KKB atau Kredit Kendaraan Bermotor ini sudah diketahuinya sejak sebulan terakhir. Saat itu beberapa temannya menginformasikan bahwa ada program pembelian kendaraan tanpa uang muka.
“Sudah lama saya dengar dan saya suka karena tidak ada uang muka atau DP, serta bunga kreditnya 0,4 persen. Ini luar biasa, dan karena pertimbangan itulah, saya ambil mobil baru,” tegas Ama Lape yang malam Minggu itu membawa pulang satu unit mobil Xenia Type X 1,3 manual.
Menurutnya, dia membeli lagi satu unit mobil baru agar menunjangnya berusaha.
“Bunga kreditnya murah, saya ambil tujuh tahun dengan angsuran bulanan Rp 4 juta. Ini sangat baik bagi saya karena dengan nilai kredit yang ringan seperti ini, saya sanggup membayarnya dari penghasilan sebagai sopir mobil sewaan,” tambah Ama Lape.
Ama Lape pun mempunyai pertimbangan, tahun-tahun ke depan nilai kredit yang diambilnya sekarang sudah kecil, sehingga dia memutuskan untuk mengambil kredit.
Live music pun berlangsung, dan tembang demi tembang dinyanyikan oleh band lokal. Hingar bingar musik berbagai genre didengungkan, pengunjung kian ramai, bahkan meluber hingga ke badan jalan. Ada yang asyik melihat-lihat parade mobil baru dari tujuh dealer besar di Kota Kupang, ada yang asyik ngopi.
Duduk di deretan paling depan, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Direktur Kredit, Paulus Stefen Messakh, Dirut PT. Jamkrida, Ibrahim Imang dan di meja yang sama, ikut hadir Direktur Operasional PT. Jamkrida, Octafiana Ferdiana Mae, dan pejabat lainnya.







