Dia menambahkan, Bank NTT sudah membantu menangani 6.000 anak dari 16 ribu anak dengan status gizi kurang. Jika mereka ini tidak ditangani secara baik, maka berpeluang sebagai anak stunting.
“Ini adalah pendekatan prima yang dilakukan oleh Bank NTT,”tambah Lerry sembari mengungkapkan, kelebihan program Bank NTT adalah pada pola asuh sehingga ada edukasi kepada keluarga 1.000 hari pertama kehidupan yang mencakup suami, dan orang dekat ibu hamil.
Kegiatan pemberian PMT dan edukasi ini diberikan mulai 21 Juni – 16 Juli 2022 di 1019 Desa/Kelurahan yang berada pada 187 Puskesmas se-Provinsi NTT dan di tingkat provinsi, dilaunching oleh gubernur sementara bersamaan di daerah, secara simbolis dilaunching oleh para bupati walikota se-NTT. (humas bank ntt/den)







