KUPANG kabarntt.id–Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) punya ikrar khusus pada peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI 2020 ini. Gubernur VBL berikrar bahwa Provinsi NTT tidak ikut menyumbang pertumbuhan ekonomi negatif untuk Indonesia.
Gubernur VBL mengemukakan ikrarnya itu kepada wartawan usai memimpin upacara peringatan HUT ke-75 RI di Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT di Kupang, Senin (17/8/2020) pagi.
Gubernur VBL menegaskan, hingga kuartal kedua tahun 2020, pertumbuhan ekonomi Provinsi NTT masih positif, yakni 0,92 persen pada akhir triwulan atau kuartal dua tahun 2020.
“Kita tentunya tahu dengan situasi pandemik ini, semua negara dan semua daerah mengalami pertumbuhan negatif, tetapi kita tahu bahwa NTT sampai dengan kuartal dua ini pun masih positif dengan angka 0,90-an. Itu menunjukkan sebuah harapan besar,” ujar Gubernur VBL semangat.
Gubernur VBL berharap tren positif ekonomi NTT itu berlangsung terus hingga akhir kuartal ketiga.
“Kita harapkan saat kita tutup kuartal tiga nanti kita masih tetap positif,” katanya berharap.
Menurutnya, dengan pertumbuhan positif itu NTT tidak memberi sumbangan negatif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kini berada pada level negatif.
“Artinya bahwa pada saat pertumbuhan negatif Indonesia di angka 5,32 persen, tidak ada sumbangan negatif dari Nusa Tenggara Timur. Itu hal yang sangat positif bagi kita,” katanya.
Gubernur VBL menambahkan, “Minus lima secara nasional, tetapi NTT tidak ikut menyumbang, bahkan NTT positif. Itu menunjukkan bahwa NTT stabil untuk ekonomi.”







