Sementara itu, Menteri Dalam Negeri yang diwakili Direktur Jenderal Pembangunan Daerah, Hari Nur Cahya Murni, dalam arahannya mengatakan, Musrenbang ini merupakan momentum seluruh pemangku kepentingan untuk menetapkan RKPD Tahun 2022.
“Musrenbang ini merupakan momentum seluruh pemangku kepentingan melakukan penajaman dan klarifikasi atas kegiatan dan sub kegiatan yang diusulkan untuk disepakati yang selanjutnya dituangkan dalam RKPD Provinsi NTT Tahun 2022. Apalagi tema RKPD NTT yaitu Pengembangan Infrastruktur Ekonomi, Pemantapan Rantai Pasok Pariwisata menuju Pemulihan Ekonomi daerah telah mendukung tema RKP Nasional yaitu Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural,” ungkap Nur Cahya.
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, memberikan apresasi atas dukungan Pemerintah Pusat terhadap NTT dan mendukung pelaksanaan pembangunan dengan skema kolaborasi.
“Pak Menteri sudah membuka kegiatan ini (Musrenbang Provinsi). Selanjutnya saya akan berdiskusi khusus dengan Pak Menteri terkait pembangunan NTT Tahun 2022. Terima kasih juga kepada Bapak Presiden dan Bapak/Ibu Menteri yang perhatian terhadap NTT dalam mendukung percepatan pembangunan. Labuan Bajo sebagai salah satu destinasi wisata prioritas nasional dan food estate di Sumba Tengah, merupakan contoh wujud kolaboratif dan kerja cerdas. Selanjutnya kami mendukung Pemerintah Pusat dalam mewujudkan NTT menjadi masa depan Indonesia melalui energi listrik tenaga surya,” pungkas Gubernur Viktor. (sipers biro administrasi pimpinan setda ntt)







