Fransiskus Boli, Ayah Kembar Siam Flotim Sempat Putus Asa

flotim ayag kembar siam
Fransiskus Boli (dua dari kiri), ayah si kembar siam

LARANTUKA KABANTT.CO—Tim dokter dari RS dr. Soetomo Surabaya dibantu tim dokter dari  RSUD Prof. Johannes Kupang, RSUD TC Hillers Maumere dan RSUD dr. Hendrik Fernandez Larantuka akhirnya berhasil memisahkan bayi kembar siam melalui operasi pemisahan, Minggu (7/5/2023).

Di balik suksesnya operasi itu, Fransiskus Boli, ayah dari kembar siam mengungkapkan gejolak hatinya.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Kepada media ini, Sabtu (6/5/2023) malam,  Boli mengaku sempat mengungkapkan kepasrahan dan keputusasaan terhadap badai hidup yang menimpa keluarga kecilnya.

Di tengah kebuntuan, kekurangan, serta kekhawatiranya terhadap  kondisi buah hatinya yang diberi nama Laurentina dan Laurentini, Boli hanya bisa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Boli juga mengaku merasa terbantu dengan salah seorang bidan pendamping di RSUD dr. Hendrikus Fernandez Larantuka yang bernama Scholastika  Konsita. Konsita sangat baik dan memperhatikan ia bersama istri dan anaknya. Konsita  juga selalu memberi penjelasan dan peneguhan yang menguatkan hatinya, juga memberi petunjuk selama rawat nginap di rumah sakit.

“Saya sempat putus asa dengan keadaan anak saya. Biaya untuk membawa istri saya dari Pulau Adonara ke Rumah Sakit Larantuka saja saya harus tunggang langgang mencari pinjaman, karena saya hanya seorang petani yang garap kebun orang perharinya. Itu pun tidak menentu, terkadang Rp 20 ribu, atau Rp 30 ribu, sedangkan perbulanya hanya Rp 500 ribu saja,” kata Boli.

“Awal perawatan memang biaya yang saya keluarakan sendiri untuk makan minum selama di RS sekitar Rp 5 juta.  Namun pihak RS menerima kami dengan baik dan mengarahkan saya untuk buat proposal ke Pemda dan disambut baik oleh Penjabat Bupati Flotim, Pak Doris Rohi.  Semua ini tidak terlepas dari kerja teman-teman wartawan juga yang bantu menyiarkanya ke publik hingga mendapat banyak bantuan untuk operasi pemisahan anak saya,” ungkap Boli.

Melalui kabarntt.id, Senin (8/5/2023), Boli,  mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, baik di RS Larantuka, Tim dokter RS Soetomo Surabaya, Tim dokter Rumah Sakit TC Hillers Maumere, dan RS Prof. WZ Johannes Kupang yang sudah berjuang maksimal hingga bisa membuahkan hasil yang  memuaskan.

Boli tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih yang berlimpah kepada pihak Pemerintah Indonesia, mulai dari Pemda Provinsi, dan pemerintah pusat yang sudah bersusah  payah  menghadirkan semua tim medis hingga anak kembar mereka bisa dipisahkan.

Ucapan terima kasih khusus juga diberikan Boli kepada bidan Scholastika  Konsita Nino. Boli melukiskan Konsita sebagai malaikat yang pertama bisa mngembalikan otak dan pikirannya yang sebelumnya sempat buntu.

“Tapi setelah saya dikuatkan oleh Bidan Konsita akhirnya menemukan jalan keluar dan bayi kembar saya sukses dipisahakan hari Minggu sore kemarin,” kata Boli.

Boli masih mengharapkan doa dan bantuan karena setelah sukses dalam operasi bayi masih dalam perawatan intensif. Masih banyak lagi yang harus diperjuangkan untuk proses pemulihan kedua putri  kembarnya.

“Untuk itu saya mohon  doa dan dukungan kita semua agar putri  saya saat proses pemulihan dan penyembuhan berjalan dengan lancar,” kata Boli. (abh)

Pos terkait