OELAMASI kabarntt.id—Mengatasi terputusnya transportasi, terutama penyaluran logistik, Kementerian PUPR membuka jalur alternatif hingga bisa dilalui kendaraan menyusul terputusnya trans Timor di Takari, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang.
Sebagaimana diketahui jalur trans Timor ini terputus sejak Jumat (17/2/2023) malam akibat tertimbun longsoran di Km 72. Longsoran ini menutup jalan sekitar 200-an meter dengan ketebalan lebih dari 10 meter.
Melihat kondisi tersebut dan terutama membuka lagi jalur transportasi antarkota di daratan Timor , Kementerian PUPR membuka akses jalan alternatif agar bisa dilintasi oleh warga dan kendaraan khusus untuk roda dua dan roda empat.
“Kami mempercepat buka jalur alternatif agar jalur logistik di trans Timor tidak putus,” kata Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Kementerian PUPR, Thomas Setiabudi Aden, saat diwawancarai awak media di lokasi longsor, Minggu (19/2/2023).
Thomas lalu meminta dukungan dari pihak kepolisian maupun TNI serta Pemerintah Kabupaten Kupang agar proses pengerjaan jalur alternatif ini dipercepat.
“Kami dengan dukungan kepolisian dan tim gabungan Pemerintah Kabupaten Kupang akhirnya jalan alternatif sudah selesai dikerjakan dan targetnya ini malam bisa dilintasi oleh warga sementara kendaraan itu khusus untuk roda dua dan empat saja,” jelasnya.
Thomas mengatakan, akses jalan alternatif yang dibangun ini dimaksudkan agar bisa dilalui oleh kendaraan roda empat yang hendak membawa logistik. Namun akan ditutup kembali saat alat berat sedang beroperasi mengangkut material longsor.
“Ini hanya sementara saja, dan akan kita tutup kembali saat alat berat sedang beroperasi,” ujarnya. (sam)







