Diserang Belalang, Sumba Timur Terancam Gagal Panen

sumtim belalang 1

WAINGAPU kabarntt.id—Pemerintah Kabupaten Sumba Timur secara masif dengan melibatkan masyarakat terus membasmi hama belalang yang sudah menyebar secara meluas di 22 kecamatan di Sumba Timur.

Lahan pertanian warga ludes diserbu belalang. Dengan begitu Sumba Timur gagal panen.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Pemerintah Sumba Timur pun mengakui bahwa hama belalang sungguh sangat berakibat fatal terhadap hasil pertanian warga dan juga sangat meresahkan warga.

Bupati Sumba Timur, Drs. Kristofel A. Praing, lewat panggilan telepon, Selasa (19/4/2022), mengakui bahwa serangan hama belalang tersebut sangat masif dan sudah menyebar di 22 kecamatan di Sumba Timur.

Pemerintah sudah melakukan berbagai upaya membasmi hama belalang tersebut, namun tetap saja belalang muncul di wilayah-wiayah yang tidak bisa dijangkau.

“Upaya yang kita lakukan dalam rangka membasmi hama belalang oleh pemerintah sudah dilakukan. Dengan apa? Ya dengan membentuk brigade-brigade dari desa, kecamatan dan kabupaten dan berharap melibatkan masyarakat,” tegasnya.

Praing merasa kesal juga, masyarakat sudah dilibatkan tetapi belalang masih juga menyerang.

Mengapa bisa begitu? “Oleh karena kita dalam penanganannya kita secara sporadic, tidak secara simultan. Katakanlah pada hari yang sama, jam yang sama melakukan penyemprotan sehingga efektivitasnya lebih bagus. Jadi kalau begitu apa yang dilakukan oleh pemerintah? Kami terus melakukan upaya melibatkan masyarakat dan juga bekerja sama dengan IPB dan beberapa perguruan tinggi untuk secara jangka menengah dan jangka panjang bagaimana penanganan sesungguhnya. Secara jangka pendek melakukan penyemprotan itu,” jelas Praing.

Pos terkait