KEFAMENANU KABARNTT.ID — Semangat pelestarian lingkungan sekaligus penguatan nilai-nilai Pancasila kembali menggema di wilayah perbatasan RI-RDTL, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Puluhan prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat dari Pos Haumeni Ana, Pos Nilulat, Pos Manusasi serta keterwakilan Mako Satgas Yonarhanud 2 Kostrad bersama puluhan mahasiswa Persatuan Mahasiswa Biboki (Permabi) Kefamenanu melakukan aksi penanaman ratusan anakan bambu, mahoni dan pinang.
Kegiatan penghijauan tersebut dipusatkan di sejumlah titik sepanjang ruas jalan sabuk merah sektor barat yang mengalami longsor dan dinilai mengancam kelestarian lingkungan di kawasan perbatasan.
Aksi penanaman pohon yang bertepatan dengan momentum Hari Lahir Pancasila itu menjadi wujud nyata kepedulian bersama terhadap keberlanjutan lingkungan sekaligus implementasi nilai gotong royong dan cinta tanah air di daerah perbatasan.
Ketua Permabi Kefamenanu, Evan Naiheli mengatakan, penanaman pohon bersama prajurit TNI merupakan investasi jangka panjang dalam menjaga dan melestarikan alam.
Menurutnya, momentum Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat penting untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong sebagai nilai luhur yang menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Kegiatan hari ini merupakan implementasi dari nilai luhur Pancasila yakni semangat gotong royong yang saat ini dilakukan oleh Yonarhanud 2 Kostrad dan Permabi Kefamenanu,” ungkap Evan kepada wartawan, Senin (1/6/2026).







