“Semakin besar kepercayaan rakyat, semakin besar pula kewajiban untuk membuktikan bahwa kepercayaan tersebut tidak diberikan secara sia-sia,” ujarnya.
Ia menegaskan, masyarakat tidak hanya menilai partai politik dari banyaknya kursi yang diperoleh, tetapi juga dari sejauh mana partai mampu memperjuangkan aspirasi, mengawal kebijakan publik, menghadirkan solusi, dan memastikan pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Karena itu, ia berharap Golkar terus menjaga kepercayaan rakyat dengan memperkuat kerja-kerja politik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Bupati Ingatkan Kader Jaga Persatuan
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Falent juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan persaudaraan di tengah perbedaan pandangan maupun pilihan kepemimpinan dalam organisasi politik.
Ia mengatakan, perbedaan aspirasi dan pilihan merupakan sesuatu yang dapat terjadi dalam organisasi. Namun, kualitas sebuah organisasi ditentukan oleh bagaimana perbedaan tersebut dikelola secara bijaksana.
“Perbedaan pilihan tidak boleh mengalahkan persaudaraan, dan kompetisi kepemimpinan tidak boleh mengorbankan keutuhan organisasi,” katanya.
Bupati berharap Musda XI Golkar TTU menjadi momentum untuk menyatukan langkah, merawat kebersamaan, dan memperkuat persaudaraan di antara seluruh kader.
Ia juga meminta agar seluruh rangkaian Musda berlangsung secara demokratis, tertib, terbuka, serta menjunjung tinggi aturan organisasi.
Menurutnya, siapa pun yang nantinya mendapatkan kepercayaan untuk memimpin Golkar di Kabupaten TTU harus diterima sebagai bagian dari keputusan organisasi yang dihormati bersama.







