Kopdit Obor Mas Terima Pinjaman Rp 50 Miliar

Maumere obor mas

Supomo memuji manajemen KSP Kopdit Obor Mas  yang tetap eksis menjalankan usaha dengan protokol kesehatan yang ketat berdampingan dengan  Covid-19.

“LPDB ikut merasakan jeritan hati anggota.  Karena itu tidak perlu waktu sampai tiga bulan,  tapi kurang dari  dua minggu beri persetujuan  pinjaman ke KSP Kopdit Obor Mas,” kata Supomo.

Tiga Bulan Salurkan

Supomo juga  menantang  pengurus  dan manajemen KSP Kopdit Obor Mas dalam rentang waktu tiga bulan bisa menyalurkan  dana  Rp 50 miliar. Bila pinjaman ini disalurkan lebih cepat, ia  akan kembali lagi  ke Maumere menandatatangani akad kredit.

“Apakah hanya  ini  saja  (Rp 50 miliar)? Dana  ini minggu depan harus  cair. Saya  beri tantangan,  dua  sampai tiga  bulan saya  akan datang lagi ke sini untuk tanda tangan lagi,” tantang Supomo.

Pemerintah pusat, kata  Supomo, mengalokasikan dana  pemulihan ekonomi Rp 1 triliun kepada LPDB. Dana ini  ditargetkan harus habis terserap sampai bulan September 2020.

“Dulu kalau tanda tangan akad kredit, pengurus berbondong-bondong datang ke Jakarta. Kini saya jemput bola. Saya harus  hadir ke sini,” ujar Supomo.

Ia  berharap, pinjaman yang diberikan pemerintah pusat secepatnya disalurkan dan memberi stimulus  ekonomi  masyarakat di  Sikka.

Wakil Bupati Sikka,  Romanus  Woga, mengingatkan dana  pinjaman yang diberikan tidak  kecil. Ia  berharap dana  tersebut dimanfaatkan bagi   anggota.

“Saya senang pemerintah pusat perhatikan KSP Kopdit Obor Mas.  Kepercayaan  dan profesionalita ini harus dijaga. Dana diberikan sangat besar,”  kata Woga, yang juga salah seorang tokoh kopdit di NTT. (edr)

Pos terkait