“Jadilah duta-duta kecil Kabupaten Timor Tengah Utara yang mencerminkan nilai-nilai religius, kebersamaan, dan kedamaian,” pesannya.
Pemerintah Kabupaten TTU juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama Kabupaten Belu melalui Unit Layanan Filial Haji dan Umrah Kabupaten TTU serta seluruh pihak yang telah mendukung proses persiapan keberangkatan jamaah haji tahun ini.
Acara pelepasan berlangsung penuh haru dan doa. Pemerintah berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabrurah.
Sementara itu, salah satu calon jamaah haji, Kashio, mengaku bersyukur karena akhirnya mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci setelah menunggu selama 12 tahun.
“Senang sekali dan bersyukur karena penantian 12 tahun akhirnya mendapat kesempatan ke Tanah Suci,” tuturnya.
Ia mengaku akan memanjatkan doa bagi keluarga saat berada di Tanah Suci.
“Di sana pasti yang pertama saya berdoa supaya saya bersama istri kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat walafiat dan juga berdoa supaya anak cucu di sini sehat selalu,” ujarnya.







