Mengutip kesan dan pendapat para wajib pajak, kata Eman, banyak wajib pajak sangat senang dan terbantu membayar pajak kendaraan mereka.
Eman mengakui para wajib pajak di desa-desa yang jauh dari Larantuka sangat bersyukur dengan aplikasi ini..
“Kami tidak perlu antre lama-lama di Larantuka lagi kalau mau bayar pajak kendaraan,” kata Eman mengutip komentar warga.
Eman mengatakan, dengan aplikasi ini setoran para wajib pajak kendaraan bermotor lebih lancar dan meningkat.. “Tahun ini, sampai sekarang hampir mencapai Rp 10 miliar. Targetnya Rp 13 miliar,” kata Eman.
Eman mengatakan, di NTT aplikasi ini baru ada di Flotim. “Saya kastau teman-teman dari kabupaten lain, jangan malu datang dan belajar di Flotim. Flotim terbuka untuk siapa saja yang mau belajar,” kata Eman.
Eman sangat mengapresiasi masyarakat wajib pajak di Flores Timur. Selain aplikasi WhatsApp Brokers, kata Eman, pihaknya juga memiliki beberapa program.
Di antaranya, kata Eman, melakukan jemput bola sebagai upaya pendekatan pelayanan terhadap wajib pajak. “Kami turun memberikan pelayanan hingga ke desa-desa di Flores Timur,” kata Eman.
Juga menggandeng Polres Flores Timur dalam hal ini Satuan Lalulintas Polres Flores Timur, dan juga Dinas Perhubungan untuk melakukan penertiban kendaraan di jalan-jalan. (den)







