Irwan menambahkan, “Meskipun hanya bermodal cermin dan alat potong rambut saja, tapi tidak semua tukang potong rambut pria bisa sukses bahkan banyak yang terpaksa tutup karena tidak mendapatkan pelanggan. Karena kemampuan juga diperlukan. Untuk itu kami memberikan pelatihan kepada masyarakat tentang teknik pangkas rambut yang baik dan benar.”
Sementara itu, Ardi Kehi (25) salah seorang warga yang dilatih sangat antusias sekaligus penasaran tentang ilmu yang diberikan para personel Satgas Yonarmed 3/105 Tarik.
“Terima kasih pak sudah mau mengajarkan. Ternyata pangkas rambut susah-susah gampang ya pak. Kalau sudah tahu caranya begini rencana saya mau buka usaha sendiri nanti,” ungkap Kehi. (siu)







