Ia mengatakan, pihaknya akan meningkatkan pembinaan terhadap Atanasia, khususnya dalam kemampuan literasi dan membaca, sebagai persiapan mengikuti pemilihan Duta Baca tingkat Provinsi NTT.
“Dalam beberapa hari ke depan, kami akan giat lagi. Ketika ada kegiatan atau event yang akan dilaksanakan di tingkat provinsi, kami akan siap mengikuti lomba pemilihan Duta Baca tingkat provinsi,”katanya.
Menurut Emanuel, persiapan tersebut penting agar Atanasia dapat tampil lebih baik dan mampu bersaing dengan peserta dari kabupaten lain pada ajang tingkat provinsi.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten TTU, Robertus Nahas, menyampaikan apresiasi kepada dewan juri, guru pendamping, dan seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan tersebut.
Ia menilai seluruh peserta telah menunjukkan semangat dan keberanian untuk tampil di depan publik serta menyampaikan visi dan misi sebagai peserta Duta Baca.
Robertus juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tetap bersemangat, baik mereka yang berhasil meraih juara maupun yang belum memperoleh hasil terbaik.
“25 anak ini hebat. Kalian semua anak yang hebat. Tetap semangat bagi yang juara dan terus berjuang bagi yang belum mendapatkan juara. Peluang lomba masih terbuka lebar ke depan. Persiapkan diri lagi untuk lomba Duta Baca ke depan,” pesannya. (Siu)







