Lebih lanjut, Bupati Falent menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dikerjakan oleh pemerintah sendiri.
Diperlukan partisipasi seluruh elemen masyarakat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia menyebut sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian bersama, mulai dari kemiskinan, pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, pertanian, infrastruktur, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam konteks tersebut, pemerintah daerah membutuhkan masukan, pengawasan, dan koreksi dari berbagai pihak agar kebijakan yang diambil semakin baik dan tepat sasaran.
Bupati berharap Partai Golkar dapat menjalankan fungsi pengawasan secara konstruktif, mengedepankan kepentingan masyarakat, serta memberikan alternatif solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan di Kabupaten TTU.
Ia percaya pengalaman, jaringan, dan kekuatan kader yang dimiliki Golkar dapat terus memberikan sumbangan positif bagi kehidupan demokrasi dan pembangunan daerah.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Falent menyampaikan selamat melaksanakan Musda XI kepada seluruh keluarga besar Partai Golkar Kabupaten TTU.
Ia berharap Musda tersebut berjalan lancar, menghasilkan keputusan terbaik, melahirkan kepemimpinan yang bijaksana, serta membawa Golkar semakin solid, semakin dekat dengan rakyat, dan semakin nyata kontribusinya bagi kemajuan daerah yang dikenal dengan semboyan Salu Miomaffo – Kuluan Ma Maubes. (siu)







