Dari 670 ha, jelas Bupati Hery Nabit, diharapkan akan menjadi benih yang bermanfaat untuk ditanam di kabupaten-kabupaten lain di NTT maupun di luar NTT. “Itu berarti benih dari Manggarai akan bisa beredar di musim tanam April-September tahun 2023,” katanya.
“Tahap awal yang sudah dilakukan adalah produksi seluas 100 ha yang hari ini dipanen. Tahap kedua adalah pengurusan sertifikasi benih yang tadi sudah disepakati menjadi tanggung jawab bersama Pemkab, Pemprov dan off taker, serta koordinasi dengan anggota DPR RI, Ibu Julie Sutrisno Laiskodat,” tegasnya.
Untuk diketahui, saat bersamaan Bupati Hery juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian kepada kelompok tani di Kajong, serta melepas 23 ton kedelai hasil panen kelompok tani di Kajong untuk dikirim ke luar daerah. (ias)







