<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KabarNTT.ID &#8211; Kabar NTT</title>
	<atom:link href="https://kabarntt.id/author/kabar-ntt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<description>Kompeten, Kritis, Kredibel</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Jun 2026 07:25:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-icon-situs-e1738830134956-32x32.png</url>
	<title>KabarNTT.ID &#8211; Kabar NTT</title>
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Transformasi Peternakan Modern TTU: Kunci Baru Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan NTT</title>
		<link>https://kabarntt.id/berita/transformasi-peternakan-modern-ttu-kunci-baru-pertumbuhan-ekonomi-dan-kesejahteraan-ntt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 07:25:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Timor Tengah Utara]]></category>
		<category><![CDATA[tahun 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi peternakan modern]]></category>
		<category><![CDATA[Trimeldus Tonbesi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=29364</guid>

					<description><![CDATA[<p>KEFAMENANU KABARNTT.ID &#8212; Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, tengah didorong menjadi sentra&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/transformasi-peternakan-modern-ttu-kunci-baru-pertumbuhan-ekonomi-dan-kesejahteraan-ntt/">Transformasi Peternakan Modern TTU: Kunci Baru Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan NTT</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEFAMENANU KABARNTT.ID</strong> &#8212; Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, tengah didorong menjadi sentra peternakan modern melalui penerapan teknologi, penguatan SDM, dan kolaborasi multipihak. Langkah ini diyakini mampu mengakselerasi ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan peternak, serta memperkuat ketahanan pangan NTT.</p>
<p>Potensi besar sektor peternakan di Kabupaten Timor Tengah Utara kini diarahkan menuju sistem yang lebih maju dan profesional. Pengembangan peternakan modern dinilai sebagai langkah strategis untuk menjawab tantangan produktivitas, kualitas, dan daya saing produk ternak asal TTU.</p>
<p>&#8220;TTU punya lahan, punya sumber daya lokal, dan punya peternak yang ulet. Yang dibutuhkan adalah sentuhan teknologi dan manajemen modern agar hasilnya bisa bersaing di pasar yang lebih luas,&#8221; ujar Trimeldus T. Tonbesi, S.Pt, M.Sc , Kadis Peternakan TTU, Jumat (19/6/2026).</p>
<p>Dukungan terhadap transformasi ini diwujudkan dalam beberapa aspek kunci. Pertama, penyediaan infrastruktur dasar seperti kandang berstandar, akses air bersih, dan sistem kesehatan hewan yang kuat.</p>
<p>Kedua, inovasi pakan berbasis sumber daya lokal untuk menekan biaya produksi sekaligus menjaga keberlanjutan.</p>
<p>Ketiga, digitalisasi mulai masuk ke kandang. Teknologi informasi dimanfaatkan untuk pencatatan produksi harian, pemantauan kesehatan ternak, hingga pemasaran digital.</p>
<p>&#8220;Dengan aplikasi, peternak bisa tahu kapan sapi harus vaksin, berapa bobot ideal, dan ke mana menjual dengan harga terbaik. Efisiensi naik, pendapatan juga ikut naik,&#8221; tambah Trimeldus.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/transformasi-peternakan-modern-ttu-kunci-baru-pertumbuhan-ekonomi-dan-kesejahteraan-ntt/">Transformasi Peternakan Modern TTU: Kunci Baru Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan NTT</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sempat Viral di Facebook, Polemik Kades Manusasi Diselesaikan Secara Damai dan Pengunggah Akui Salah</title>
		<link>https://kabarntt.id/berita/sempat-viral-di-facebook-polemik-kades-manusasi-diselesaikan-secara-damai-dan-pengunggah-akui-salah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 11:30:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Polemik Desa Manusasi]]></category>
		<category><![CDATA[tahun 2026]]></category>
		<category><![CDATA[viral di medsos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=29360</guid>

					<description><![CDATA[<p>KEFAMENANU KABARNTT.ID &#8212; Polemik yang dipicu unggahan di grup Facebook BIINMAFFO TTU dan menyeret nama&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/sempat-viral-di-facebook-polemik-kades-manusasi-diselesaikan-secara-damai-dan-pengunggah-akui-salah/">Sempat Viral di Facebook, Polemik Kades Manusasi Diselesaikan Secara Damai dan Pengunggah Akui Salah</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEFAMENANU KABARNTT.ID</strong> &#8212; Polemik yang dipicu unggahan di grup Facebook BIINMAFFO TTU dan menyeret nama Kepala Desa Manusasi, Emirensiana Fallo, akhirnya diselesaikan secara damai. Pengunggah postingan, Benyamin Palbeno, mengakui kesalahannya dan menyampaikan permohonan maaf secara langsung dalam mediasi yang berlangsung di Kantor Camat Miomaffo Barat.</p>
<p>Kepala Desa Manusasi, Emirensiana Fallo, mengatakan informasi yang beredar melalui unggahan tersebut tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Karena itu, ia merasa perlu memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.</p>
<p>Dalam wawancara melalui sambungan telepon, Kamis (18/6/2026), Emirensiana menjelaskan bahwa unggahan tersebut dibuat oleh bapak kecilnya sendiri, Benyamin Palbeno. Menurutnya, postingan itu diduga dilatarbelakangi rasa kecewa terhadap kepemimpinannya sebagai Kepala Desa Manusasi.</p>
<p>&#8220;Saya tegaskan bahwa isi postingan tersebut tidak benar,&#8221; tegas Emirensiana.<br />
Meski sempat memicu perbincangan di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan tersebut melalui jalur musyawarah dan kekeluargaan.</p>
<p>Mediasi berlangsung pada Rabu (17/6/2026) di Kantor Camat Miomaffo Barat. Pertemuan tersebut dihadiri Camat Miomaffo Barat bersama staf, tokoh adat, Kapolsek Miomaffo Barat beserta anggota, serta sejumlah pihak terkait yang turut membantu proses penyelesaian masalah.</p>
<p>Dalam forum mediasi itu, Benyamin Palbeno mengakui bahwa informasi yang diunggahnya tidak dapat dipertanggungjawabkan. Ia kemudian menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Emirensiana Fallo atas postingan yang telah menimbulkan polemik.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/sempat-viral-di-facebook-polemik-kades-manusasi-diselesaikan-secara-damai-dan-pengunggah-akui-salah/">Sempat Viral di Facebook, Polemik Kades Manusasi Diselesaikan Secara Damai dan Pengunggah Akui Salah</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemain Tim Monster di Laga Perdana Piala Dunia</title>
		<link>https://kabarntt.id/opini/pemain-tim-monster-di-laga-perdana-piala-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 06:59:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=29356</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Al Hayon Vinsens Pertandingan perdana pada fase grup G, H, I, J dan K&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/pemain-tim-monster-di-laga-perdana-piala-dunia/">Pemain Tim Monster di Laga Perdana Piala Dunia</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh Al Hayon Vinsens</p>
<p>Pertandingan perdana pada fase grup G, H, I, J dan K Piala Dunia (Pildun) 2026, kelihatan mudah diprediksi hasil akhirnya. Kiranya tidak hanya pengamat kawakan, komentator berpengalaman dan punya jam terbang ok dan eks pemain “beken” yang dapat melakukannya tetapi siapapun yang pernah menonton bola kaki dapat dengan mudah memprediksi tim-tim mana yang bakal menang.</p>
<p>Indikator dominan adalah karena tim di grup tersebut merupakan tim favorit dan langganan piala dunia. Punya pemain-pemain bintang, dan NCP &amp; T (New Comer Player &amp; Team) -Pemain dan tim pendatang baru yang amat bersinar, dan jadi pemain dan tim debutan di Pildun 2026 dengan “spirit killer”.</p>
<p>Dukungan indikator lain adalah karena tim di grup-grup tersebut memiliki pemain-pemain peraih gelar liga, baik di negaranya maupun bersama timnya di liga-laga Eropa, Afrika, Amerika, Asia, Australia, dan Amerika Latin. Mereka punya skill individu mumpuni. Bahkan katanya, yang paling menentukan adalah karena ada pemain-pemain &#8220;monster” yang menghuni tim-tim Pildun tersebut.</p>
<p>Sebut saja beberapa nama sesuai indikator di atas. Kita mulai dari predikat paling “Ok punya” alias GOAT; Messi. Ada pemain bintang lain di Timnas Albiceleste: Emiliano Martines, De Paul, Enso Hernandes, dan Julian Alvares. Dari Timnas Perancis, ada Kyllian Mbappe dan Ousmane Dembele. Sadio Mane dan Kalidou dari Senegal. Columbia dengan James Rodriques, Louis Dias dan Zuarez. Pada Timnas Aljazair: Mohamad Amoura dan Nouri. Dari Irak: Aymen Hussein, Ali Jasim dan Ibrahim Bayes. Kemudian dari Timnas Norwegia, semua tahu yang namanya Erling Haaland.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/pemain-tim-monster-di-laga-perdana-piala-dunia/">Pemain Tim Monster di Laga Perdana Piala Dunia</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bhabinkamtibmas Kefa Utara Turun Langsung Amankan Syukuran Wisuda Warga</title>
		<link>https://kabarntt.id/berita/bhabinkamtibmas-kefa-utara-turun-langsung-amankan-syukuran-wisuda-warga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 17:28:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Aipda M. Virmon]]></category>
		<category><![CDATA[Bhabinkamtibmas Kefa Utara]]></category>
		<category><![CDATA[kawal syukuran wisuda]]></category>
		<category><![CDATA[tahun 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=29350</guid>

					<description><![CDATA[<p>KEFAMENANU KABARNTT.ID &#8212; Bhabinkamtibmas Kelurahan Kefa Utara, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU),&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/bhabinkamtibmas-kefa-utara-turun-langsung-amankan-syukuran-wisuda-warga/">Bhabinkamtibmas Kefa Utara Turun Langsung Amankan Syukuran Wisuda Warga</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEFAMENANU KABARNTT.ID</strong> &#8212; Bhabinkamtibmas Kelurahan Kefa Utara, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Aipda M. Virmon, S.H., turun langsung melakukan pengamanan dan pemantauan kegiatan syukuran wisuda warga di Lingkungan Seroja, Kamis (11/6/2026) malam, guna memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, lancar, serta tetap mematuhi ketentuan izin keramaian yang telah diterbitkan Polres TTU.</p>
<p>Kegiatan berlangsung di halaman rumah Rofinus Sakunab yang menggelar acara syukuran atas kelulusan putrinya, Demitriana Arfyati Sutal, S.Kom., yang pada hari yang sama mengikuti wisuda di Universitas Timor.</p>
<p>Selain melakukan patroli dan sambang door to door, Aipda M. Virmon juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada keluarga serta para tamu undangan agar bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.</p>
<p>&#8220;Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat Lingkungan Seroja dan tamu undangan untuk mengikuti acara syukuran dengan tetap menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, tertib dan kondusif sehingga kegiatan syukuran wisuda berjalan dengan aman, tertib dan lancar,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia juga mengingatkan bahwa kegiatan tersebut telah mengantongi izin keramaian dari Polres TTU sehingga seluruh pihak wajib mematuhi ketentuan yang telah dituangkan dalam surat izin tersebut.</p>
<p>&#8220;Bhabinkamtibmas juga menghimbau bahwa kegiatan syukuran ini sudah dikantongi izin dari Polres TTU namun tetap mematuhi aturan yang sudah dituangkan dalam surat izin keramaian yang mana kegiatan berlangsung sampai pukul 24.00 Wita,&#8221; katanya.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/bhabinkamtibmas-kefa-utara-turun-langsung-amankan-syukuran-wisuda-warga/">Bhabinkamtibmas Kefa Utara Turun Langsung Amankan Syukuran Wisuda Warga</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TNI dan Mahasiswa Permabi Tanam Ratusan Pohon di Perbatasan RI-RDTL, Wujud Nyata Semangat Pancasila</title>
		<link>https://kabarntt.id/berita/tni-dan-mahasiswa-permabi-tanam-ratusan-pohon-di-perbatasan-ri-rdtl-wujud-nyata-semangat-pancasila/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2026 12:46:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Permabi]]></category>
		<category><![CDATA[satgas pamtas ri-rdtl sektor barat]]></category>
		<category><![CDATA[tahun 2026]]></category>
		<category><![CDATA[TTU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=29345</guid>

					<description><![CDATA[<p>KEFAMENANU KABARNTT.ID &#8212; Semangat pelestarian lingkungan sekaligus penguatan nilai-nilai Pancasila kembali menggema di wilayah perbatasan&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/tni-dan-mahasiswa-permabi-tanam-ratusan-pohon-di-perbatasan-ri-rdtl-wujud-nyata-semangat-pancasila/">TNI dan Mahasiswa Permabi Tanam Ratusan Pohon di Perbatasan RI-RDTL, Wujud Nyata Semangat Pancasila</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEFAMENANU KABARNTT.ID</strong> &#8212; Semangat pelestarian lingkungan sekaligus penguatan nilai-nilai Pancasila kembali menggema di wilayah perbatasan RI-RDTL, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).</p>
<p>Puluhan prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat dari Pos Haumeni Ana, Pos Nilulat, Pos Manusasi serta keterwakilan Mako Satgas Yonarhanud 2 Kostrad bersama puluhan mahasiswa Persatuan Mahasiswa Biboki (Permabi) Kefamenanu melakukan aksi penanaman ratusan anakan bambu, mahoni dan pinang.</p>
<p>Kegiatan penghijauan tersebut dipusatkan di sejumlah titik sepanjang ruas jalan sabuk merah sektor barat yang mengalami longsor dan dinilai mengancam kelestarian lingkungan di kawasan perbatasan.</p>
<p>Aksi penanaman pohon yang bertepatan dengan momentum Hari Lahir Pancasila itu menjadi wujud nyata kepedulian bersama terhadap keberlanjutan lingkungan sekaligus implementasi nilai gotong royong dan cinta tanah air di daerah perbatasan.</p>
<p>Ketua Permabi Kefamenanu, Evan Naiheli mengatakan, penanaman pohon bersama prajurit TNI merupakan investasi jangka panjang dalam menjaga dan melestarikan alam.</p>
<p>Menurutnya, momentum Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat penting untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong sebagai nilai luhur yang menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.</p>
<p>&#8220;Kegiatan hari ini merupakan implementasi dari nilai luhur Pancasila yakni semangat gotong royong yang saat ini dilakukan oleh Yonarhanud 2 Kostrad dan Permabi Kefamenanu,&#8221; ungkap Evan kepada wartawan, Senin (1/6/2026).</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/tni-dan-mahasiswa-permabi-tanam-ratusan-pohon-di-perbatasan-ri-rdtl-wujud-nyata-semangat-pancasila/">TNI dan Mahasiswa Permabi Tanam Ratusan Pohon di Perbatasan RI-RDTL, Wujud Nyata Semangat Pancasila</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Idul Adha dan Solidaritas Kemanusiaan</title>
		<link>https://kabarntt.id/opini/idul-adha-dan-solidaritas-kemanusiaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2026 14:38:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Stipar Atma Reksa Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=29343</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Anselmus Dore Woho Atasoge Salah satu ritus kalenderi dalam Islam, Idul Adha tiba lagi.&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/idul-adha-dan-solidaritas-kemanusiaan/">Idul Adha dan Solidaritas Kemanusiaan</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh Anselmus Dore Woho Atasoge</p>
<p>Salah satu ritus kalenderi dalam Islam, Idul Adha tiba lagi. Ia merupakan fenomena keagamaan yang mengandung muatan teologis, etis, dan sosiologis yang saling berkelindan. Narasi pengorbanan Ibrahim dan Ismail yang diperingati setiap tahun ini menyimpan dimensi historis-spiritual yang telah membentuk imajiner peradaban Islam.</p>
<p>Namun, dalam konteks sosial kontemporer, perayaan ini memerlukan pembacaan yang melampaui aspek ritualistik menuju dimensi praksis kemanusiaan. Tulisan ini berupaya merumuskan makna Idul Adha dengan mengintegrasikan penafsiran kontekstual dan gagasan tokoh Islam moderat, guna mempertegas posisi qurban sebagai instrumen penguat solidaritas dan keadilan sosial.</p>
<p>Al-Qur’an (QS. As-Saffat: 102–107) menempatkan peristiwa penyembelihan Ismail sebagai balā’ (ujian) keimanan yang direspon dengan sikap taslīm (penyerahan diri) oleh kedua figur utama, Ibrahim dan Ismail. Namun, teks suci secara eksplisit mencatat intervensi ilahi melalui fidyah berupa domba yang besar.</p>
<p>Sejumlah tokoh kontemporer, seperti Quraish Shihab, menegaskan bahwa kisah ini bukan legitimasi atas pengorbanan manusia, melainkan simbolisasi kesiapan mental-spiritual untuk melepaskan keterikatan duniawi yang berpotensi menghalangi ketaatan kepada Allah. Substitusi hewan kurban menjadi penanda normatif bahwa Islam menolak kekerasan atas nama agama dan mengarahkan energi spiritual pada bentuk ibadah yang bersifat sosial, berkelanjutan, dan manusiawi.</p>
<p>Secara etimologis, kata qurbān berakar dari qarīb yang bermakna ‘kedekatan’. Dalam kerangka fikih dan akhlak tasawuf, qurban dimaknai sebagai sarana taqarrub ilallāh melalui pengorbanan harta yang sah. Namun, dimensi sosialnya tidak kalah substantif. Distribusi daging kepada fakir, miskin, dan kerabat (QS. Al-Hajj: 28, 36) mencerminkan mekanisme redistribusi kekayaan yang berkeadilan.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/idul-adha-dan-solidaritas-kemanusiaan/">Idul Adha dan Solidaritas Kemanusiaan</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wabup Kamillus Elu Tekankan MBG Harus Untungkan Peternak Lokal</title>
		<link>https://kabarntt.id/berita/wabup-kamillus-elu-tekankan-mbg-harus-untungkan-peternak-lokal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 06:38:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kamilus Elu]]></category>
		<category><![CDATA[Program Makan Bergizi Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[tahun 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Bupati TTU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=29339</guid>

					<description><![CDATA[<p>KEFAMENANU KABARNTT.ID &#8212; Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Kamillus Elu, S.H., menekankan program Makan&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/wabup-kamillus-elu-tekankan-mbg-harus-untungkan-peternak-lokal/">Wabup Kamillus Elu Tekankan MBG Harus Untungkan Peternak Lokal</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEFAMENANU KABARNTT.ID</strong> &#8212; Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Kamillus Elu, S.H., menekankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus memberi manfaat ekonomi bagi peternak lokal melalui pemenuhan kebutuhan telur dan daging yang diprioritaskan berasal dari Kabupaten TTU.</p>
<p>Penegasan tersebut disampaikan Kamillus saat memimpin rapat Satuan Tugas (Satgas) MBG bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Koordinator SPPI tingkat Kabupaten TTU di Aula Rapat Bapperida TTU.</p>
<p>Menurut Kamillus, program MBG tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan pangan bergizi bagi masyarakat, tetapi juga harus menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi lokal, khususnya bagi para peternak di TTU.</p>
<p>&#8220;Kita ingin kebutuhan telur dan daging untuk MBG bisa dipenuhi dari peternak lokal. Ini bukan hanya soal ketersediaan pangan, tetapi juga bagaimana peternak kita ikut mendapatkan manfaat ekonomi dari program ini,&#8221; tegas Kamillus Elu, Senin (25/5/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, kebutuhan telur untuk mendukung pelaksanaan MBG saat ini sebagian besar sudah dipenuhi oleh peternak lokal di TTU. Kondisi tersebut dinilai sebagai peluang yang perlu dipertahankan sekaligus diperkuat agar daerah mampu memenuhi kebutuhan protein hewani secara mandiri.</p>
<p>Selain telur, kebutuhan daging ayam juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Kamillus menyebut penggunaan ayam frozen dapat menjadi alternatif dalam mendukung kebutuhan MBG, namun kualitas dan keamanan produk harus dipastikan secara ketat.</p>
<p>&#8220;Kalau menggunakan ayam frozen, harus benar-benar dipastikan masih segar dan diketahui proses penyembelihannya. Kita ingin memastikan daging yang diberikan sehat, layak konsumsi, dan tidak menimbulkan dampak di kemudian hari,&#8221; tegasnya.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/berita/wabup-kamillus-elu-tekankan-mbg-harus-untungkan-peternak-lokal/">Wabup Kamillus Elu Tekankan MBG Harus Untungkan Peternak Lokal</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengendalian Inflasi Daerah dan Pengakuan Nasional atas Kinerja Pemprov NTT</title>
		<link>https://kabarntt.id/opini/pengendalian-inflasi-daerah-dan-pengakuan-nasional-atas-kinerja-pemprov-ntt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 05:33:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[inflasi di NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi Informasi NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=29336</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Daniel Tonu Inflasi bukan sekadar istilah teknokratis dalam laporan ekonomi. Inflasi adalah realitas yang&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/pengendalian-inflasi-daerah-dan-pengakuan-nasional-atas-kinerja-pemprov-ntt/">Pengendalian Inflasi Daerah dan Pengakuan Nasional atas Kinerja Pemprov NTT</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh Daniel Tonu</strong></p>
<p>Inflasi bukan sekadar istilah teknokratis dalam laporan ekonomi. Inflasi adalah realitas yang langsung menyentuh ruang paling dasar kehidupan masyarakat: dapur keluarga, harga beras, minyak goreng, telur, cabai, ikan, ongkos transportasi, biaya sekolah anak, hingga kemampuan rumah tangga menjaga daya beli. Karena itu, keberhasilan suatu pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi tidak boleh dilihat semata-mata sebagai prestasi statistik, melainkan sebagai keberhasilan tata kelola publik dalam melindungi masyarakat dari tekanan harga.</p>
<p>Dalam konteks Nusa Tenggara Timur, pengendalian inflasi memiliki tingkat kesulitan yang khas. NTT adalah provinsi kepulauan dengan bentang geografis yang luas, struktur distribusi yang kompleks, ketergantungan antardaerah, kerentanan cuaca, serta biaya logistik yang relatif tinggi. Harga barang di pasar tidak hanya ditentukan oleh produksi, tetapi juga oleh kelancaran transportasi laut dan udara, ketersediaan stok, keterhubungan antarwilayah, dan efektivitas pengawasan distribusi. Karena itu, ketika inflasi NTT dapat dijaga dalam koridor yang terkendali, capaian tersebut patut dibaca sebagai hasil kerja pemerintahan yang serius, terukur, dan kolaboratif.</p>
<p>Pengakuan atas kerja tersebut semakin memperoleh legitimasi nasional ketika Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur meraih penghargaan dalam kegiatan “Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026” yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Senggigi, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Selasa malam, 19 Mei 2026. Dalam forum tersebut, Provinsi NTT memperoleh penghargaan kategori Pengendalian Inflasi tingkat provinsi untuk Regional Nusa Tenggara dan Maluku. Tidak hanya menerima penghargaan, Pemerintah Provinsi NTT juga memperoleh dana insentif sebesar Rp 3 miliar dari Kementerian Dalam Negeri.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/pengendalian-inflasi-daerah-dan-pengakuan-nasional-atas-kinerja-pemprov-ntt/">Pengendalian Inflasi Daerah dan Pengakuan Nasional atas Kinerja Pemprov NTT</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ayo Bangun NTT: Lindungi Tradisi Budaya dengan HKI demi Ekonomi Mandiri</title>
		<link>https://kabarntt.id/opini/ayo-bangun-ntt-lindungi-tradisi-budaya-dengan-hki-demi-ekonomi-mandiri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 05:16:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pentahelix]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=29333</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Florianus Apolonius Koten Slogan “Ayo Bangun NTT” yang diusung kepemimpinan Melki-Johni bukan sekadar pemanis&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/ayo-bangun-ntt-lindungi-tradisi-budaya-dengan-hki-demi-ekonomi-mandiri/">Ayo Bangun NTT: Lindungi Tradisi Budaya dengan HKI demi Ekonomi Mandiri</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh Florianus Apolonius Koten</strong></p>
<p>Slogan “Ayo Bangun NTT” yang diusung kepemimpinan Melki-Johni bukan sekadar pemanis retorika politik. Kata “Ayo” adalah panggilan solidaritas, sementara “Bangun” merupakan alarm kebangkitan kesadaran untuk mengubah potensi mati menjadi realitas ekonomi. “NTT” dianugerahi kekayaan alam sekelas komodo dan Kelimutu, serta warisan budaya adiluhung seperti tenun ikat dan lagu daerah. Namun, ironisnya, stigma daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) masih melekat erat.</p>
<p>Stigma inilah yang harus dikikis habis melalui momentum progresif pada Selasa, 12 Mei 2026 lalu, ketika 58 lagu daerah NTT resmi tercatat sebagai Ekspresi Budaya Tradisional (EBT) oleh Kemenkum NTT sebagaimana dirilis oleh akun media sosial ig @kemenkumntt. Peristiwa ini ditandai dengan penyerahan sertifikat EBT secara simbolis oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) NTT kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) NTT. Legalitas Hak Kekayaan Intelektual (HKI) ini adalah jembatan, meminjam istilah Steve Jobs, yang menghubungkan hak kreator dengan kebebasan publik menikmati buah cipta, sekaligus sebagai salah satu jalan keluar Flobamora dari belenggu keterbatasan ekonomi.</p>
<p><strong>Menolak Stigma 3T dengan Kekayaan Komunal</strong></p>
<p>Labelling Daerah 3 T terekam dalam memori kolektif masyarakat dan menimbulkan ekses negatif berupa inferiority complex atau rasa rendah diri yang akut. Perasaan ini membuat masyarakat daerah NTT lupa bahwa mereka memiliki alam yang kaya, modal sosial yang kuat dan potensi budaya luar biasa yang dapat menjelma menjadi sumber ekonomi baru. Kekontrasan ini membuat miris. Di satu sisi, cap Daerah 3 T yang tidak dapat terpungkiri dan disangkal tetapi di sisi lain, memiliki berbagai potensi budaya dan nilai ekonomi kultural yang signifikan.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/ayo-bangun-ntt-lindungi-tradisi-budaya-dengan-hki-demi-ekonomi-mandiri/">Ayo Bangun NTT: Lindungi Tradisi Budaya dengan HKI demi Ekonomi Mandiri</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Everyday Resistence (Membaca Kisah &#8216;Pesta Babi&#8217;)</title>
		<link>https://kabarntt.id/opini/everyday-resistence-membaca-kisah-pesta-babi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 May 2026 08:12:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pesta babi]]></category>
		<category><![CDATA[Stipar Atma Reksa Ende]]></category>
		<category><![CDATA[stipar ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=29329</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Anselmus Dore Woho Atasoge Film dokumenter ‘Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita’ (2026) karya&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/everyday-resistence-membaca-kisah-pesta-babi/">Everyday Resistence (Membaca Kisah &#8216;Pesta Babi&#8217;)</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh Anselmus Dore Woho Atasoge</p>
<p>Film dokumenter ‘Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita’ (2026) karya Dandhy Laksono dan Cypri Dale telah menjadi ‘diskusi hangat’ di Tanah Air Indonesia. Narasi utamanya adalah tentang pembangunan yang bakal mengorbankan masyarakat. Film ini tidak dihadirkan hanya sebagai sebuah tontonan, melainkan &#8216;lukisan&#8217; yang menggemakan wajah ganda pembangunan Indonesia. Film ini membuka ruang kritik terhadap bagaimana kebijakan melahirkan kekerasan struktural yang sistematis terhadap masyarakat adat Papua.</p>
<p>Di balik gagah-gempita wacana “lumbung pangan dan energi”, hutan hujan Papua, paru-paru terakhir Indonesia yang masih bernapas utuh, terancam sirna. Dua setengah juta hektar tanah leluhur dibabat untuk ‘food estate’, perkebunan tebu, kelapa sawit, dan peternakan, demi janji kemajuan yang justru mengulangi pola kolonialisme modern. Seluruh konsesi itu terpusat pada satu dinasti bisnis, ditopang legitimasi politik lintas presiden, dan dikawal puluhan ribu aparat. Di balik angka-angka kebijakan, yang tersisa adalah tanah yang terusik, pangan yang dirampas, dan identitas yang perlahan tergerus.</p>
<p>Film ini menyuarakan denyut nadi perlawanan melalui lima wajah Papua Selatan. Yasinta Mowen menyaksikan rawa dan hutannya runtuh dihajar alat berat. Natalis Buer, petani muda Tanah Miring, bergulat dengan mimpi bertani yang terbentur tembok modal. Vincent Quipalo teguh mempertahankan hak adat dari alih fungsi lahan dan markas militer. Frankie Waro menancapkan “Palang Adat &amp; Salib Merah” sebagai pagar sakral penolak korporasi. Dan, Willem Kimko menghidupkan kembali ‘Awon Atatbon’, Pesta Babi suku Muyu, yang bertransformasi dari ritual sepuluh tahunan menjadi ruang konsolidasi marga dan deklarasi damai atas kedaulatan wilayah.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/everyday-resistence-membaca-kisah-pesta-babi/">Everyday Resistence (Membaca Kisah &#8216;Pesta Babi&#8217;)</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
