Dan, seluruh aktivitas pelayanan kepada penumpang akan dilakukan di tempat ini.
Pemerintah pusat menyediakan sebuah area untuk lounge tepat di lantai dua, serta ruangan untuk VIP. Pada sudut barat ruang ini disediakan sebuah lokasi khusus untuk central ATM.
Sementara, di sisi timurnya disiapkan juga toilet dengan konsep dan desain modern. Nantinya dari lokasi ini akan dijadikan sebagai terminal bagi para wisatawan jika mau berkunjung ke destinasi-destinasi wisata kepulauan di Manggarai Barat.
“Kita sudah lihat lokasi-lokasi yang akan dipakai untuk layanan perbankan, karena di sinilah tempat untuk pelayanan kepada penumpang kapal yang mau menuju ke pulau-pulau dengan tujuan wisata. Yang pasti dulu di sini ada central ATM, dan terkait kebutuhan tempat, kita cek kembali layoutnya agar penempatannya tidak salah,” tegas Kepala KSOP Kesyahbandaranm Kelas III Labuan Bajo, Hasan Sadili, dalam diskusi dengan Direktur Dana Bank NTT, Johanis Landu Praing.
Landu Praing saat itu pun menyampaikan sejumlah layanan yang akan dihadirkan di sana sehingga mereka membutuhkan beberapa lokasi. Hingga siang, tim dari Bank NTT menelusuri titik-titik yang akan dipakai sebagai lokasi pelayanan perbankan.
“Kita akan buat gerbang pelayanan masuk ke Waterfront ini, semua serba digital dan ditanggung oleh Bank NTT berdasarkan PKS. Ini agar ke depan, ada keteraturan dalam pelayanan warga yang mau berkunjung. Kita siapkan semuanya termasuk pelayanan untuk ruangan VIP,” kata Landu Praing menjelaskan.
Bank NTT, menurutnya, bertindak dengan cepat karena beberapa saat yang lalu, pihak KSOP sudah bersurat ke mereka untuk segera mengeksekusi point-point yang dikerjasamakan.







