KABARNTT.ID—Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, Selasa (3/6/2025), meluncurkan tiga program strategis di bidang kesehatan, yakni Dana Pengamanan Kegawatdaruratan di RSUD S.K. Lerik, Penyerahan Makanan Tambahan (PMT) bagi bayi balita stunting, gizi buruk, gizi kurang serta ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK), dan Sosialisasi Sistem Informasi Rawat Inap (SIRANAP).
Turut hadir pada kegiatan yang dipusatkan di Puskesmas Sikumana, Kota Kupang ini hadir antara lain Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang, Neda Ridla Lalay, S.H., Ketua TP PKK Kota Kupang dr. Widya Cahya, Pj. Sekda Kota Kupang Ignasius Repelita Lega, S.H., Asisten I Sekda Kota Kupang Jeffry Edward Pelt, S.H., Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Barang Bukti Kejari Kota Kupang Ida Made Oka Wijaya, S.H., M.H., Kapolsek Maulafa mewakili Kapolresta Kupang Kota, Danramil 07/Alak mewakili Dandim 1604/Kupang, para kepala perangkat daerah, camat dan lurah, Direktris RSUD S.K. Lerik, serta Kepala Puskesmas se-Kota Kupang.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang, Christian Widodo, menyampaikan bahwa peluncuran Dana Pengamanan Kegawatdaruratan merupakan perwujudan dari refleksi dan janji politiknya untuk menjamin tidak ada lagi warga Kota Kupang yang kehilangan nyawa hanya karena keterbatasan administrasi atau pembiayaan layanan kesehatan darurat.
“No one left behind, left no one behind. Tidak boleh ada warga yang tertinggal. Saya ingin semua warga bisa dilayani dengan baik. Maka saya inisiasi dana pengamanan ini, agar ketika warga mengalami kondisi darurat, seperti kecelakaan atau serangan penyakit akut dan tidak memiliki BPJS maupun kelengkapan administrasi lainnya, mereka tetap bisa ditangani secepatnya. Dana ini akan dikelola oleh RSUD S.K. Lerik dengan sistem saldo tahunan yang diperbarui setiap tahun,” jelas Christian.






