Sementara di Desa Motaulun, kata Seran, pemerintah akan membangun deker dan gorong-gorong di samping kantor desa, termasuk di Dusun Lookmi.
Prinsipnya, kata Seran, Pemkab Malaka siap merehabilitasi kembali semua kerusakan infrastruktur akibat banjir dan genangan air hujan beberapa bulan lalu.
Sedangkan kerusakan lahan warga, kata Seran, Dinas Pertanian dan Dinas Sosial sedang membereskan data kerusakannya. “Nanti mereka akan kaji apakah banjir dan genangan air hujan itu berdampak pada rawan pangan? Bila menyebabkan rawan pangan, maka kita akan mengambil beras cadangan dari Dolog untuk membantu masyarakat,” kata Seran. (advertorial/abr)







