Julie Laiskodat Motivasi Anak Muda dan Penenun NTT Jadi Pencipta Mode

julie sutrisno laiskodat2

KUPANG kabarntt.id—Nama Julie Sutrisno Laiskodat sudah sangat populer dan merakyat di lubuk hati kaum ibu penenun dan kaum muda pencinta tenun ikat, model dan desain di Bumi Flobamora, NTT.

Suara dari ibu-ibu di kampung-kampung yang pernah dikunjungi Julie rata-rata memberikan nuansa segar bagi dunia tenun ikat warisan karya seni para leluhur.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dalam kunjungannya ke kampung-kampung tenun, istri Gubernur NTT ini selalu mengeluarkan uang banyak untuk membeli sarung-sarung karya para ibu.

Bukan hanya sekadar memborong semua hasil karya ibu-ibu penenun, aneka tenunan itu kemudian dirancang lagi menjadi beragam busana modern.

Ada pula untuk dipamerkan dan dijual kembali di berbagai pameran di tingkat, nasional maupun internasional.

Selain mengangkat nilai budaya unik dan langka karya seni leluhur NTT, apa yang dilakukan Julie  juga untuk meningkatkan pendapatan ekonomi kaum ibu di NTT.

Ketua Dekranasda NTT ini juga menantang kaum muda NTT untuk berani berkreasi menciptakan karya-karya mode baru dan modern.

Ia ingin putra-putri NTT menjadi model-model dan desainer tangguh mengolah kain tenun ikat NTT.

Ketika hadir di Stand Dekranasda Provinsi NTT pada acara Indonesia  Indonesia Fashion Week 2022 Tresure of Mangnificent Borneo di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan,  Jumat (15/4/2022), lalu Julie menyampaikan bahwa untuk mencapai cita-cita anak muda NTT, pihaknya gencar mendorong dan mendukung Dekranasda NTT dan mengalokasikan anggaran sejak tahun 2019 sampai saat ini.

Anggaran tersebut untuk membiayai para mentor nasional datang ke NTT memberikan pendidikan dan pelatihan membentuk pola dan menjahit mode busana. Para mentor nasional itu, yaitu Defrico Audy, Maya Ratih dan Temma Prasetio.

Pos terkait