Di Tengan Pandemi, Swasti Sari Jaring 638 Pelamar Ikut Seleksi

Swasti Sari

Lebih lanjut Sason  mengatakan,  setelah test tertulis peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahap test kesehatan dengan menggunakan Laboratorium Prodia yang menjadi salah satu acuan SNI. Selanjutnya tes psikolagi, public speaking, wawancara dan terakhir test ketahanan yang akan dilakukan di Brigif 21 Komodo.

“Seluruh peserta yang lolos, baik Kota Kupang maupun di kabupaten akan mengikuti tes kesehatan di Kupang di Laboratorium Prodia.  Lab ini menjadi acuan secara SNI. Kriteria tes kesehatan yakni tidak boleh sakit jantung, TBC, hepatitis, kulit dan juga tato dan telinga belubang untuk kaum laki-laki. Kami lakukan untuk mendapatkan tenaga kerja yang berkompetensi serta dapat melayani masyarakat dengan sebaik mungkin,” katanya.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Pihaknya berharap dengan kelancaran tahapan test karyawan, awal bulan September sudah akan menempatkan tenaga kerja di seluruh kantor cabang Swasti Sari di NTT maupun di Kantor Cabang Bali.

“Target penempatan karyawan baru di seluruh kantor cabang itu awal September. Dan ya, kami berharap proses tahapannya lancar,” serunya.

Sementara salah satu peserta test, Maria Victoria Kiri, mengatakan perekrutan tenaga kerja di Kopdit Swasti Sari sangat transparan, karena membuka lowongan kerja secara umum dan menjaring seluruh putra-putri diseluruh wilayah di NTT.

“Padahal ekonomi sangat anjlok karena pandemi, namun Swasti Sari ini tetap dalam kemajuan dan konsistensinya, sehingga kami yang tidak punya harapan di masa pandemi mempunyai peluang untuk meniti karir dan memperbaiki ekonomi keluarga kami,” kata Maria.

Pos terkait