Bupati TTU Apresiasi Bantuan Electrifying Agriculture Proliga PLN

TTU Bupati PLN

Dengan memberikan penyinaran menggunakan lampu dari energi listrik, imbuh Agustinus, buah naga yang sebelumnya hanya dapat berbuah pada bulan tertentu bisa berbuah hampir sepanjang tahun.

Untuk menyiasati supaya buah naga bisa berbuah dan dipanen meskipun di luar musim panen, lanjut Agustinus, para petani memanfaatkan cahaya buatan untuk tetap menyinari buah naga yaitu dengan cahaya dari bola lampu yang dihasilkan dari energi listrik.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Jatmiko menyatakan siap memfasilitasi perwakilan kelompok petani buah naga Desa Fatoin yang ingin belajar usaha budi daya buah naga dengan sistim penyinaran lampu di malam hari di daerah Jawa khususnya di Banyuwangi.

“Saya siap fasilitasi, jika ada perwakilan dari kelompok tani dengan Kepala PLN Kefamenanu ingin menimba ilmu di Banyuwangi. Ilmu yang didapatkan bisa diterapkan di TTU,” ucap Jatmiko.

Ketua Kelompok Tani Anin Tahmate, Ignasius Neno Naisau, kepada wartawan mengaku senang dengan program Listrik Untuk Buah Naga yang dilaksanakan di perkebunan buah naga milik kelompoknya dengan sistim penyinaran lampu di malam hari

Ia berjanji akan memanfaatkan energi listrik untuk dapat meningkatkan produktivitas buah naga sekaligus meningkatkan kesejahteraan kelompoknya.

Ignas mengatakan, usaha budi daya tanaman buah naga ia geluti sejak lima tahun yang lalu. Dan sudah empat kali panen.

“Dalam 1 tahun saya bisa panen 2 sampai 3 kali dengan hasil panen pertahun diperkirakan mencapai 30 juta,” ujar Naisau. (siu)

Pos terkait