 2026”. Sangat mungkin itu adalah tim favorit anda. Atau apakah “2026 World Cup Champion” masih tetap bertahan atau harus beralih kepada timnas dari benua lain?</p>
<p>Fakta menjadi mungkin, satu di antara alasannya karena manakala Timnas Argentina sebagai juara bertahan harus jatuh bangun meraih gol dan menang di babak ekstra time melawan Cabo Verde, para suporter, fans, negara kandidat juara baru Piala Dunia 2026, lengkap pelatih kepala dan perangkatnya seperti mendapat “durian runtuh”. Lantas semua bersinergi menyiapkan “segalanya”, misi baru dibangun, spirit juara tercurah, dan siapkan “strategi jitu” untuk mengalahkan “Sang Juara Bertahan” jika bersua di babak berikut.</p>
<p>Alasan lain yang amat-sangat mungkin adalah telah gugur 16 tim dari negara peserta Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Meksiko, Kanada dan USA. (catatan: timnas tuan rumah -Kanada- telah dikandaskan Maroko di laga perdana babak 16 besar, Timnas Paraguay juga). Kisah berkaitan dengan fase gugur, mencatat sejarah dan rekor terbatas, bahwa yang gugur tidak punya harapan lagi menjadi juara baru piala dunia kali ini. Sedangkan harapan menjadi kandidat juara baru masih menggantung kuat di dada ke-16 tim (sisa 14 tim) yang melaju berjuang di babak 8 Besar.</p>
<p>Cerita harapan dan mimpi tim-tim yang tidak melaju ke fase 16 besar, telah gugur dengan sendirinya. Ikut terkubur juga impian dan harapan negara dan warganya. Dengan kepala tegak mereka “angkat topi”, lalu secara terhormat melambaikan tangan ‘sayonara” kepada Fifa World Cup 2026. Kisah gugur dan kepulangan mereka tidak karena putusan pengadil pertandingan dan tidak pula karena hasil ricek pada VAR. Mereka gugur dan pulang karena tim lawan lebih unggul. Besar kemungkinan lain adalah karena sang “dewi fortuna” belum berpihak pada timnya.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/kandidat-baru-juara-piala-dunia-2026/">Kandidat Baru Juara Piala Dunia 2026</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
