Halal bihalal sudah menjadi tradisi di lingkungan Kementerian Agama Kota Kupang. Bahkan untuk tahun ini, sebelum hari suci Idul Fitri tiba, acara itu sudah diwacanakan rekan-rekan pegawai Muslim dan Muslimah di bawah koordinasi Aladin sebagai Ketua Panitia. Dan, hari ini, Selasa, 14 April 2026, perayaan itu pun terlaksana di aula hotel Timore Kupang.
Gebyar persaudaraan dan sukacita tidak saja dimiliki keluarga besar Kementerian Agama Kota Kupang namun juga menyentuh hati para undangan. Hadir dalam perayaan itu, Walikota Kupang, Christian Widodo, Forkompimda Kota Kupang, FKUB Kota Kupang, MUI dan sejumlah undangan lain.
Semua larut dalam sukacita melalui pelbagai acara yang ditampilkan. Pemandu acara, Saudah Abdullah dan Raka mengundang Muhammad Rizieq, siswa SD Plus Attin Namosain, Kota Kupang, membawakan pidato. Tepuk tangan mengiringi langkahnya menuju panggung. Dan ternyata, siswa tersebut adalah peraih juara pertama lomba Pidato Dai Cilik (Pidacil) tingkat Kota Kupang yang digelar beberapa waktu lalu. Walaupun yang hadir pada umumnya berstatus sebagai ayah dan ibu, dai cilik itu seperti berkata kepada dirinya, betapa pentingnya menghormati orang tua sebagai jalan menuju kesuksesan.
Aplaus panjang dan gemuruh sorak sorai kembali menggema ketika empat ASN beragama Kristen, Nerly, cs, membawakan lagu-lagu rohani bernuansa Islami. Alunan suara mereka tidak hanya merdu di telinga namun mengalirkan damai dalam hati. Perbedaan keyakinan bukan penghalang melainkan perekat dan memperkaya kebersamaan. Hari ini, halal bihalal keluarga besar Kemenag Kota Kupang menggapai tujuannya: sebagai ruang saling memaafkan dan mempererat persaudaraan.







