Gubernur NTT Apresiasi Walikota Kupang Bangun Kupang Jadi Modern

Kota Kupang kunker gub kota kupang

Terhadap semua catatan yang disampaikan Gubernur VBL, Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore,    menyampaikan terima kasih. Dirinya meminta kepada seluruh jajaran Pemkot Kupang untuk perlu melakukan akselerasi guna mewujudkan arahan gubernur.

“Semua catatan akan diperhatikan. Khusus penanganan sampah, kasih kami waktu 6 bulan untuk penataan masalah sampah,” ujar Jefri.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dikatakan Jefri, pihaknya akan segera menindaklanjuti masukan dan arahan dari gubernur dengan segera membuat pertemuan untuk penyusunan proposal.

Pada kesempatan tersebut Jefri juga memaparkan sebagai Ibukota Provinsi  dan satu-satunya kota di NTT, Kota Kupang terus melakukan penataan kota yang lebih baik. Namun diakuinya hingga saat ini Pemkot Kupang juga masih mengalami beberapa masalah yang sedang dalam proses pembenahan seperti air bersih dan sampah.

Tentang air bersih, menurut Jefri, berkat komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat saat ini Pemerintah Kota Kupang mendapat dukungan dana untuk peningkatan kapasitas sumber air di tiga titik, yakni Kali Dendeng di Kelurahan Fontein, Air Sagu di Kelurahan Batuplat dan sumber air di kompleks Kampus UKAW Kupang, Kelurahan Oesapa.

Diperkirakan dengan peningkatan kapasitas ini akan ada tambahan 38 ribu pelanggan atau sekitar 231 ribu jiwa. Pemerintah Kota Kupang dengan persetujuan DPRD Kota Kupang juga telah mengalokasikan sejumlah anggaran untuk bantuan langsung air bersih bagi warga di titik-titik yang mengalami kekeringan.

Walikota mengakui masalah sampah masih menjadi momok yang memalukan bagi Kota Kupang. Ditambahkannya dengan keterbatasan armada dan sumber daya hanya 87 persen sampah yang bisa diangkut setiap harinya.

Pos terkait