“Kita ingat pesan Pak Jokowi, pesan Pak Prabowo, pimpinan KPU dan Mendagri bahwa pilkada kali ini harus dirayakan dengan gembira dan menjadi pesta rakyat. Kami pastikan, koalisi ini akan melewati proses ini dengan damai dan menjaga agar pilkada berlangsung kondusif,” kata Melki.
Melki mengatakan akan ada banyak hal yang akan dikerjakan untuk NTT. Namun ada saatnya bagi Melki-Johni untuk menyampaikan secara detail seperti apa program mereka jika dipercayakan memimpin NTT lima tahun ke depan. Prinsipnya semua yang akan dikerjakan itu ada dalam spirit kebersamaan.
Sementara Johni Asadoma dalam sambutannya mengaku saat masih menjabat Kapolda NTT ada sejumlah partai yang menawarinya untuk maju di Pilkada NTT seperti PPP, Perindo dan PSI.
“Sebelumnya saya sosialisasi sebagai Cagub, tapi Partai Gerindra memutuskan saya sebagai Cawagub mendampingi Pak Melki. Sebagai kader saya harus loyal. Jika Tuhan berkenan, kami akan berusaha membawa NTT naik lompatan sedikit lebih tinggi,” kata Johni. Mantan Kapolda NTT ini mengajak koalisi partai agar bekerja keras menjaga nama besar partai.
Ketua KPU NTT, Jemris Fointuna, mengapresiasi komitmen Melki-Johni menjaga pilkada agar berlangsung kondusif dan damai. Menurutnya, komitmen Melki-Johni sejalan dengan tema besar pilkada damai.
“Kita semua keluarga, kita bersaudara. Walaupun beda paslon, beda parpol tapi mari kita jaga ketertiban dan keamanan supaya pilkada berjalan dengan aman dan tenteram. Siapapun pemimpin yang dipercayakan oleh masyarakat NTT, itu adalah milik kita bersama,” kata Fointuna. (den)







