KUPANG kabarntt.id—Tekad Bank NTT memenuhi target modal inti bank Rp 3 triliun pada akhir 2024 gencar dilakukan antara lain dengan meyakinkan pemerintah kabupaten di NTT sebagai pemegang saham untuk menyimpan dananya sebagai penyertaan modal.
Teranyar, penyertaan modal senilai Rp 4 miliar didapat dari Pemerintah Kabupaten Alor.
Informasi ini disampaikan Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank NTT, Drs. Hilarius Minggu kepada media di Kantor Pusat Bank NTT, Rabu (1/2/2023), usai konferensi pers dengan puluhan wartawan.
Sebelumnya, dalam konferensi pers itu, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kupang, Ni Made Ayu Sri Liana membeberkan setoran pajak tahunan Bank NTT yang melebihi Rp 100 miliar.
Hilarius Minggu mengatakan, penyertaan modal dari Pemkab Alor senilai Rp 4 miliar sudah disetor pada awal tahun 2023 ini.
“Untuk tahun 2023 baru Kabupaten Alor yang sudah melakukan penyertaan modal sebesar Rp 4 miliar,” kata Minggu.
Minggu menegaskan, para pemegang saham menyetor modal sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) masing-masing.
“Kalau semua kabupaten/kota menyetor sesuai Perda, itu pasti terpenuhi sampai tahun 2024,” kata Minggu yakin.
Minggu meyakinkan manejemen Bank NTT terus melakukan pendekatan dengan para pemegang saham agar bisa menyetor dana penyertaan modalnya. (np)







